8 Cara Meditasi yang Benar untuk Pemula
Dalam beberapa tahun terakhir, meditasi telah bergeser dari praktik spiritual menjadi alat yang didukung sains untuk meningkatkan kesejahteraan. Didukung oleh lebih dari 1.500 studi penelitian, meditasi telah terbukti menciptakan perubahan yang berarti dalam kesehatan mental dan fisik, terutama jika dipadukan dengan kebiasaan gaya hidup sehat lainnya.
Latihan teratur dapat membantu menurunkan tingkat stres, meningkatkan suasana hati, mempertajam daya ingat dan fokus, serta mendukung pengaturan emosi. Meditasi juga telah dikaitkan dengan pengurangan rasa sakit, kualitas tidur yang lebih baik, dan pengurangan gejala kecemasan dan depresi. Pada intinya, meditasi melatih pikiran untuk melambat dan tetap hadir.
Berikut, Cosmo bagikan 8 cara meditasi yang benar untuk pemula.
1. Cara meditasi bekerja
Ketika seseorang mengalami stres, tubuhnya akan memproduksi hormon stres yang dapat memicu berbagai reaksi fisik dan mental. Dampaknya bisa berupa peningkatan detak jantung dan tekanan darah, munculnya rasa cemas, gangguan tidur, hingga perubahan pada libido dan nafsu makan.
Setelah tingkat stres menurun, kondisi tubuh umumnya akan kembali ke keadaan normal. Namun, tidak semua orang mudah mengelola stres, sehingga efeknya bisa bertahan lebih lama.
Untuk membantu menenangkan pikiran dan meredakan stres secara efektif, terdapat beberapa metode yang dapat dilakukan, salah satunya meditasi. Melalui meditasi, seseorang dilatih untuk melepaskan pikiran-pikiran negatif, membangun motivasi diri, serta menciptakan rasa tenang dan nyaman pada tubuh.
2. Carilah posisi yang nyaman
Mulailah dengan mencari tempat yang tenang di mana Babes tidak akan terganggu. Duduklah dengan cara yang terasa nyaman, tapi tangan diletakkan secara alami di pangkuan atau lutut.
Jaga agar tulang belakang tetap tegak tanpa memaksanya, dan biarkan bahu dan leher kamu rileks. Setelah kamu merasa nyaman, buatlah komitmen lembut untuk tetap mengikuti latihan hingga selesai, apa pun pengalaman yang kamu dapatkan.
3. Tarik napas dalam-dalam
Lembutkan pandangan dan biarkan mata kamu beristirahat secara alami. Tarik napas dalam-dalam sebanyak lima kali, hirup melalui hidung dan hembuskan melalui mulut. Biarkan napas terdengar jika itu membantu kamu untuk lebih tenang. Pada hembusan napas terakhir, tutup mata secara perlahan.
4. Perhatikan tubuhmu
Berikan dirimu waktu sejenak untuk sepenuhnya hadir. Perhatikan bagaimana tubuh terasa di kursi, di mana kamu ditopang atau di mana kamu bersentuhan dengan lantai. Rasakan berat lengan dan tangan. Perhatikan lingkungan sekitar kamu dengan memperhatikan suara, bau, atau sensasi halus seperti kehangatan atau kesejukan.
5. Amati tubuh dan pikiran
Arahkan perhatian Babes ke dalam dan perlahan amati tubuh dari kepala hingga kaki. Perhatikan area yang terasa tegang atau tidak nyaman tanpa mencoba memperbaikinya. Kemudian amati lagi, kali ini perhatikan di mana tubuh terasa rileks.
Setelah itu, amati pikiran dan suasana hati secara keseluruhan dengan lembut, cukup perhatikan apa yang ada, tanpa menghakimi atau mengubah apa pun.
6. Fokus pada napas
Sekarang, arahkan perhatian pada pernapasanmu apa adanya. Tidak perlu mengendalikannya, cukup perhatikan naik turunnya napas secara alami di tubuhmu. Perhatikan di mana kamu paling merasakannya dan seperti apa setiap tarikan napas.
Babes dapat mulai menghitung setiap tarikan dan hembusan napas hingga sepuluh, lalu mulai lagi. Jika pikiran kamu mengembara, itu sepenuhnya normal, cukup kembalikan fokus pada napas dan lanjutkan.
7. Biarkan pikiran mengalir
Selama 20–30 detik berikutnya, cukup duduk dan biarkan apa pun yang muncul. Pikiran Babes mungkin terasa sibuk, tenang, atau di antara keduanya. Tidak ada pengalaman yang benar atau salah di sini, biarkan saja apa adanya.
8. Bersiap untuk selesai
Kembalikan kesadaran Babes ke tubuh dan lingkungan sekitar. Perhatikan suara atau sensasi apa pun di sekitar Babes. Ketika terasa tepat, perlahan buka matamu.
9. Akui momen tersebut
Luangkan waktu sejenak untuk memperhatikan bagaimana perasaan Babes sekarang dibandingkan saat kamu memulai. Ingatlah perasaan ini, dan ingatlah bahwa jeda singkat seperti ini pun dapat membantu kamu merasa lebih tenang ketika keadaan membuatmu stres.