5 Fakta Menarik Kolaborasi RM BTS dengan Museum Ikonis SFMOMA
ARMY, bersiaplah untuk merasa sangat bangga!
Siapa yang tidak kenal dengan istilah "Namjooning"? Ya, kegiatan favorit sang leader BTS, RM alias Kim Namjoon, yang kerap menghabiskan waktu luangnya dengan bersepeda, menikmati alam, dan tentu saja, mengunjungi museum serta galeri seni di seluruh penjuru dunia.
Selama hampir satu dekade, RM telah membuktikan dirinya bukan sekadar musisi jenius, tetapi juga seorang kolektor seni dan figur art patron yang sangat dihormati. Dan kini, kecintaannya pada seni rupa telah mencapai level yang baru yang pastinya bikin kita semua amazed.
Pada musim gugur 2026 ini, RM resmi berkolaborasi dengan San Francisco Museum of Modern Art (SFMOMA) untuk menggelar pameran seni perdananya bertajuk "RM x SFMOMA: Between You and Me". Ini bukan sembarang pameran, babes. Ini adalah pameran museum pertama yang menampilkan koleksi pribadi RM secara eksklusif kepada publik Amerika!
Yuk, kita bedah 5 fakta menarik di balik kolaborasi super ikonis RM BTS dan SFMOMA yang bakal bikin kamu makin salute dengan our favorite leader ini.
1. Skala Pameran yang Epik dan Penuh Mahakarya

Kalau kamu berpikir pameran ini hanya akan memajang belasan lukisan, think again! Pameran "RM x SFMOMA: Between You and Me" menampilkan sekitar 150 hingga 200 karya seni luar biasa. Sebagian besar merupakan koleksi pribadi sang rapper yang dikumpulkan dengan penuh dedikasi selama bertahun-tahun, yang kemudian disandingkan dengan koleksi permanen yang dimiliki oleh pihak SFMOMA.
Fokus utama pameran ini adalah perpaduan seni modern dan kontemporer Korea, menjadikannya salah satu pameran seni Korea paling komprehensif yang pernah diadakan di Amerika Serikat. Bayangkan saja, medium karya seni yang disajikan membentang dari abad kelima hingga era modern saat ini, mencakup lukisan, patung, keramik, hingga kaligrafi. He totally went all out for this!
2. Sentuhan Super Personal Langsung dari RM

Di proyek prestisius ini, RM tidak hanya meminjamkan lukisan koleksinya lalu duduk manis. Ia terjun langsung sebagai kurator, bekerja sama secara intensif dengan kurator dari SFMOMA, yakni América Castillo dan Hyoeun Kim. Namjoon memastikan bahwa setiap sudut pameran ini merepresentasikan visi serta sentuhan personalnya yang hangat.
Kerennya lagi, ia sendiri yang menulis teks penjelasan di dinding pameran dan mendeskripsikan karya seninya dengan tulisan tangannya. Nggak berhenti di situ, cowok berzodiak Virgo ini juga merekam audio guide spesial dalam bahasa Korea dan Inggris! Jadi, saat kamu berkeliling galeri, kamu akan ditemani oleh suara deep khas Namjoon yang menjelaskan makna emosional dari setiap karya. Psst, ia bahkan yang turun tangan langsung memilih daftar putar musik yang mengalun menemani pengunjung di dalam galeri. It’s literally a museum date with Namjoon!
3. Misi Menyatukan Seni Korea dan Panggung Global
'.Salah satu ambisi terbesar RM dalam pameran ini adalah menjadi jembatan kultural antara budaya seni Korea dan panggung internasional. Selama ini, pelantun lagu "Lost!" tersebut sering menekankan pentingnya mencari "akar" jati diri, dan hal itu ia wujudkan dengan secara aktif mendalami karya seniman-seniman Korea.
Di pameran ini, karya dari deretan seniman legendaris Korea yang dihormati RM, seperti Yun Hyong-keun, Park Rehyun, Chang Ucchin, dan Kim Whanki, disandingkan dalam satu ruang dialog dengan maestro internasional kelas dunia seperti Mark Rothko, Donald Judd, dan Henri Matisse.
Salah satu highlight paling emosional ada di bagian akhir pameran yang diberi nama Umber, di mana 16 karya dari seniman favorit RM, mendiang Yun Hyong-keun, ditempatkan berdampingan secara epik dengan mahakarya Mark Rothko. RM ingin pengunjung merasakan universalitas dalam karya seni, memperlihatkan bahwa keindahan dan ekspresi manusia tidak mengenal batasan geografis.
4. Momen Pidato RM yang Rendah Hati dan Menggemaskan

Tepat pada sesi media day tanggal 1 Oktober lalu, RM hadir dan memberikan pidato yang sangat personal, jujur, dan sedikit awkward but in the most adorable way possible! Di momen tersebut, ia mengaku sangat gugup karena ini adalah debutnya sebagai co-curator. Ia bahkan bercerita bahwa pidatonya sudah direvisi hingga sekitar 10 kali, namun justru membuatnya makin merasa bingung.
Salah satu momen paling lucu adalah saat RM membagikan kisah di balik layar. Ia menyebutkan bahwa tawaran dari SFMOMA datang dua tahun lalu saat ia masih menjalani wajib militer. Sambil bercanda, ia berkata bahwa karena saat itu ia sedang wamil, tawaran apa pun yang datang dari San Francisco pasti akan membuatnya bahagia.

Di balik humornya, Namjoon membagikan dua pertanyaan mendalam yang memandunya dalam mengkurasi karya seni: "Apakah karya ini benar-benar menggerakkan hati saya?" dan "Di tahun 2026 ini, apakah sang seniman dan karya ini masih relevan untuk diceritakan kepada kita?" Saking jujurnya, ia bahkan menamai salah satu area eksibisi dengan judul, "I don't know but I like it". We just can't help but fall in love with his charming personality!
5. Kamu Bisa "Namjooning" Sampai Februari 2027!

Buat kamu yang sudah berencana untuk terbang ke San Francisco atau sedang menyusun itinerary liburan, we have good news! Pameran "RM x SFMOMA: Between You and Me" resmi dibuka untuk publik luas pada 3 Oktober 2026 dan akan berlangsung cukup panjang, yakni hingga 7 Februari 2027. Jadi, kamu masih punya waktu untuk mengatur jadwal dan bujet demi mewujudkan trip Namjooning yang sesungguhnya ke California.
Seperti pesan hangat yang disampaikan oleh RM sendiri: “Saya tidak ingin mendikte bagaimana karya-karya ini harus dilihat; entah karena rasa penasaran atau untuk belajar, semua perspektif diterima. Harapan saya, pameran ini bisa menjadi jembatan yang kecil namun kokoh bagi banyak orang”.
So, Cosmo babes, apakah kalian sudah mulai memasukkan SFMOMA ke dalam bucket list? Kalaupun belum bisa terbang ke sana dalam waktu dekat, kita patut merasa sangat bangga melihat bagaimana Kim Namjoon terus konsisten menggunakan pengaruh besarnya untuk mengenalkan keindahan seni ke mata dunia.