LOGO COSMOPOLITAN INDONESIA
Cosmo Buff | Cosmo Gyno | Health Check | Life Advice |
4 / 6 / 2012

How to Make a Powerful First Impression

Ladies, jangan remehkan kekuatan yang bisa didapat dari kesan pertama! Beberapa detik paling awal ini tak jarang menentukan kelanjutan setelah Anda bertemu dengan orang baru. Sekali tercipta, kesan pertama yang baik sangat mendukung kemampuan Anda selanjutnya untuk mempersuasi dan memiliki pengaruh di lingkungan sekitar. Terdengar sulit dicapai? Tidak juga, kok! Berikut rekomendasi dari pakar komunikasi asal Inggris, Elizabeth Kuhnke, supaya Anda bisa mulai menciptakan kesan pertama yang fun and fearless.

Ciptakan dan pertahankan kontak mata. Ketika Anda menatap seseorang tepat di matanya, Anda menciptakan kesan percaya diri. Memertahankan kontak mata sekitar 85 persen sepanjang suatu pembicaraan membuat Anda tampak layak dipercaya dan tertarik dengan apa yang diutarakan lawan bicara. Don't stare, though, karena itu membuat Anda seolah-olah mengintimidasi dan berkesan menakutkan.

Tersenyumlah. Senyuman yang hangat dan bersahabat membuat orang lain merasa nyaman; Anda pun akan tampak relaks. Ketika Anda dan lawan bicara berada dalam kondisi demikian, melakukan persuasi pun menjadi jauh lebih mudah alih-alih ketika keduanya merasa canggung dan kaku.

Berdiri tegak. Tempatkan berat badan Anda secara seimbang pada kedua kaki, hip width apart, satu kaki sedikit berada di depan yang lainnya, untuk membuat Anda terlihat dan merasa grounded dan percaya diri. Daripada membungkuk, angkat pinggang dan dada, lalu tegakkan kepala untuk mengesankan bahwa Anda adalah sang pemegang kendali.

Claim your space. Di manapun Anda berada, bertindaklah seolah-olah tempat Anda memang di sana. Jika Anda merasa gugup atau tidak aman, yakinkan diri Anda dalam hati bahwa “saya senang berada di sini, dan orang-orang ingin mendengarkan apa yang akan saya katakan”. Memberikan pesan sarat motivasi pada diri sendiri dapat menimbulkan rasa percaya diri dan mengirimkan kesan bersemangat.

Bergeraklah dengan tujuan. Buat bahasa tubuh dan ekspresi Anda jelas dan penuh arti, dan saat Anda bergerak, lakukanlah dengan fokus dan energi. Stop fidgeting, dear, itu hanya akan membuat Anda tampak lebih tegang!

Ulurkan tangan dan berjabatanlah dengan erat. Ketika berjabat tangan dengan orang lain, berikanlah usaha terbaik Anda! Jabatan tangan yang lunglai membuat Anda tampak uncommitted, namun jangan sampai pula menjabat tangan orang lain dengan terlalu bersemangat sehingga seolah-olah Anda hendak meremukkan buku-buku jari mereka. Berjabatanlah dengan posisi tangan tegak, telapak tangan saling berhadapan dengan area di antara ibu jari dan telunjuk Anda (disebut juga dengan thenar space) saling bertemu dengan orang yang Anda jabat tangannya.

Fokus pada lawan bicara. Berbincanglah dengan ringan dan pastikan lawan bicara Anda bisa turut sumbang suara. Jika Anda memonopoli pembicaraan, Anda akan tampak self-involved dan tidak tertarik pada orang yang tengah Anda ajak mengobrol.

Bicaralah dengan energi. Suara Anda memunculkan kesan akan siapa diri Anda, jadi buatlah hal itu menjadi sesuatu yang baik. Nada suara yang monoton itu membosankan, dan suara yang terlalu pelan bisa dianggap sebagai bentuk ketidakyakinan diri. Cobalah berbicara seperti Anda tengah bercerita, sehingga apa yang Anda tuturkan menjadi lebih hidup. (Puji Maharani/SL/Image: Brand X Pictures/Thinkstock)

 

RELATED ARTICLE
Asupan Sehat Untuk Payudara
Get Your Perfect Body
4 Cara Singkat Menuju Sehat