Anderson .Paak dan Cordae Siap Rilis Album Kolaborasi 'Heavy Is the Crown'!

Ellena Azisia ● 05 Oct 2026

Dua nama besar di dunia hip-hop, Anderson .Paak dan Cordae, akhirnya membawa chemistry mereka ke level yang lebih serius. Setelah bertahun-tahun berkolaborasi dalam sejumlah lagu, akhirnya keduanya akan merilis album penuh pertama mereka sebagai duo, yang bertajuk Heavy Is the Crown pada 23 Oktober 2026 mendatang.

Bagi yang sudah mengikuti perjalanan musik keduanya, kolaborasi ini sebenarnya bukan sesuatu yang datang tiba-tiba. Anderson .Paak dan Cordae pertama kali bekerja sama lewat RNP, lagu yang masuk ke album debut Cordae, The Lost Boy, pada tujuh tahun silam. Chemistry mereka kemudian berlanjut melalui Two Tens yang rilis di tahun 2023 dan Summer Drop yang rilis satu tahun setelahnya. Kini, keduanya tidak lagi sekadar berbagi satu lagu, tetapi menyatukan musikalitas mereka dalam satu proyek penuh.

Heavy Is the Crown diperkenalkan dengan pendekatan yang cukup playful. Artwork album ini mengambil inspirasi dari film komedi Step Brothers (2008), lengkap dengan nuansa sibling dynamic yang menggambarkan kedekatan Anderson .Paak dan Cordae. Teaser yang dibagikan keduanya juga mempertahankan energi tersebut, membuat proyek ini terasa lebih seperti hasil dua teman yang bersenang-senang di studio daripada kolaborasi yang terlalu serius.

Dari Single Kolaborasi ke Proyek Album Kolaborasi

Sebagai sneak peek menuju album, Anderson .Paak dan Cordae merilis A Good Day pada 16 September 2026 lalu. Lagu ini menjadi perkenalan pertama terhadap warna musik yang akan mereka bawa di Heavy Is the Crown, memadukan rap, soul, dan nuansa hip-hop klasik yang terasa hangat sekaligus easy-listening.

Salah satu elemen yang paling mencuri perhatian dari A Good Day adalah penggunaan sample Lovely Day milik Bill Withers, yang rilis pada tahun 1977. Dengan fondasi tersebut, Anderson dan Cordae memberikan sentuhan baru pada lagu yang sudah begitu familiar, sementara produksi tetap mempertahankan groove dan nuansa soulful yang menjadi salah satu kekuatan Anderson .Paak.

Lagu tersebut juga menunjukkan bagaimana karakter keduanya saling melengkapi. Cordae hadir dengan rap yang lebih lyrical dan storytelling-driven, sementara Anderson membawa sisi vokal yang soulful serta energi rhythm and blues yang menjadi ciri khasnya. Hasilnya terasa seperti pertemuan dua generasi pendekatan hip-hop tanpa membuat salah satunya kehilangan identitas.

Tidak hanya lagunya, music video A Good Day juga dibuat sama playful-nya. Video tersebut disutradarai oleh Dave Meyers dan menampilkan Anderson serta Cordae sebagai dua sosok yang bersaing mendapatkan perhatian seorang perempuan, dengan Jennifer Freeman sebagai salah satu pemeran di dalamnya. Konsepnya dibuat seperti komedi absurd yang semakin memperkuat image keduanya sebagai duo yang tidak takut bersenang-senang dengan musik maupun visual mereka.

Album ini terdiri dari 11 lagu. Hingga saat ini, informasi mengenai tracklist lengkap dan seluruh featured artists belum diumumkan secara resmi, sehingga detail tersebut masih patut ditunggu hingga mendekati tanggal rilis.

Bagi pemilik nama lengkap Brandon Paak Anderson ini, Heavy Is the Crown juga menjadi satu lagi babak dari eksplorasinya sebagai musisi yang memang tidak pernah terpaku pada satu format. Selain perjalanan solonya, ia dikenal lewat proyek NxWorries bersama Knxwledge dan Silk Sonic bersama Bruno Mars. Di sisi lain, Cordae terakhir merilis album solo The Crossroads pada tahun 2024.

Dengan riwayat kolaborasi yang sudah terbangun selama lebih dari enam tahun, Heavy Is the Crown terasa seperti kelanjutan yang natural dari hubungan kreatif keduanya. Dari RNP hingga A Good Day, Anderson .Paak dan Cordae sudah punya chemistry yang terbukti bekerja. Dan sekarang mereka siap melihat sejauh mana chemistry tersebut bisa berkembang dalam satu album penuh. Tanggal 23 Oktober 2026 bisa jadi waktunya kita mendapatkan soundtrack baru dari dua nama hip-hop yang sama-sama tahu cara membuat musik terdengar effortless dan groovy. Mark your calendar, babes!