Tory Burch Hadirkan Gaya Preppy yang Klasik dan Modern di Koleksi Fall/Winter 2026

Rayoga Akbar 25 Feb 2026

Pernah merasa overwhelmed dengan segala berita dan kontroversi yang datang silih berganti? Kamu tidak sendiri. Saya pun merasakannya dan ternyata begitu juga dengan Tory Burch.

Untuk koleksi Fall/Winter 2026, desainer asal Amerika Serikat ini menuangkan kegelisahan tersebut ke dalam koleksi yang terasa seperti sebuah jeda. Sebuah refleksi tentang hal-hal yang tetap bertahan, terutama di tengah masa penuh kekacauan dan keputusasaan. Dalam keterangan resminya, ia menyebut koleksi ini sebagai meditasi atas apa yang abadi, tentang klasik yang dibentuk oleh sejarah dan fungsi, namun menjadi personal lewat pengalaman masing-masing.

Namun perlu digarisbawahi: klasik bukan berarti retro. Nostalgia bukan bahasa utama yang ia gunakan. Siluetnya tetap modern, pragmatis, dan terasa sangat personal. 

Inspirasi di Balik Tory Burch Fall/Winter 2026

Tory Burch Fall/Winter 2026
Meski berangkat dari refleksi sosial, inspirasi koleksi ini justru terasa personal. Salah satunya datang dari celana corduroy klasik milik sang ayah. Tory menerjemahkannya dalam potongan lurus dan lebar, dipadukan dengan sweater serta kemeja. Hasilnya? Gaya preppy yang kasual, namun tetap polished.

Gayanya sendiri versatile, bisa dikenakan dengan T-shirt untuk tampilan santai, atau ditumpuk bersama oversized blazer untuk kesan lebih formal dan sedikit boyish.  Selain membawa kembali celana corduroy, Tory Burch juga menghadirkan sederet tren lainnya pada koleksi terbarunya. Keep scrolling

Not Your Casual Cardigan

Tory Burch Fall/Winter 2026

Di tangan Tory Burch, kardigan bukan lagi luaran basic untuk sehari-hari. Sang desainer mentransformasikannya menjadi busana yang lebih opulent. Sematan detail bordir badla yang dikerjakan secara hand-made oleh artisan India memberikan dimensi baru pada siluet yang klasik.

Di runway, kardigan ini dipadukan dengan pencil skirt untuk tampilan yang elegan. Namun kamu juga bisa bereksperimen lebih dengannya. Ia bisa menjadi layering piece untuk sehari-hari, atau bahkan aksen festive saat dikenakan di atas gaun formal favoritmu. Comfort meets glamour, without trying too hard.


Pleats and Knots

Tory Burch Fall/Winter 2026
Lipit dan simpul menjadi eksplorasi teknik yang menarik musim ini. Alih-alih terasa tradisional, Tory mengemasnya dengan pendekatan yang lebih kontemporer.

Terlihat pada midi dress berbahan satin yang jatuh lembut mengikuti tubuh, hingga gaun off-shoulder dengan detail simpul yang cantik. Aksen lipit juga membuat sleeveless dress yang sporty menjadi lebih feminin dan modern. 


Oversized Outerwear

Tory Burch Fall/Winter 2026
Tak hanya bermain dengan gaya preppy, Tory Burch juga menyelipkan sentuhan boyish lewat eksplorasi outerwear bersiluet oversized.

Tailored coat hadir dengan potongan drop shoulder yang mengingatkan pada gaya era 1940-an, namun tetap terasa modern. Trench coat dibuat dalam material kulit mengilap yang memberikan kesan bold, sementara sporty coat tampil dengan potongan rounded yang membuatnya semakin edgy.

Detail craftsmanship menjadi highlight tersendiri terutama pada mantel dengan bordir lanskap yang berkesan eklektik. 


Citrusy Sophistication

Tory Burch Fall/Winter 2026
Palet koleksi ini memang didominasi warna-warna netral dan redup yang identik dengan musim gugur dan dingin. Namun Tory menyuntikkan energi lewat semburat oranye yang vibrant.

Let’s be honest, orange is a tricky color. Tory Burch memberi ide styling trick yang aplikatif: turtleneck oranye dipadukan dengan setelan jas untuk tampilan kantor yang statement namun tetap sophisticated. Untuk pendekatan sporty chic, ia mengombinasikan turtleneck dengan rok midi yang sleek. Bold, tapi tetap refined.


Aksesori yang Pragmatis dan Effortlessly Chic

Tory Burch Fall/Winter 2026
Untuk lini aksesori, Tory Burch memperkenalkan dua tas baru yang mencerminkan dua sisi berbeda koleksi ini.

Seri Bunny Knot tampil klasik dengan detail quilted  yang menjadi signature baru. Sementara itu, tas duffle berukuran mini menawarkan pendekatan yang lebih pragmatis, versatile, dan effortlessly cool.

Pada akhirnya, koleksi Fall/Winter 2026 dari Tory Burch ini terasa lebih dari sekadar refleksi personal terhadap geliat sosial di sekitarnya. Ia seperti menjawab kebutuhan kita hari ini. Di tengah siklus tren yang bergerak semakin cepat, kita justru semakin mendambakan pakaian yang klasik namun tetap modern, simpel tanpa terasa basic, dan relevan dikenakan dari pagi hingga malam tanpa perlu banyak penyesuaian.

Saat dunia terasa tidak menentu, pilihan busana yang pragmatis yang tidak membuat kita overthinking setiap kali membuka lemari, bisa menjadi bentuk self-coping mechanism yang sederhana, namun signifikan.