Klik Ini untuk Tahu Lebih Banyak Soal Investasi Saham
LOGO COSMOPOLITAN INDONESIA
Wed, April 19, 2017

Klik Ini untuk Tahu Lebih Banyak Soal Investasi Saham

Klik Ini untuk Tahu Lebih Banyak Soal Investasi Saham

Trust us, investasi saham bukan hal yang menyeramkan. Bahkan, ini bisa jadi cara mudah untuk melipatgandakan uang Anda. Masih ragu untuk berinvestasi? Cosmo bertanya langsung pada Herry Oarto, Chief Marketing Officer dari perusahaan perusahaan penyedia jasa keuangan terintegrasi IndoPremier, mengungkapkan beberapa hal yang dapat meyakinkan Anda untuk segera melakukannya.

 

Q: Apa perbedaan dari investasi saham, reksadana, dan deposito? Bentuk investasi apa yang lebih menjanjikan?

A: Saham adalah bukti kepemilikan atas suatu perusahaan yang telah go public di Bursa Efek Indonesia. Ketika Anda memiliki saham di sebuah perusahaan, maka dapat dikatakan Anda adalah salah satu pemilik perusahaan tersebut.

Reksadana adalah kumpulan investasi seseorang, mulai dari saham, deposito, obligasi, hingga surat berharga negara yang dikelola oleh manajer investasi. Sedangkan, deposito adalah dana yang disimpan melalui bank dengan jumlah dana minimun dan waktu penarikan tertentu.

Dari ketiga pilihan investasi tersebut yang lebih menjanjikan adalah saham dan reksadana karena imbal hasil yang diberikan jauh lebih besar.

 

Q: Jenis investasi apa yang cocok bagi wanita muda?

A: Untuk wanita muda yang baru akan memulai investasi, reksadana uang dapat menjadi pilihan yang sesuai. Reksadana memiliki tingkat risiko yang rendah tetapi tingkat imbal hasil yang diperoleh tinggi. Dengan karakteristik mirip dengan tabungan dan deposito, Anda tidak perlu repot untuk memilih dan mengelola suatu instrumen investasi sebab telah dikelola oleh pihak yang professional, yaitu manajer investasi.

Berinvestasi reksadana dapat dilakukan melalui agen penjual seperti, bank, manajer investasi, dan perusahaan efek. IndoPremier sebagai salah satu agen penjual reksadana memiliki platform supermarket reksadana online, yaitu IPOTFUND. Melalui platform ini, Anda dapat memilih 140 produk reksadana dari 29 manajer investasi.

 

Q: Bukankah investasi saham di pasar modal itu gambling?

A: Investasi dalam saham bukan gambling, sebab investasi dalam saham dilakukan untuk jangka waktu tertentu dengan harapan harga saham mengalami kenaikan. “High Risk High Return”. Dengan potensi keuntungan yang besar, maka investasi di saham juga memiliki resiko yang besar.

Oleh karena itu diperlukan pengetahuan dan analisa menilai kinerja suatu perusahaan sebelum membeli saham perusahaan tersebut. Anda juga tidak boleh hanya membeli satu saham, karena investasi harus dilakukan ke beraneka ragam perusahaan sehingga dapat meminalisir kemungkinan kerugian.

 

Q: Berapa jumlah uang yang harus saya sisihkan untuk berinvestasi saham di pasar modal?

A: Secara umum, jumlah dana yang perlu disisihkan untuk investasi adalah 10% -20% dari total pendapatan. Saat ini investasi di pasar modal semakin terjangkau, hanya dengan Rp100.000,- Anda sudah bisa memulai investasi di saham atau reksadana. Namun disarankan agar melakukan investasi berkala, yaitu secara rutin melakukan investasi setiap bulan.

 

via GIPHY

 

Q: Apakah saya harus menggunakan jasa perencana keuangan untuk berinvestasi di pasar saham?

A: Dalam memulai investasi, Anda tidak harus menggunakan jasa perencana keuangan. Anda dapat belajar mengenai saham melalui berbagai program edukasi pasar modal yang diselenggarakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) atau pelatihan yang diberikan secara gratis oleh IndoPremier. Namun, jika memang masih ragu untuk memulai tidak ada salahnya pula menggunakan jasa perencana keuangan. Jasa perencana keuangan dapat merencanakan keuangan Anda secara komprehensif dan mandiri sehingga tujuan finansial pun tercapai. (Hana Devarianti/SW/Image: outnow.ch)

Tags : Klik Ini untuk Tahu Lebih Banyak Soal Investasi Saham
RELATED ARTICLE
5 Waktu Tepat Untuk Gunakan Jatah Cuti Anda
5 Waktu Tepat Untuk Gunakan Jatah Cuti Anda
5 Cara Pintar Menabung yang Bikin Tabungan Menggunung!
5 Cara Pintar Menabung yang Bikin Tabungan Menggunung!
Menyesal Habis Resign Kerja? Baca Artikel Ini!
Menyesal Habis Resign Kerja? Baca Artikel Ini!