Ketahui Manfaat Daun Mint untuk Kesehatan
Daun mint merupakan salah satu jenis tanaman herbal yang cukup populer. Well, hal ini karena daun mint cukup sering digunakan untuk menambahkan aroma dalam masakan, membuat minuman menjadi lebih segar, hingga menjadi tanaman herbal yang baik untuk kesehatan kita, Dear.
ICYDK, daun mint mengandung sejumlah nutrisi seperti vitamin A, folat, berbagai mineral seperti zat besi, kalium, dan mangan yang penting untuk produksi hemoglobin dan meningkatkan fungsi otak.
Selain itu, mengonsumsi daun mint bermanfaat bagi kesehatan kita, tetapi mengoleskan pasta daun mint pada kulit juga bermanfaat. Masker, gel, atau minyak esensial mint yang dioleskan pada puting dan area areola setelah menyusui dapat menenangkan puting dan areola yang pecah-pecah serta mengurangi rasa sakit setelah menyusui.
Cosmo Babes, Ketahui Manfaat Daun Mint untuk Kesehatan!

Untuk mengetahui lebih lengkap, berikut ini Cosmo telah merangkum deretan manfaat daun mint untuk kesehatan. Make sure to check this out, Cosmo Babes!
Mengatasi Masalah Pencernaan
First thing first, daun mint dapat membantu mengobati gangguan pencernaan seperti sindrom iritasi usus dan gangguan pencernaan yang menyebabkan rasa tidak nyaman di perut bagian atas.
Daun mint, termasuk peppermint, mengandung senyawa terapeutik seperti L-menthol yang memiliki sifat relaksasi otot. L-menthol memblokir saluran kalsium yang menyebabkan kontraksi pada otot polos, yang dapat meredakan sakit perut dan diare, Babes.
Selain itu, senyawa anti inflamasi dan antioksidan dalam mint dapat membantu mengurangi peradangan dan kerusakan sel pada penderita sindrom iritasi usus.
Melansir dari Health, sebuah tinjauan terhadap 12 studi yang melibatkan 835 orang menemukan bahwa mengonsumsi minyak peppermint selama 2-12 minggu secara signifikan memperbaiki sakit perut, kembung, dan gas.
Meningkatkan Kinerja Kognitif
Turns out, beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen minyak peppermint dapat meningkatkan kinerja kognitif, Girls.
Mint mengandung senyawa yang dapat meningkatkan fungsi kognitif, di mana senyawa ini memengaruhi neurotransmiter seperti asam γ-aminobutirat (GABA) dan menghambat asetilkolinesterase (AChE). AChE adalah enzim yang memecah asetilkolin, neurotransmiter yang vital untuk perhatian dan memori
Sebuah studi yang melibatkan 24 orang menemukan bahwa pengobatan dengan dosis tunggal 100 mikroliter minyak peppermint meningkatkan kinerja tes kognitif. Pengobatan ini juga mengurangi kelelahan mental yang terkait dengan kinerja tugas kognitif yang berkepanjangan.
Membantu Meredakan Mual
Aroma mint yang menenangkan dapat membantu meredakan mual. Selain itu, aromaterapi mint dapat mengurangi mual dan muntah pada orang yang menjalani pengobatan kanker.
Sebuah penelitian yang melibatkan 84 orang penderita kanker payudara yang menjalani kemoterapi menemukan bahwa mengonsumsi 40 tetes minyak esensial peppermint dalam air setiap delapan jam secara signifikan mengurangi mual, muntah, dan nafsu makan yang rendah.
Namun, sebagian besar penelitian tentang efek mint terhadap mual dan muntah berfokus pada aromaterapi, bukan suplemen.
Dapat Menyamarkan Bau Mulut
Melansir dari Healthline, permen karet rasa mint dan permen penyegar napas adalah beberapa hal pertama yang dicari orang ketika mencoba mencegah atau menghilangkan bau mulut.
Menurut sumber yang lebih lama, sebagian besar produk ini dapat menutupi bau napas tidak sedap selama beberapa jam. Namun, produk-produk ini hanya menutupi bau napas dan tidak mengurangi bakteri atau senyawa lain yang menyebabkan bau napas tersebut.
Di sisi lain, minum teh peppermint dan mengunyah daun segar mungkin dapat menutupi bau mulut dan membunuh bakteri, karena studi tabung reaksi telah menyoroti efek anti bakteri dari minyak peppermint.