Cara Mengatasi Kantuk Saat Bulan Puasa
Rasa kantuk yang luar biasa saat menjalani ibadah puasa memang sering membuat kita kurang fokus menjalani aktivitas. Fenomena "mata berat" ini wajar banget terjadi karena tubuh kamu lagi beradaptasi sama perubahan jam tidur dan pola makan.
Nah, biar produktivitas kamu nggak turun dan kamu nggak cuma jadi "zombie" di kantor atau kampus, Cosmo bagikan cara mengatasi kantuk saat bulan puasa dengan trik yang simpel tapi ampuh.
Kenapa Sih Kita Gampang Banget Ngantuk Pas Puasa?
Saat puasa, jam biologis kamu berubah drastis karena harus bangun sahur. Ini memotong siklus tidur nyenyak (deep sleep) yang biasanya kamu dapatkan di jam-jam itu.
Selain itu, asupan oksigen dan glukosa ke otak cenderung menurun karena perut kosong. Tapi, penyebab yang paling sering tidak disadari adalah dehidrasi. Pas tubuh kamu kurang cairan, darah jadi sedikit lebih kental, jantung kerja lebih keras, dan otak jadi lebih cepat capek. Akhirnya? Menguap terus-terusan.
Strategi Sahur: Jangan Cuma Asal Kenyang
Cara mengatasi kantuk saat bulan puasa yang paling dasar sebenarnya dimulai sejak kamu makan saat sahur.
Mungkin masih banyak yang berpikir untuk memperbanyak asupan nasi agar kuat menjalani puasa. Padahal, makan karbohidrat berlebihan, apalagi yang cepat saji seperti nasi putih atau mie instan, malah bikin kamu cepat ngantuk.
Kenapa? Karena makanan itu bikin gula darah naik drastis tapi turunnya juga cepat (sugar crash). Saat gula darah turun itulah rasa lemas dan kantuk menyerang.
Trik buat kamu:
Pilih Karbo Kompleks: Coba ganti atau campur nasi putih dengan nasi merah, ubi, atau oatmeal. Energi yang dihasilkan lebih stabil dan awet sampai sore.
Protein itu Wajib: Telur, dada ayam, atau tempe bakal bikin kamu kenyang lebih lama.
Hati-hati dengan kafein: Kalau kamu terbiasa minum kopi saat sahur, mending dikurangi. Kopi itu bersifat diuretik yang bikin kamu lebih sering buang air kecil, alhasil tubuh jadi lebih cepat dehidrasi di siang hari.
Power Nap 15 Menit

Kalau kantuknya sudah nggak tertahankan lagi, jangan dipaksa buat melek sambil melamun. Itu nggak produktif sama sekali. Solusi paling jitu adalah melakukan Power Nap.
Ini adalah tidur siang singkat selama 15 sampai 20 menit saja. Ingat ya, jangan lebih dari 30 menit! Kalau kamu bablas tidur sampai satu jam, kamu bakal ngerasa pusing dan makin lemas pas bangun atau istilah lainnya sleep inertia.
Waktu istirahat kantor bisa kamu pakai buat terpejam sebentar. Tidur singkat ini seperti tombol restart buat otak kamu. Begitu bangun, kamu bakal ngerasa jauh lebih segar dan siap tempur lagi sampai waktu berbuka.
Gerak Dikit, Segar Kemudian

Jangan biarkan dirimu terpaku di kursi seharian. Duduk diam dalam waktu lama di ruangan ber-AC itu bisa cepat mengundang rasa kantuk. Kalau kamu mulai merasa "redup", coba deh lakukan gerakan-gerakan kecil.
Coba berdiri, jalan kaki ke toilet untuk cuci muka, atau sekadar peregangan ringan di meja kerja. Gerakan fisik ini bakal memicu detak jantung sedikit meningkat dan aliran oksigen ke otak jadi lebih lancar.
Kalau kantormu punya jendela dengan akses cahaya matahari, coba deh berjemur tipis-tipis selama 5 menit. Sinar matahari alami membantu menekan hormon melatonin (hormon tidur) dan memberikan sinyal ke otak kamu kalau "Hei, ini masih siang, jangan tidur dulu!"
Ambil Air Wudu dan Cuci Muka
Ini adalah tips klasik yang nggak pernah gagal. Air dingin punya efek kejut yang bisa bikin saraf-saraf kamu bangun seketika. Saat kamu merasa sudah mulai nggak fokus, pergilah ke kamar mandi. Basuh wajah dengan air dingin, atau sekalian ambil air wudu untuk salat.
Selain menyegarkan secara fisik, wudu juga bisa bikin perasaan kamu lebih tenang dan jernih secara mental. Ini cara yang sangat efektif buat mengusir rasa penat sekaligus dapet pahala juga, kan?
Atur Jadwal Kerja Berdasarkan Energi
Kamu harus pintar-pintar memetakan energimu sendiri. Biasanya, tingkat fokus paling tinggi saat puasa itu ada di pagi hari setelah subuh sampai jam 10 atau 11 siang. Pakai waktu emas ini untuk mengerjakan tugas-tugas yang paling berat, paling mikir, atau yang paling bikin stres.
Nah, pas jam-jam rawan kantuk mulai jam 1 sampai jam 3 sore, kerjakan tugas-tugas yang sifatnya ringan atau rutin. Misalnya membalas email, mengatur file, atau input data yang kurang butuh kreativitas tinggi. Dengan begini, meskipun kamu agak ngantuk, pekerjaanmu tetap beres.
Pola Minum 2-4-2 Agar Tetap Hidrasi
Seperti yang dibahas tadi, dehidrasi adalah musuh utama fokus kamu. Karena tidak bisa minum di siang hari, kamu harus "balas dendam" di waktu malam dengan cara yang cerdas. Jangan langsung minum 2 liter pas buka puasa ya, perut kamu bisa kaget!
Gunakan pola 2-4-2:
2 Gelas saat Berbuka: Satu gelas saat membatalkan puasa, satu gelas lagi setelah makan berat.
4 Gelas di Malam Hari: Minum secara bertahap dari habis tarawih sampai sebelum tidur.
2 Gelas saat Sahur: Satu gelas saat baru bangun, satu gelas lagi setelah selesai makan sahur.
Kalau kebutuhan cairanmu terpenuhi, sel-sel di otakmu bakal tetap happy dan tidak mudah mengirim sinyal lelah yang bikin kamu ngantuk berlebihan di siang hari.
Gimana Babes? Sudah siap mempraktikkan trik ini? Semoga puasamu lancar dan tetap produktif ya!