Man Corner // Male Behavior

MENGENALI MODUS PERTENGKARAN PRIA

Mengenali Modus Pertengkaran Pria   | cosmopolitan.co.id

Hubungan asmara wajar saja bila sesekali dibumbui dengan pertengkaran. Penyebabnya cukup beragam, mulai dari miskomunikasi dengan pasangan hingga rasa cemburu yang berlebihan. Namun dengan variasi modus yang diberikan pria, Anda pasti penasaran kan apa langkah yang tepat untuk mengatasi pertengkaran. Makanya simak solusi dari Paul Coleman, penulis The Complete Idiot's Guide To Intimacy, berikut ini...

Si Dia Diam Saja Saat Bertengkar

Cobalah untuk mengutarakan perasaan Anda, dan katakan bahwa Anda butuh waktu selama beberapa jam untuk menenangkan diri. Setelah pikiran kembali jernih, maka Anda baru siap untuk mendiskusikan masalah tersebut. Dengan melakukan hal ini, Anda telah memberikan pasangan waktu untuk berpikir ulang, sehingga si dia bisa melihat masalah dari sudut yang berbeda.

Si Dia Mengalihkan Masalah Dengan Joke

Dengan berbagai lelucon yang diberikan, si dia sebenarnya hanya ingin menarik simpati Anda saja lho. Well, tidak usah kesal, sebaliknya tenangkan diri Anda dan utarakan kembali masalah yang menyebabkan pertengkaran. Dengan begitu, secara perlahan pasangan akan mulai mengerti bahwa yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah adalah dengan bersikap dewasa.

Si Dia Menyulut Pertengkaran Semakin Besar

Cek kondisi emosionalnya, jangan-jangan si dia semakin menjadi emosi karena tekanan yang menyangkut dengan pekerjaannya. Jika ternyata tidak dan sudah menjadi pembawaannya sejak lahir, tidak banyak yang bisa Anda lakukan. Solusinya, kembalilah kepadanya untuk menyelesaikan masalah ketika si dia sudah tenang. Membalas kata-katanya saat sedang emosi hanya akan menambah besar pertengkaran Anda.

Si Dia Malah Memutarbalikkan Fakta

Jika pasangan Anda malah mencari-cari alasan yang membuat Anda seolah-olah menjadi pihak yang bersalah—segera hentikan dia! Ada solusi yang lebih baik daripada saling menyalahkan. Katakan bahwa Anda sebenarnya merasa kecewa dan terluka dengan masalah yang sedang dialami. Yang Anda inginkan saat ini bukan pertengkaran tetapi ingin mencari solusi bersama. (Calvin Hidayat/SL/Image: dok. Google)

Other Article's

jobsDB Header