Siapa Jade Thirlwall, Penyanyi Lagu 'Angel of My Dreams' yang ada di Victoria's Secret Fashion Show 2026
Jade Thirlwall menghabiskan waktu bertahun-tahun sebagai anggota salah satu grup vokal wanita paling sukses di Inggris. Kini, transformasinya menjadi penyanyi pop solo menunjukkan bahwa perjalanan kariernya masih terus berlanjut.
Dengan nama panggung JADE, ia mencuri perhatian lewat singel debutnya, “Angel of My Dreams” – sebuah karya yang memadukan musik pop dramatis, visual yang memikat, serta gambaran jujur mengenai kehidupan di bawah sorotan publik.
Saat lagunya menjadi pengiring momen penting dalam peragaan busana Victoria's Secret 2026, karyanya pun merambah dunia mode mewah dan menjangkau audiens yang lebih luas di luar basis penggemar setianya. Jadi, siapakah sosok di balik lagu bergaya yang berani ini? Berikut, Cosmo bagikan siapa Jade Thirwall, penyanyi lagu "Angel of My Dreams" yang ada di Victoria's Secret Fashion Show 2026.
1. Awal Mula Ketenaran sebagai Anggota Little Mix
Sebelum dikenal sebagai JADE, Jade Thirlwall merupakan salah satu dari empat anggota Little Mix, grup vokal wanita asal Inggris yang meraih popularitas setelah memenangkan ajang The X Factor UK pada tahun 2011. Bersama Perrie Edwards, Leigh-Anne Pinnock, dan Jesy Nelson, ia turut membawa grup tersebut menjadi sensasi pop internasional.
Little Mix dikenal karena kemampuan vokal yang kuat, lagu-lagu pop yang energik, serta pesan-pesan mengenai kepercayaan diri. Selama berkarier, grup ini merilis berbagai lagu hit seperti “Black Magic,” “Shout Out to My Ex,” dan “Woman Like Me,” yang membangun basis penggemar setia di seluruh dunia.
Bagi Jade, pengalaman tersebut bukan sekadar batu loncatan menuju ketenaran. Di sana pula ia mengasah kemampuan menulis lagu, belajar memahami seluk-beluk industri musik, serta menemukan jati diri sebagai seorang seniman.
Ketika Little Mix mengumumkan masa jeda (hiatus) pada tahun 2022, sang penyanyi akhirnya memiliki ruang untuk mengeksplorasi identitasnya dengan caranya sendiri.
2. “Angel of My Dreams” Menandai Awal Baru yang Berani
Dirilis pada Juli 2024, “Angel of My Dreams” menampilkan sisi berbeda Jade melalui perpaduan dance-pop energik, vokal dramatis, dan nuansa eksperimental. Lagu ini menggambarkan hubungan kompleksnya dengan industri musik, mulai dari gemerlap popularitas hingga tekanan di balik ketenaran.
Video musiknya tampil teatrikal dengan pergantian kostum dan visual dramatis. Berhasil mencapai posisi ke-7 di UK Singles Chart, lagu ini menegaskan keberanian Jade mengeksplorasi identitas musikalnya di luar Little Mix.
3. Victoria’s Secret Membawa Lagunya ke Audiens Baru
Pada Oktober 2026, “Angel of My Dreams” kembali menjadi sorotan setelah digunakan sebagai musik latar penampilan Kylie Jenner yang mengenakan Fantasy Bra di Victoria’s Secret Fashion Show. Meski Jade tidak tampil langsung, momen ini mempertemukan musiknya dengan dunia mode dan budaya selebritas.
Penampilan tersebut turut memicu lonjakan streaming lagu di Amerika Serikat, dengan salah satu laporan menyebut peningkatan lebih dari 2.000%. Momen ini membuktikan bagaimana panggung mode bergengsi dapat membawa kembali sebuah lagu ke perhatian publik, bahkan bertahun-tahun setelah dirilis.
4. Memiliki Pendekatan yang Khas terhadap Mode
Transformasi Jade tak hanya terlihat dalam musik, tetapi juga melalui gaya busananya yang berani, riasan dramatis, dan estetika teatrikal. Berbeda dari masa Little Mix, karier solonya memberinya kebebasan untuk bereksperimen dengan berbagai karakter, dari diva glamor hingga gaya yang lebih edgy.
Dalam video musik “Angel of My Dreams”, busana menjadi bagian dari cerita yang menggambarkan hubungannya dengan ketenaran. Pendekatan ini menunjukkan bagaimana identitas visual menjadi elemen penting dalam membangun citra seorang bintang pop.
5. Ia Memenangkan BRIT Award Solo Pertamanya pada 2025
Pada BRIT Awards 2025, Jade memenangkan kategori Best Pop Act, penghargaan BRIT pertamanya sebagai artis solo sekaligus pencapaian penting setelah bertahun-tahun bersama Little Mix.
Kemenangan ini menunjukkan keberhasilannya membangun koneksi dengan audiens sebagai individu. Ia juga membawakan “Angel of My Dreams” melalui penampilan panggung yang teatrikal di acara tersebut.
Bagi Jade, perjalanan solo bukan sekadar meninggalkan grup, melainkan menemukan identitas musikal dan kebebasan kreatifnya sendiri.
6. Era Solonya Berfokus pada Kebebasan Kreatif
Jade menyadari bahwa ketenaran tidak selalu seglamor kelihatannya. Melalui “Angel of My Dreams”, ia memadukan musik pop yang enerjik dengan tema gelap tentang tekanan di balik kesuksesan. Lagu ini mencerminkan pengalamannya setelah bertahun-tahun menjadi bagian dari Little Mix, sekaligus memperlihatkan sisi pribadinya sebagai artis.
Album solo perdananya, "That’s Showbiz Baby!", yang dirilis pada September 2025, melanjutkan eksplorasi musikal dan pendekatan teatrikal tersebut. Hasilnya adalah identitas solo yang berbeda dari masa lalunya, tetapi tetap berakar pada pengalaman yang membentuk dirinya.
7. Membangun Karier dengan Caranya Sendiri
Setelah sukses bersama Little Mix, Jade memilih debut solo yang berani melalui “Angel of My Dreams”, dengan memadukan eksperimen musikal, kedalaman emosional, dan visual yang mencolok. Kini, musik, mode, dan penampilannya berpadu membentuk identitas artistik yang khas, sekaligus menggambarkan sisi glamor dan kompleks dari kehidupan seorang bintang pop.
Kembalinya popularitas “Angel of My Dreams” setelah dikaitkan dengan Victoria’s Secret Fashion Show juga menunjukkan bagaimana momen budaya dapat memperkenalkan musik kepada audiens baru. Bagi penggemar lama Little Mix maupun pendengar baru, perjalanan Jade membuktikan bahwa ia terus berkembang sebagai artis dengan visi dan gaya sendiri.