CHVRCHES Kembali dengan Eksplorasi Musik Berbeda di Album Terbarunya, ‘All The King's Men’!
Setelah hampir enam tahun tanpa album studio baru, CHVRCHES akhirnya mengumumkan proyek musik terbaru mereka, All The King's Men. Trio synth-pop asal Skotlandia yang terdiri dari Lauren Mayberry, Iain Cook, dan Martin Doherty ini dijadwalkan merilis album studio kelima mereka pada 22 Januari 2027 mendatang melalui Futures Music Group. Berisi 11 lagu, album tersebut menjadi kelanjutan dari Screen Violence yang dirilis pada 2021 lalu, sekaligus menandai babak baru bagi band setelah mengambil jeda dari aktivitas bersama pada 2023.
Pengumuman ini hadir setelah CHVRCHES merilis single Roses pada September 2026 sebagai pengantar menuju era musik terbaru mereka. Lagu tersebut memperlihatkan pendekatan yang lebih berani dengan nuansa rock yang lebih menonjol, sekaligus memberikan gambaran awal tentang arah musikal yang akan dieksplorasi dalam album mendatang. Bersamaan dengan pengumuman album, CHVRCHES juga mengonfirmasi rangkaian tur pada 2027 yang mencakup Amerika Utara, Inggris, dan Irlandia.
All The King's Men Menandai Eksplorasi Musikal Baru CHVRCHES

Dalam proses pengerjaan All The King's Men, CHVRCHES ingin menghindari pengulangan formula musik yang telah membentuk identitas mereka selama ini. Setelah menyelesaikan tur Screen Violence pada 2023, ketiga personel mengambil waktu untuk menjalani proyek masing-masing sebelum kembali berkumpul di Glasgow untuk menulis dan merekam materi baru. Berbeda dari album sebelumnya yang banyak dikerjakan secara jarak jauh, kali ini mereka menjalani sejumlah sesi kreatif intensif selama tiga minggu untuk mengeksplorasi pendekatan musikal yang lebih beragam.
Album ini juga terinspirasi oleh budaya dan sejarah Inggris serta Skotlandia. Martin Doherty mendalami kembali karya sineas Inggris seperti Ken Loach dan Shane Meadows, serta musik dari Massive Attack dan Siouxsie and the Banshees. Sementara itu, Iain Cook mulai mengeksplorasi penggunaan instrumen akustik dengan mendengarkan karya Nick Drake, Bert Jansch, dan Incredible String Band. Di sisi lain, Lauren Mayberry mengembangkan pendekatan penulisan lirik yang lebih naratif dan mengeksplorasi rentang vokal yang lebih luas. Beragam pengaruh tersebut menjadi bagian dari upaya CHVRCHES untuk menghadirkan karakter yang berbeda tanpa sepenuhnya meninggalkan identitas musikal mereka.
All The King's Men akan hadir dalam 11 lagu yaitu, Roses, Evil, Adore You, Overthinker, Royal Blue, Comedown Tomorrow, Friend of a Friend, Three Out of Five, Conman, Jamie's Prayer, dan Faith in Flying. FYI, Conman telah lebih dahulu dibawakan secara langsung dalam rangkaian konser amal Teenage Cancer Trust di Royal Albert Hall pada 2026, sebelum album ini diumumkan secara resmi.
Untuk merayakan era baru ini, CHVRCHES juga akan kembali menyapa penggemar melalui tur yang dimulai di Philadelphia pada 13 Februari 2027. Rangkaian pertunjukan tersebut akan berlanjut ke sejumlah kota di Amerika Utara, sebelum memasuki Inggris dan Irlandia pada April hingga Mei 2027. Tur ini akan menjadi kesempatan bagi penggemar untuk mendengarkan materi baru mereka secara langsung, sekaligus melihat bagaimana lagu-lagu dari All The King's Men berdampingan dengan sejumlah hits terdahulu seperti The Mother We Share dan Clearest Blue. Dengan eksplorasi musik yang lebih luas dan proses kreatif yang berbeda dari album sebelumnya, All The King's Men menjadi penanda babak baru dalam perjalanan musikal CHVRCHES. So, are you ready to see CHVRCHES enter a whole new era with All The King’s Men?