Blondie Comeback dengan Album Terbarunya, High Noon!

Ellena Azisia ● 23 Oct 2026

Setelah hampir satu dekade tanpa album studio berisi materi baru, Blondie akhirnya kembali membawa kabar yang dinantikan penggemarnya. Band new wave legendaris asal New York ini mengumumkan album studio ke-12 dengan tajuk High Noon, yang dijadwalkan rilis pada 26 Februari 2027 melalui BMG. Sebagai pembuka era baru ini, Blondie juga telah memperkenalkan single terbaru berjudul Spectral Eyes.

Kehadiran High Noon menandai album pertama Blondie sejak Pollinator yang dirilis pada 2017. Dipimpin oleh vokalis Debbie Harry dan gitaris Chris Stein, band yang dikenal lewat lagu-lagu hits-nya seperti Heart of Glass, Call Me, dan Rapture ini kembali mengeksplorasi perpaduan rock, punk, dance, hingga ritme Latin. Meski telah melewati berbagai era musik, Blondie tetap membuka ruang untuk bereksperimen tanpa meninggalkan karakter yang membesarkan nama mereka.

Hadirkan Single Baru dan Kolaborasi Lintas Generasi

'..'

Spectral Eyes menjadi gambaran awal dari arah musikal Blondie dalam High Noon. Lagu ini ditulis oleh Johnny Marr, mantan gitaris The Smiths, yang juga berkontribusi dalam mengisi gitar di lagu tersebut. Dengan karakter gitar yang dinamis dan vokal khas Debbie Harry, single ini mempertemukan identitas new wave Blondie dengan sentuhan musisi yang turut membentuk lanskap musik alternatif Inggris.

Album High Noon akan berisi 13 lagu, termasuk Heartbreak Kid, Come Back Home, Sleepwalking, dan East of Eden. Blondie juga menggandeng sejumlah musisi lintas generasi, di antaranya Johnny Marr, Glen Matlock dari Sex Pistols, Zach Condon dari Beirut, serta Jess Wolfe dan Holly Laessig dari Lucius. Deretan kolaborator ini memperlihatkan bagaimana Blondie terus mempertemukan beragam pengaruh musik dalam satu karya.

Salah satu lagu yang turut menarik perhatian adalah Little Metal Drummer, versi baru dari lagu yang sebelumnya direkam oleh Jimmy Destri, keyboardist sekaligus anggota pendiri Blondie, untuk album solonya, Heart on a Wall, pada 1981.

Di balik comeback ini, High Noon memiliki makna emosional tersendiri bagi Blondie. Album tersebut menjadi rilisan terakhir band ini yang menampilkan rekaman Clem Burke, drummer pendiri mereka yang meninggal dunia pada April 2025 dalam usia 70 tahun. Sejak awal perjalanan Blondie, Burke memainkan peran penting dalam membentuk energi dan karakter musik mereka, termasuk ketika band ini berkembang menjadi salah satu nama berpengaruh dalam gerakan new wave pada akhir 1970-an.

Proses pengerjaan High Noon telah dimulai sejak 2022 di New York, dengan John Congleton kembali bertindak sebagai produser setelah sebelumnya menggarap Pollinator. Album ini pun menjadi kelanjutan perjalanan musikal Blondie yang telah berlangsung selama beberapa dekade, sekaligus menyimpan bagian penting dari warisan sang drummer.

Kini, lewat High Noon, Blondie bersiap mempertemukan kembali karakter musik mereka dengan eksplorasi yang lebih luas. Bagi penggemar lama, album ini menjadi kesempatan untuk kembali menikmati karya terbaru dari band legendaris tersebut. Sementara bagi pendengar generasi baru, comeback ini menjadi pintu untuk mengenal lebih jauh musik Blondie yang telah melampaui batas genre dan zaman.