Selena Gomez Curhat Tentang Ketenaran dan Privasi
LOGO COSMOPOLITAN INDONESIA
Wed, September 13, 2017

Selena Gomez Curhat Tentang Ketenaran dan Privasi

Selena Gomez Curhat Tentang Ketenaran dan Privasi

You know her, you love her. Selena Gomez merupakan selebriti yang mendunia. Jumlah followers-nya di Instagram (126 juta!) cukup menjadi buktinya. Namun, tumbuh di bawah spotlight sejak kecil bukan merupakan hal yang mudah. Dalam sebuah wawancara bersama Business of Fashion, sang penyanyi membuka diri mengenai dampak ketenaran, terutama sebagai remaja.

 

 

A post shared by Selena Gomez (@selenagomez) on

 

“Saat masih muda, pekerjaan ini terasa seru,” ujarnya. “Namun semakin dewasa, saya mulai terekspos dengan kenyataan pahit di balik dunia entertainment.”

Pelantun lagu Fetish ini memasuki industri seni peran sejak tahun 2002 ketika ia bergabung dalam acara TV anak-anak, Barney and Friends. Ketenarannya melonjak saat ia menjadi anggota terbaru Disney dalam acara Wizards of Waverly Place di tahun 2006. Walaupun Selena menyukai akting, ia sadar bahwa ketenarannya bukan berdasarkan pekerjaannya saja. Kisah cinta dan waktu senggang pun jadi sorotan. Umm, pasti ingat kan hebohnya hubungan Selena dengan Justin Bieber?

“Saya kira orang tidak begitu mengenal saya. Saya merasa privasi saya dilanggar, dan saya tidak memahaminya,” curhatnya. “Rasanya aneh karena saya merupakan gadis kecil, sedangkan mereka adalah pria dewasa.”

Untuk mengatasi problem ini, sang popstar sempat “menghilang” di tahun 2016, sekaligus menghadapi penyakit Lupus yang dideritanya. Sekarang ia kembali, dengan pikiran fokus dan jiwa yang bahagia. Happy for you, Sel! (Sky Drupadi / SW / Image: Doc. Instagram @selenagomez)

Tags : Selena Gomez Curhat Tentang Ketenaran dan Privasi
RELATED ARTICLE
Justin Bieber dan Selena Gomez Tertangkap Ciuman
Justin Bieber dan Selena Gomez Tertangkap Ciuman
6 Fakta Pemeran The Flash di Justice League
6 Fakta Pemeran The Flash di Justice League
Arifin Putra Anggap Piala Penghargaan Sebagai Pecutan
Arifin Putra Anggap Piala Penghargaan Sebagai Pecutan