Efek Samping Minum Kopi di Pagi Hari
Cosmo sangat mengerti hampir sebagian besar orang tidak bisa hidup tanpa kopi. Terutama di pagi hari sebelum memulai aktivitas yang akan berlangsung sepanjang hari. Beberapa orang lebih memilih mengawali pagi dengan kopi panas, namun ada juga yang lebih menyukai kopi dingin.
Well, meskipun minum kopi di pagi hari sudah menjadi sebuah rutinitas, kamu perlu mengetahui sejumlah efek sampingnya, Babes. Tidak hanya efek samping yang baik, namun kamu juga wajib berhati-hati karena ada efek samping kurang baik dari minum kopi di pagi hari.
Berikut ini Cosmo akan merangkumnya untukmu. Simak, Babes!
Ketahui Efek Samping Minum Kopi di Pagi Hari

Seperti yang sudah Cosmo mention sebelumnya, ada sejumlah efek samping dari minum kopi di pagi hari yang perlu kamu ketahui.
Morning Wake-Up!
First thing first, banyak orang memilih kopi di pagi hari untuk meningkatkan konsentrasi, khususnya jika mereka perlu menyelesaikan banyak kegiatan hari itu. Kandungan kafein sendiri yang terdapat pada kopi dapat meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi, serta mengurangi kelelahan, Babes.
Bantu Meredakan Konstipasi
Jika kamu merasakan gejala konstipasi, kopi di pagi hari mungkin bisa membantu, Babes. Asam dalam kopi meningkatkan produksi gastrin di usus, hormon yang mendorong otot-otot di usus besar untuk berkontraksi dan memulai pergerakan usus.
Meningkatkan Metabolisme
Kopi juga dapat sedikit meningkatkan laju metabolisme, atau jumlah energi yang digunakan tubuh untuk menjalankan fungsi dasar. Tetapi ini hanya efek jangka pendek dan kemungkinan tidak akan menyebabkan penurunan berat badan.
Mengikis Enamel Gigi
Minum kopi setiap hari dapat membuat gigi bernoda, sekaligus dapat mengikis enamel yakni lapisan luar gigi yang keras.
Hal ini dapat menyebabkan gigi sensitif dan nyeri saat mengonsumsi makanan dan minuman yang panas atau dingin, Babes. Namun, efek ini sering kali dapat dihindari jika kamu menyikat gigi atau berkumur dengan air segera setelah minum minuman tersebut.
Merasa Lebih Cemas
Well, kopi dapat membuat kamu merasa jauh lebih cemas atau gelisah, bahkan detak jantung yang menjadi lebih cepat.
Oleh karena itu, kamu perlu memerhatikan bagaimana tubuh merespons kopi. Kamu mungkin perlu menyesuaikan jumlah yang diminum atau menghindarinya sama sekali jika kamu sensitif terhadap kafein atau rentan terhadap gejala fisik kecemasan, seperti gemetar dan detak jantung yang cepat.
Dehidrasi
FYI, kafein bersifat diuretik, Dear. Artinya, kafein meningkatkan produksi urine dan dapat menyebabkan peningkatan kehilangan cairan dari tubuh. Jika dikonsumsi saat perut kosong, kopi dapat memperburuk dehidrasi, terutama jika asupan cairan yang cukup tidak dipertahankan sepanjang hari.
Selain itu, dehidrasi sendiri dapat menyebabkan gejala seperti sakit kepala, pusing, dan kelelahan yang selanjutnya berdampak pada kesehatan secara keseluruhan.