Anda Lebih Cocok Bekerja Full-Time atau Freelance?
LOGO COSMOPOLITAN INDONESIA
Sun, November 27, 2016

Anda Lebih Cocok Bekerja Full-Time atau Freelance?

Anda Lebih Cocok Bekerja Full-Time atau Freelance?

Cosmo mengungkapkan pro dan kontra bekerja freelance dan full-time bagi Anda yang ingin menentukan jalur karir yang tepat.

 

 

Pro & Kontra Full-Time vs. Freelance

 

Full-time: Anda mendapat gaji tetap setiap bulan.

Freelance: Penghasilan Anda berdasarkan klien dan pekerjaan yang didapat bulan itu.

 

Full-time: Waktu dan tempat Anda bekerja sudah ditetapkan.

Freelance: Anda bisa bekerja kapan pun, di mana pun.

 

Full-time: Anda dikelilingi oleh teman-teman kantor.

Freelance: Anda lebih sering menghabiskan waktu sendiri.

 

Full-time: Anda tidak bisa memilih atasan Anda.

Freelance: Anda bisa memilih klien Anda.

 

Full-time: Jam lembur Anda bisa dihitung dan dibayar.

Freelance: Jam lembur Anda tidak dihitung.

 

Full-time: Jadwal kerja Anda sudah ditetapkan oleh kantor.

Freelance: Jadwal kerja Anda lebih fleksibel.

 

Full-time: Anda mewakili organisasi di mana Anda bekerja.

Freelance: Anda mewakili diri Anda sendiri.

 

 

Jadilah seorang full-timer jika:

 

  • Anda bekerja di sebuah organisasi terpercaya yang memberi banyak peluang dan oportunitas bagi Anda.

  • Anda tidak yakin bahwa Anda bisa mencari dan mendapat klien yang bisa menggaji Anda dengan cukup.

  • Anda belum memiliki keberanian untuk menjadi sepenuhnya mandiri dengan skill set yang Anda miliki sekarang.

  • Anda mementingkan stabilitas pekerjaan yang lebih “aman”.

  • Anda tidak keberatan dengan rutinitas.

 

Jadilah seorang freelancer jika:

 

  • Anda memprioritaskan kebebasan waktu Anda.

  • Anda memiliki It Factor yang bisa membantu kesuksesan Anda: mungkin Anda memiliki hubungan dengan orang-orang berkuasa atau Anda terkenal di media sosial.

  • Anda suka mengambil risiko dan menyukai hidup yang penuh tantangan.

  • Anda mudah bosan dan jenuh.

  • Anda mau mencoba sektor/organisasi baru tanpa komitmen penuh.

  • Anda sudah memiliki bisnis tersendiri yang tidak bisa dijalankan bersama sebuah pekerjaan full-time.

 

So, Anda lebih merasa cocok sebagai seorang freelancer atau full-timer? Apapun pilihannya, jika Anda aktif, disiplin, giat, dan bertanggung jawab – you can do it! (Kezia Calesta / VP / Image: doc. Outnow.ch)

 

 

BACA JUGA:

7 Hal Yang Dikuasai Seorang Fun Fearless Female

5 Kegiatan yang Anda Bisa Lakukan dalam 5 Menit

Yang Perlu Diperhatikan Saat Membuat CV

Cara Minta Naik Gaji Pada Bos (Dari Para Ahli)

Tags : fulltime,freelance,pekerjaan,karir
RELATED ARTICLE
Investasi Yang Tepat di Tahun 2017
Investasi Yang Tepat di Tahun 2017
Generasi Millennial Malas Bekerja? Baca Dulu Alasannya!
Generasi Millennial Malas Bekerja? Baca Dulu Alasannya!
Panduan Dalam Memuji Atasan Di Kantor
Panduan Dalam Memuji Atasan Di Kantor