Pelajaran Untuk Anda Yang Baru Mulai Berinvestasi
LOGO COSMOPOLITAN INDONESIA
Wed, May 10, 2017

Pelajaran Untuk Anda Yang Baru Mulai Berinvestasi

Pelajaran Untuk Anda Yang Baru Mulai Berinvestasi

Sekadar menabung saja tak cukup jika Anda ingin mendapatkan keuntungan yang besar. Ingin belajar berinvestasi namun takut akan risikonya? Yuk, intip trik berikut ini.

 

Tentukan Tujuan

Tentukan tujuan keuangan Anda, untuk apa serta kapan Anda akan membutuhkan keuntungannya. Semisal tujuannya adalah untuk dana pensiun, maka Anda bisa memilih investasi jangka panjang dengan risiko tinggi dan keuntungan yang besar seperti properti. Mengapa risikonya tinggi? Karena Anda membutuhkan modal tinggi dan properti membutuhkan perawatan secara berulang.

 

[BACA JUGA: Investasi Yang Tepat di Tahun 2017]

 

Lakukan Secepatnya

Well, terutama jika Anda menginginkan investasi berupa saham. Saat telah memiliki tujuan investasi, maka hal yang harus Anda lakukan adalah memulainya sedini mungkin. Semakin muda Anda, maka risiko investasi tersebut semakin kecil dan hasil yang didapatkan akan semakin besar saat tua nanti. Bahkan menurut sejarah pasar saham dan perhitungan hasil IHSG dalam jangka panjang, jika Anda berinvestasi lebih dari dua puluh tahun, keuntungan yang didapat bisa mencapai 12% lho!

 

Ketahui Risiko

Keuntungan tinggi, risikonya tinggi. Ingin risiko rendah, maka keuntungan juga rendah. Itulah prinsip investasi. Jika Anda ditawarkan investasi dengan keuntungan tinggi dan risiko rendah, maka Anda wajib curiga. Setiap investasi akan ada risiko yang sepadan. Selain itu, hindari melakukan beberapa investasi secara sekaligus. Pikirkan dengan matang satu investasi yang memang Anda inginkan.

 

 

[BACA JUGA: Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui Soal Investasi]

 

Pahami Apa Investasi Anda

Lihat legalitasnya, apakah investasi tersebut memiliki ijin resmi dari lembaga berwenang seperti OJK atau Bank Indonesia. Selain itu, pahami bahwa pihak yang menjual produk investasi seringnya tidak mau menyampaikan sisi risiko. Anda harus gencar bertanya di mana saja letak kerugiannya. Dengan begitu Anda sudah tahu apa saja potensi kerugiannya. Penting bagi Anda untuk mengetahui jenis investasi yang dilakukan, jika Anda tidak paham, well hindari berinvestasi di bidang itu. Jika perlu, konsultasikan dengan perencana keuangan profesional bagaimana memulai investasi tersebut.

 

Cari Tahu Asal Keuntungannya

Anda mungkin bertanya-tanya dari mana keuntungan investasi seperti saham berasal. Well, setiap bisnis pasti menghasilkan profit, dan keuntungannya pasti berasal dari sumber yang jelas. Cari tahu dan bertanyalah asal keuntungan investasi Anda. Dengan begitu Anda bisa tahu apakah bisnis tersebut nyata dan legal, serta keuntungan dan risikonya sepadan atau tidak.

 

 

[BACA JUGA: Mengenal Lebih Dekat Lima Jenis Investasi]

 

Gunakan Modal Sendiri

Jika Anda belum terlalu mengenal investasi, mulailah dengan modal minimal terlebih dahulu. Tujuannya, agar kerugian yang diderita tidak terlalu besar dan Anda bisa belajar. Jika sudah mengerti, baru tambah modal Anda. Jangan sampai Anda berinvestasi dengan uang pinjaman karena hal tersebut akan menghancurkan margin keuntungan Anda. Ingat, bunga pinjaman dan bunga keuntungan selalu lebih tinggi bunga pinjaman, bahkan perbedaannya bisa mencapai tiga hingga sepuluh persen. Uh-oh!

 

Lakukan Analisis

Lakukan review secara berkala, antara tiga bulan sekali, enam bulan, atau setahun sekali. Jika ada investasi yang kurang baik kinerjanya bagi Anda, semisal saham Anda produknya gagal di pasaran, atau Anda terus merugi, maka ganti dengan saham lain yang lebih baik.

 

 

 

Pilih yang Mudah

Yup, bagi Anda para pemula, tak perlu memilih investasi yang sulit. Berikut beberapa jenis investasi mudah yang bisa Anda pilih. Good luck ladies!

 

Deposito

Deposito merupakan bentuk penyimpanan uang di bank dengan sistem penyetoran dan penarikannya hanya bisa dilakukan pada waktu tertentu yang sudah ditentukan. Berbeda dengan tabungan yang bisa Anda akses, deposito akan mengenakan sejumlah potongan atau penalti pada tabungan bila Anda memaksa untuk mengambil deposito sebelum jatuh waktu. Kelebihan utama dari deposito adalah tingkat suku bunga bank yang diberikan lebih besar dari tabungan biasa, maka dari itu Anda tidak boleh mengambil uangnya dalam waktu yang ditentukan. Selain itu, deposito juga langsung memangkas uang Anda secara auto debit sehingga tak perlu repot untuk ke bank hanya untuk menyetor tabungan.

 

Saham

Saham termasuk dalam salah satu jenis investasi yang relatif aman, apalagi jika Anda memilih saham dari perusahaan yang produknya digunakan oleh hampir semua orang. Walau begitu, saham dari perusahaan seperti itu justru memiliki potensi keuntungan yang lebih kecil. Jika Anda berniat untuk membeli saham ini, sebaiknya lakukan secepatnya. Memilikinya dalam jangka waktu yang panjang seperti beberapa tahun akan memberikan keuntungan yang lumayan karena grafik pergerakan harga saham cenderung akan mengalami kenaikan. Saham blue chip biasanya menjadi favorit para pemula. Oh ya, jika Anda ingin berinvestasi di bidang saham, jangan hanya membeli satu jenis saja, karena jika turun maka bisa jadi jenis saham lain akan naik sehingga Anda tidak merugi.

 

Reksa Dana

Salah satu bentuk investasi yang kini paling digemari adalah reksa dana. Selain modalnya murah, prosesnya pun mudah. Hanya dengan modal minimal Rp 100.000,- saja, Anda sudah dapat membuka rekening investasi pada reksa dana. Reksa dana juga mudah dilakukan karena akan dikelola oleh Manajer Investasi, sehingga Anda tak perlu repot berpikir dalam memilih dan mengelola portofolio investasi reksa. Walau begitu, sebagai pemilik Anda tetap bisa memantau perkembangan investasi secara teratur dengan melihat nilainya secara online.

(Alvin Yoga / SS / Image: Dok. Outnow.ch)

Tags : investasi, pemula, trik
RELATED ARTICLE
Tips Sukses Kerja Sambil Kuliah
Tips Sukses Kerja Sambil Kuliah
Bos Anda Menyebalkan? Ini Cara Menghadapinya
Bos Anda Menyebalkan? Ini Cara Menghadapinya
Tips Jika Anda Harus Bekerja Saat Hari Libur
Tips Jika Anda Harus Bekerja Saat Hari Libur