Jangan Lewatkan, Perahu Kertas Berlayar ke Panggung Musikal

Redaksi 09 Feb 2026

Setelah adaptasi film dari novel Perahu Kertas sukses menghiasi layar lebar pada tahun 2012 silam, kini karya ikonis Dee Lestari kembali hadir dalam bentuk teater musikal. Karya yang dipersembahkan oleh Indonesia Kaya dan Trinity Entertainment yang berkolaborasi dengan TRUST Orchestra, Musikal Perahu Kertas akan dipentaskan hingga 15 Februari 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta. A must-see experience for every musical lover! 


Melalui adaptasi ini, Yonathan Nugroho, selaku Produser Eksekutif Musikal Perahu Kertas seklaigus CEO Trinity Entertainment Network, menyatakan komitmennya untuk mendukung industri pertunjukan Tanah Air dengan menghadirkan karya lokal yang relevan, jujur, dan berkualitas. 


Sebagai kreator dunia Perahu Kertas, Dee Lestari turut memberikan perasaan dan harapannya “Perahu Kertas telah menempuh perjalanan yang sangat panjang, dari benak, ke halaman, ke layar, dan kini ke panggung musikal. Kisah Kugy dan Keenan bertransformasi ke dalam bentuk yang tak pernah saya bayangkan sebelumnya, dan perjalanan ini mengajarkan saya bahwa mimpi yang dijaga dengan sabar akan selalu menemukan jalannya bermanifestasi. Saya berharap versi musikal ini dapat menyentuh lebih banyak hati serta memantik para penonton untuk berani hidupkan lagi mimpi-mimpi.”


Mengangkat slogan “Hidupkan Lagi Mimpi-Mimpi,” Musikal Perahu Kertas menjadi pengingat untuk tidak pernah putus asa terhadap impian. Berfokus pada cerita Kugy dan Keenan, dua jiwa dengan darah seni diharuskan menghadapi ekspektasi dan realita hidup saat ingin mewujudkan mimpi. Bertemu di bangku perguruan tinggi, Kugy yang gemar menulis bermimpi ingin menjadi pendongeng sedangkan Keenan dengan bakat lukisnya terpaksa memasuki jurusan bisnis atas perintah ayahnya. 


Disatukan oleh seni, Kugy dan Keenan menemukan safe place in one another. Namun konflik datang saat Keenan bertengkar dengan ayahnya yang mengharuskan dirinya pindah ke Bali. Perjalanan mereka dalam mewujudkan mimpi ditengah realita kehidupan dapat menjadi refleksi yang relevan bagi generasi muda.


Alya Syahrani, pemeran Kugy mengutarakan bahwa musikal ini telah menjadi pengalaman personal bagi dirinya, “Kugy adalah karakter yang bertumbuh lewat pertemuannya dengan banyak orang dan berbagai pilihan hidup. Relasinya dengan Keenan, Remi, Noni, dan orang-orang disekitarnya mengajarkannya memahami mimpi, realita, dan dirinya sendiri. 


Begitupun dengan karakter lain, kisah ini menunjukkan bagaimana seseorang berubah melalui interaksi, konflik, dan dukungan yang diterima. Aku berharap penonton dapat melihat perjalanan itu sebagai cerminan bahwa memahami diri sendiri sering kali datang dari hubungan yang kita jalani.”


 


Tentu, suksesnya Musikal Perahu Kertas tak luput dari kerja keras tokoh-tokoh di balik layar. Produser Billy Gamaliel, Eunike Elisaveta, dan Chriskevin Adefrid, mempertemukan dunia musik, sastra, dan teater dalam satu panggung menghasilkan hasil yang harmonis. Naskah karya Widya Arifianti berhasil mengembangkan kedalaman setiap karakter, sementara Venytha Yoshiantini selaku sutradara dan koreografer menerjemahkan dunia perahu kertas ke dalam medium pertunjukan teater yang apik dengan kekuatan gerak dan ritme. 


Melibatkan lebih dari 250 orang dalam dapur produksi, Musikal Perahu Kertas menghadirkan 38 orang pemeran, 20 orang tim inti keratif, musisi, kru, dan tim produksi. Diantaranya melibatkan 13 talenta muda dari program Ruang Kreatif Intensif Musikal Budaya serta 3 peserta dari program Trinity Inkubasi. Pentas ini juga menghadirkan swing performer sebagai alternate cast pada tanggal 3, 4, 10, dan 11 Februari 2026 pukul 19.30 WIB guna menjaga stamina para pemain dan konsistensi kualitas pertunjukan.


Dari sisi musikalitas, pertunjukan Musikal Perahu Kertas layak mendapat standing ovation. Dipenuhi dengan 21 lagu orisinil hasil karya komposer Ifa Fachrir dan Simhala Avanda, dan kolaborasi dengan Ivan Tangkulung sebagai Pengarah dan Penata Musik, setiap komposisi berhasil merefleksikan emosi secara mendalam. Kehadiran TRUST Orchestra dalam mengiringi sepanjang pertunjukan semakin memperkaya pengalaman audio penonton.

Cosmo simply can't wait for the official soundtrack to be released on digital platforms!


Cosmo berkesempatan menghadiri pertunjukan perdana dari Musikal Perahu Kertas dan sangat terpukau dengan keseluruhan penampilan. Tata panggung dirancang dengan sangat presisi, mulai dari set yang dinamis, dekorasi, higga pencahayaan, semua berperan penting dalam membangun emosi penonton. Segi musikalitas juga tidak perlu diragukan lagi. 


Bagi Cosmo, sepertinya musikal ini mempunyai no skip tracks. Dan yang paling berkesan adalah cara pemeran menyampaikan emosi dalam ekspresi dan gestur yang patut diacungi jempol. bahkan dari kursi penonton yang berjarak, setiap rasa tetap tersampaikan dengan jelas.


So, this is your sign. Tiket Musikal Perahu Kertas masih tersedia melalui loket.com/Musikalperahukertas.