5 Trik Mengembalikan Mood Setelah Hari yang Melelahkan
Pernahkah kamu mengalami hari yang terasa penuh? Pekerjaan menumpuk, energi terkuras, dan bahkan hal kecil bisa terasa mengganggu. Saat hari berakhir, kamu tidak selalu ingin solusi besar, yang kamu butuhkan hanyalah cara untuk merasa sedikit lebih baik. Sayangnya, banyak orang justru memaksa diri untuk tetap produktif, padahal tubuh dan pikiran sudah meminta jeda.
Mengembalikan mood setelah hari yang terasa panjang bukan berarti menghapus semua rasa lelah, tapi memberi ruang bagi diri sendiri untuk pulih. Psikologi menunjukkan bahwa pemulihan emosional tidak harus rumit atau mahal. Berikut beberapa trik mengembalikan mood setelah hari yang melelahkan yang bisa kamu lakukan dengan cara yang lembut dan masuk akal.
1. Tutup Hari dengan Transisi yang Jelas
Langsung berpindah dari mode kerja ke mode istirahat sering membuat pikiran tetap “nyala”. Menurut Journal of Occupational Health Psychology (2018), ritual transisi, seperti mandi air hangat atau mengganti pakaian, membantu otak memahami bahwa fase tuntutan telah selesai. Dengan penanda yang jelas, tubuhmu lebih siap masuk ke kondisi relaks.
2. Lepaskan Ketegangan Lewat Tubuh, Bukan Pikiran
Setelah hari yang melelahkan, mencoba “berpikir positif” sering kali tidak efektif. Penelitian dalam Frontiers in Psychology (2019) menunjukkan bahwa aktivitas fisik ringan seperti stretching, berjalan santai, atau pernapasan dalam lebih cepat menurunkan stres dibanding usaha kognitif semata. Saat tubuh mulai rileks, mood biasanya mengikuti.
3. Kurangi Paparan Stimulus Tambahan
Scrolling tanpa henti atau terus memantau notifikasi bisa memperpanjang kelelahan mental. Studi di Computers in Human Behavior (2020) menemukan bahwa paparan informasi berlebihan di malam hari berkaitan dengan mood negatif dan kualitas istirahat yang buruk. Salah satu trik mengembalikan mood setelah hari yang melelahkan adalah sengaja mengurangi input, diam sebentar pun sudah cukup.
4. Lakukan Aktivitas Kecil yang Memberi Rasa “Selesai”
Mood sering memburuk karena kamu merasa hari berlalu tanpa kendali. Menyelesaikan satu aktivitas kecil, merapikan meja, mencuci wajah, atau menyiapkan minuman hangat, bisa memberi rasa tuntas. Menurut Journal of Positive Psychology (2019), perasaan menyelesaikan tugas kecil meningkatkan sense of control dan kepuasan emosional.
5. Berbicara Lebih Lembut pada Diri Sendiri
Setelah hari yang berat, suara batin sering kali justru paling keras. Padahal, penelitian dalam Mindfulness (2020) menunjukkan bahwa self-compassion membantu pemulihan emosi lebih cepat dibanding self-criticism. Mengganti kalimat “kenapa aku mudah lelah” menjadi “hari ini berat, wajar aku lelah” bisa sangat memengaruhi mood-mu.
Mengembalikan mood bukan soal memaksakan diri untuk bahagia, tetapi tentang menghargai batas energi yang kamu miliki hari ini. Dengan langkah kecil yang konsisten, kamu bisa menutup hari dengan lebih tenang dan memberi ruang bagi diri sendiri untuk pulih.