Penyebab dan Cara Mengatasi Wajah Tidak Simetris
Wajah tidak simetris, atau yang dikenal sebagai asimetri wajah, adalah kondisi ketika kedua sisi wajah tidak terlihat benar-benar sama. Sebenarnya, hal ini sangat wajar, karena hampir semua orang memiliki tingkat ketidakseimbangan tertentu pada wajahnya. Bahkan, beberapa penelitian menyebutkan bahwa asimetri alami bukan hanya umum, tetapi juga bisa terlihat menarik.
Namun, pada sebagian orang, perbedaannya mungkin tampak lebih jelas. Faktor seperti penuaan, riwayat cedera, serta kebiasaan gaya hidup misalnya merokok atau terlalu sering terpapar sinar matahari, juga dapat memengaruhi hal ini. Meski begitu, jika wajah kamu sejak awal memang sedikit asimetris, umumnya tidak ada alasan untuk khawatir.
Berikut, Cosmo bagikan penyebab dan cara mengatasi wajah tidak simetris. Simak, ya!
1. Penyebab wajah tidak simetris

Wajah yang tidak simetris dapat terjadi karena berbagai alasan, dan mungkin merupakan sesuatu yang dimiliki seseorang sejak lahir atau sesuatu yang berkembang secara bertahap dari waktu ke waktu. Genetika memainkan peran utama dalam membentuk struktur wajah, sehingga beberapa orang secara alami memiliki perbedaan dalam perkembangan tulang atau otot yang menyebabkan asimetri.
Ada juga, pertumbuhan yang tidak merata selama masa kanak-kanak dan remaja juga dapat membuat ketidakseimbangan wajah lebih terlihat, terkadang dipengaruhi oleh kebiasaan seperti mengisap jempol atau tidur terus-menerus dalam posisi yang sama. Masalah gigi dan gigitan, seperti maloklusi, gigitan silang, atau deviasi rahang, ternyata dapat lebih memengaruhi keseimbangan wajah dengan menyebabkan satu sisi wajah berkembang secara berbeda.
Dalam beberapa kasus, trauma atau cedera, terutama selama masa kanak-kanak, dapat mengganggu pertumbuhan tulang normal, sementara patah tulang yang sembuh tidak sempurna dapat berkontribusi pada asimetri jangka panjang. Kondisi tertentu yang memengaruhi saraf wajah, seperti kelumpuhan Bell, dapat mengurangi gerakan di satu sisi wajah dan menciptakan penampilan yang lebih tidak simetris.
Penuaan adalah faktor umum lainnya, karena perubahan elastisitas kulit, kepadatan tulang, dan distribusi lemak dapat membuat asimetri lebih menonjol dari waktu ke waktu. Bahkan kebiasaan sehari-hari, seperti mengunyah terutama di satu sisi mulut, secara bertahap dapat membangun tonus otot yang tidak merata dan menyebabkan satu sisi wajah tampak lebih menonjol daripada sisi lainnya.
2. Cara mengatasi wajah tidak simetris dengan gerakan wajah

Kamu bisa mulai dengan menggerakan beberapa bagian wajah. Ikuti 5 cara mudah berikut, ya.
1) Mengangkat Pipi: Latihan untuk Pipi yang Tidak Rata
Mengangkat pipi adalah latihan wajah sederhana yang dapat membantu mengencangkan otot pipi dan mengurangi tampilan pipi yang tidak rata. Untuk melakukannya, duduk tegak dengan bahu rileks, lalu tersenyum selebar mungkin sambil menutup bibir.
Selanjutnya, gunakan jari-jarimu untuk mengangkat setiap pipi ke atas secara perlahan dan tahan posisi tersebut selama sekitar 10 detik sebelum melepaskannya. Ulangi gerakan ini 10 kali di setiap sisi, berikan sedikit perhatian ekstra pada sisi yang terasa lebih lemah.
Seiring waktu, latihan ini dapat membantu mendukung keseimbangan wajah yang lebih baik dan meningkatkan simetri dengan memperkuat otot pipi yang kurang aktif.
2) Yoga Wajah untuk Asimetri
Latihan “V” dirancang untuk membantu mengangkat dan mengencangkan area wajah yang mungkin mulai kendur, sekaligus mendorong tampilan yang lebih seimbang dan simetris. Untuk melakukannya, bentuklah huruf “V” menggunakan jari telunjuk dan jari tengahmu, lalu letakkan di kedua sisi mata.
Selanjutnya, lihat ke atas dan sedikit menyipitkan mata sambil memberikan tekanan ringan dengan jari-jarimu. Tahan posisi tersebut selama sekitar 10 detik, lalu ulangi gerakan tersebut 10 kali.
Teknik yoga wajah sederhana ini dapat membantu meningkatkan keseimbangan setinggi mata dan mengurangi ketegangan wajah, dua faktor yang sering berperan dalam membuat asimetri lebih terlihat.
3) Latihan Penguatan Rahang
Latihan ini dirancang untuk memperkuat otot rahang, yang dapat membantu mengurangi tampilan asimetri wajah seiring waktu. Untuk melakukannya, letakkan telapak tanganmu di bawah dagu dan berikan tekanan lembut ke atas.
Pada saat yang sama, dorong rahang ke bawah melawan tangan Babes, untuk menciptakan resistensi. Tahan posisi selama sekitar 5-10 detik, lalu rileks. Ulangi gerakan ini sekitar 10 kali. Dengan latihan yang konsisten, latihan penguatan rahang dapat membantu mengatasi ketidakseimbangan garis rahang dan meningkatkan keseimbangan otot–terutama jika satu sisi wajah kamu cenderung terasa lebih lemah atau lebih dominan.
4) Dorongan Lidah
Latihan dorongan lidah adalah latihan sederhana yang dirancang untuk membantu memperbaiki ketidakseimbangan otot dengan meningkatkan koordinasi dan mengurangi dominasi sisi wajah. Untuk melakukannya, tekan lidah kamu dengan kuat ke langit-langit mulut dan tahan posisi tersebut selama sekitar 10 detik, pastikan kamu melibatkan kedua sisi wajah secara merata.
Kemudian rileks, dan ulangi gerakan tersebut 15 kali. Latihan ini dapat membantu memperkuat koordinasi rahang dan pipi, dan sangat bermanfaat bagi orang yang mengalami asimetri wajah yang terkait dengan kebiasaan posisi lidah.
5) Latihan Memiringkan Leher
Gerakan memiringkan leher adalah peregangan sederhana yang dapat membantu memperbaiki asimetri wajah yang berkaitan dengan postur tubuh. Mulailah dengan duduk tegak, lalu perlahan miringkan kepalamu ke arah bahu kiri tanpa mengangkat bahu.
Tahan peregangan selama sekitar 15 detik, lalu kembali ke posisi tengah dan ulangi di sisi kanan. Lakukan tiga set di setiap sisi. Melakukan ini secara teratur dapat membantu melepaskan ketegangan yang menumpuk di leher dan mendukung keselarasan yang lebih baik, yang dapat mengurangi ketidakseimbangan otot dan postur kepala condong ke depan yang dapat membuat asimetri wajah tampak lebih jelas.
3. Cara mengatasi wajah dengan perawatan dari ahli

Nah, jika kamu ingin melakukan perawatan bagi wajah untuk mengatasi wajah yang tidak simetris, terdapat beberapa pilihan. Mulai dari pendekatan non-invasif, kamu bisa mencoba Dermal Fillers yang terbuat dari asam hialuronat, misalnya, dapat menambah volume pada area yang tampak tidak rata, seperti pipi atau garis rahang.
Botox adalah pilihan populer lainnya, terutama ketika asimetri dipicu oleh aktivitas otot yang tidak merata, karena membantu merilekskan otot yang terlalu aktif. Jika masalahnya terkait dengan susunan gigi atau gigitan yang tidak rata, perawatan ortodontik seperti kawat gigi atau aligner bening dapat membantu meningkatkan harmoni wajah dari waktu ke waktu.
Untuk asimetri yang lebih signifikan, prosedur bedah dapat memberikan hasil yang lebih baik dan tahan lama. Operasi pengencangan wajah dapat membantu mengembalikan simetri dengan mengencangkan kulit dan memposisikan kembali jaringan wajah untuk tampilan yang lebih halus dan rata.
Blefaroplasti, atau operasi kelopak mata, dapat mengoreksi kelopak mata yang tidak rata dengan menghilangkan kelebihan kulit dan lemak, membantu area mata terlihat lebih seimbang. Operasi dagu, juga dikenal sebagai genioplasti atau mentoplasti, dapat membentuk kembali dagu untuk memperbaiki proporsi wajah, baik melalui implan, pengurangan, atau teknik pembentukan kontur.