Ini Cara Mengatasi Tumit yang Pecah-pecah

Redaksi ● 09 Oct 2026

Tumit yang pecah-pecah tentu saja terlihat tidak menarik dan dapat menyulitkan kamu untuk berjalan-jalan mengenakan sandal. Selain terlihat tidak menyenangkan, tumit pecah-pecah juga dapat merobek stoking, kaus kaki, dan mempercepat kerusakan sepatu kamu, Dear.

Ada beberapa metode untuk membantu memulihkan tumit pecah-pecah dan mencegah kerusakan lebih lanjut. ICYDK, kulit kering adalah penyebab utama tumit pecah-pecah. Banyak atlet, pejalan kaki, pelari, dan bahkan perenang menderita tumit pecah-pecah. Usia dan produksi minyak kulit juga berperan dalam timbulnya tumit pecah-pecah.

Untuk mengatasi tumit pecah-pecah, kuncinya adalah melindungi kulit yang terpapar, menutup retakan, serta mengurangi penebalan kulit di sekitarnya. Perawatan rutin melalui kombinasi eksfoliasi dan pelembapan juga sangat penting. 

Cosmo Babes, Ini Cara Mengatasi Tumit yang Pecah-pecah!

Cara mengatasi tumit yang pecah-pecah

So, berikut ini Cosmo akan membagikan apa saja cara mengatasi tumit yang pecah-pecah. Don't miss out, Cosmo Babes~

Rendam kaki untuk melembutkan kulit

Saat bersiap untuk melakukan eksfoliasi dan melembapkan kaki, lembutkan kulit yang tebal dan kering dengan merendam kaki kamu dalam air hangat dengan sabun yang lembut hingga 20 menit.

Lakukan eksfoliasi pada kulit kering dan menebal di tumit dan kaki

Setelah direndam, lakukan eksfoliasi secara lembut dengan batu apung, loofah, atau sikat kaki. Ini penting, karena retakan pada kulit dapat muncul kembali jika kelebihan kulit kapalan tidak dihilangkan, tetapi kamu perlu memastikan untuk melakukan eksfoliasi secara lembut dan melakukannya secara bertahap.

Jika kamu melakukan eksfoliasi terlalu banyak atau terlalu sering, dan kulitmu menjadi meradang atau terasa sakit, hentikan dan hubungi tenaga medis untuk panduan lebih lanjut. 

Lembapkan dan lindungi area kaki untuk mendorong penyembuhan

Setelah merendam dan menggosok kaki, tepuk-tepuk kaki hingga kering dengan handuk bersih dan lembut, lalu oleskan pelembap pelindung kulit.

Jaga agar kaki tetap tertutup dan terlindungi

Setelah mengoleskan salep atau pelembap pelindung kulit, pastikan untuk mengenakan kaus kaki wol atau katun 100% untuk membantu menjaga salep tetap di tempatnya, dan agar kamu tidak terpeleset.

Kamu juga dapat mengikuti proses ini setiap hari dan dapat mengoleskan kembali pelembap pada kaki sesering yang dibutuhkan, pastikan untuk mengenakan kaus kaki yang memungkinkan sirkulasi udara dan sepatu yang pas.  

Jika mengikuti metode rendam dan tutup sebelum tidur, biarkan kaus kakimu tetap terpasang saat tidur untuk perawatan pelembap semalaman.  

Cara Mencegah Tumit Pecah-pecah

Well, setelah kamu berhasil mengatasi tumit dan kaki pecah-pecah dan memiliki kulit lebih lembut, kamu tentu ingin memastikan bahwa area tersebut tetap seperti ini.

Berikut ini ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi kemungkinan munculnya tumit pecah-pecah dan kulit kering pada kaki, Dear.

  • Batasi waktu mandi hingga 5-10 menit dan gunakan air hangat (bukan air panas) serta pembersih yang lembut.
  • Pakai kaus kaki, terutama saat cuaca dingin, untuk melindungi kaki kamu dari paparan udara dingin dan kering.
  • Kenakan sepatu yang pas, empuk, dan menopang dengan baik, serta kaus kaki yang nyaman, bukan sandal atau sepatu bertali terbuka.
  • Oleskan pelembap pada kulit secara teratur, terutama saat kulit masih lembap setelah mandi, dan semalaman.
  • Tutupi kaki setelah melembapkan agar kamu tidak terpeleset.
  • Jaga tubuh tetap terhidrasi. FYI, dehidrasi menguras air yang sangat dibutuhkan tubuhmu (termasuk kaki). Kamu bisa membantu melembapkan dari dalam ke luar. 

Hope it helps, Cosmo Babes!