Dengan suara emas dan support dari keluarga musisi, tak ada yang menyangka jika kehidupan Whitney Houston akan berakhir tragis. Ya, hari Sabtu, 11 Februari lalu, diva berusia 48 tahun ini telah menghembuskan nafas terakhirnya di Beverly Hilton Hotel, California. Untuk mengenangnya, Cosmo merangkum perjalanan hidup wanita yang pernah dianugerahi gelar The Most-Awarded Female Act of All Time oleh Guinness World Records pada tahun 2009 lalu tersebut.
|
|
Tanggal 9 Agustus 1963, Whitney Elizabeth Houston lahir dari dari lingkungan keluarga yang sederhana. Anak ketiga dari pasangan John Russell Houston dan Cissy Houston ini sudah mencintai musik dan di kelilingi oleh musisi hebat sejak kecil. Sang ibu yang seorang penyanyi gospel selalu mengajarkan Whitney bernyanyi bersama sepupunya, Dionne Warwick, Dee Dee Warwick, dan ibu baptisnya, Aretha Franklin. Saat usianya menginjak 11 tahun, Whitney memulai kariernya dengan menjadi penyanyi solo di gerejanya, New Hope Baptist Church, Newark.
|
Tahun 1977, ia mulai mencoba peruntungan di dunia musik dengan menjadi penyanyi latar untuk sebuah single milik Michael Zager yang berjudul Life's a Party. Mike lalu menawarinya kontrak rekaman tapi ditolak oleh Cissy karena saat itu usia Whitney baru 14 tahun. Tapi hal itu tak menghentikan langkah wanita ini. Tahun 1978, ia mulai menjadi penyanyi latar untuk single I'm Every Woman milik Chaka Khan yang akhirnya membuka jalan bagi sang diva di dunia entertainment.
|
Di awal 80an, Whitney yang cantik mulai bekerja sebagai fashion model setelah seorang fotografer melihatnya menyanyi di Carnegie Hall bersama sang ibu. Sejak saat itu, ia jadi sering tampil di berbagai majalah dan menjadi model iklan televisi. Wajah unik dan girl-next-door charm yang ia miliki menjadikannya sebagai model remaja paling dicari saat itu. Tapi hal ini tetap tak melupakannya akan musik sampai akhirnya Gerry Griffith dan Clive Davis dari Arista Records berhasil mengontraknya tahun 1983.
|
Debut albumnya, Whitney Houston keluar bulan Februari tahun 1985. Rolling Stone menyebutnya sebagai “one of the most exciting new voices in years,” sementara The New York Times menulis album tersebut sangat impresif! Video How Will I Know bahkan berhasil menduduki peringkat 1 sekaligus memperkenalkan mantan kekasih Eddy Murphy tersebut kepada dunia dan menjadikannya musisi wanita Afrika-Amerika pertama yang mendapat sorotan di MTV. Sejak saat itu, kesuksesan selalu mengikutinya, mulai dari Greatest Love of All yang merajai tangga lagu Amerika dan Eropa, Greatest Love Tour, sampai memenangi banyak piala Grammy. Album keduanya, Whitney lahir tahun 1987 disusul dengan I'm Your Baby Tonight di tahun 1990. Di rentang waktu tersebut, penyanyi ini meraih kesuksesannya, mengenal banyak musisi andal, mendapatkan banyak penghargaan, dan tentunya mendulang kekayaan yang tidak sedikit.
|
Whitney menikah dengan penyanyi R&B, Bobby Brown di tahun 1992. Bobbi Kristina Houston Brown, anaknya bersama Bobby lahir di tahun 1993. Kariernya semakin naik saat film perdananya The Bodyguard dirilis tahun 1992. Perannya sebagai Rachel Marron bersama aktor Kevin Costner menuai banyak pujian termasuk untuk beberapa lagu soundtrack yang dinyanyikannya sendiri. Penghasilan kotornya dari konser, album, dan filmnya sendiri bahkan membawanya sebagai entertainer wanita berpenghasilan tertinggi setelah Oprah Winfrey dan Barbra Streisand.
|
Citra “good girl” Whitney di tahun 80-90an sepertinya langsung sirna di akhir era 90an. Ketenaran penyanyi bersuara mezzo sopran ini tak bisa dibertahan lama ketika dirinya mengenal alkohol dan narkotika. Tanggal 11 Januari 2000, petugas bandara mendapati mariyuana dan kokain di dalam koper Whitney dan rumor penggunaan barang itu pun mulai menyebar. Ia lalu mulai sering terlambat datang pemotretan, melewatkan jadwal interview, sampai tidak memenuhi jadwal konsernya sendiri. Kariernya mulai menurun diiringi dengan jumlah kekayaannya yang makin berkurang. Ia bahkan sempat mengalami kebangkrutan dan mengandalkan support dari para sahabatnya untuk bertahan hidup. “The biggest devil is me,” ungkap Ms. Houston saat diwawancari oleh Diane Sawyer tahun 2002 mengenai karier dan keterlibatannya dengan zat psikotropika.
|
Dua hari sebelum kematiannya, Whitney sempat mengunjungi penyanyi Brandy dan Monica untuk latihan sebelum menghadiri pre-party Grammy Awards yang diadakan mentornya, Clive Davis. Saat itu penampilannya sangat berantakan, memakai baju yang tidak matching, dan sangat bau alkohol. Ibu satu anak ini akhirnya ditemukan tewas tanggal 11 Februari 2012 di Beverly Hilton Hotel, Beverly Hills. Pengawal dan stylist-nya mulai khawatir karena sudah satu jam lebih sang diva tidak keluar dari kamar mandi dan tak menjawab ketika pintu diketuk. Ia akhirnya dinyatakan tewas oleh paramedis di bathtub kamar mandi sekitar pukul 4 sore waktu setempat. (Vidi Prima/II/Image: dok. Google)