5 Olahraga Low Intensity yang Cocok Saat Berpuasa
Badan lemas, motivasi hilang, dan tidak fokus adalah ciri ciri nyata dari orang yang sedang menunaikan puasa. Sebenarnya hal tersebut sangat wajar, namun jika dibiarkan akan mengganggu performa harianmu. Agar harimu tetap produktif, salah satu cara agar lebih bersemangat menjalani aktivitas saat berpuasa adalah dengan berolahraga rutin.
Walau terdengar kontradiktif, aktifitas fisik yang ringan justru dapat membantumu untuk tetap fokus dan tidak mudah lelah. Bekerja dengan memompa darah dan oksigen ke otak, olahraga ringan juga melepas perangsangan hormon endorfin yang membuat tubuh menjadi segar dan meningkatkan konsentrasi. Yuk simak deretan olahraga low intensity yang dapat kamu lakukan saat berpuasa.
1. Yoga

Pilihan yang ideal untuk mengembalikan fokusmu saat berpuasa adalah yoga. Bertujuan utama sebagai media meditasi yang merelaksasi tubuh serta pikiran, gerakan lembut dan terkontrol dari aktivitas yoga juga dapat diklasifikasikan menjadi olahraga ringan. Selain itu, latihan pernapasan atau pranayama dapat meningkatkan fokus.
Jendela waktu paling optimal untuk melaksanakan yoga saat berpuasa adalah sebelum iftar. Perut yang kosong membuat tubuh lebih mudah untuk tenang dan seimbang saat melakukan pose yoga. Jika belum menyanggupinya, kamu juga dapat melakukan yoga setelah berbuka puasa sebelum makan malam. Perut setengah terisi dapat meningkatkan fokus tanpa menciptakan rasa mual setelah makan.
2. Pilates

Untuk membangunkan kembali ototmu tanpa menguras terlalu banyak energi, pilates bisa menjadi opsi. Fokusnya pada latihan otot inti tubuh tidak banyak menggunakan banyak gerakan ekstrim. Gerakan dengan tempo yang lambat tidak akan menaikkan detak jantungmu secara berlebihan sehingga tidak membakar banyak cadangan air pada tubuhmu.
Intensitas pilates yang cenderung ringan sangat cocok untuk dilakukan saat berpuasa. Namun ,jika bagimu olahraga pilates kurang berkeringat, kamu dapat mengikuti kelas pilates yang dikombinasikan dengan kardio atau strength training. Tentunya dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi kamu dijamin akan lebih merasakan pedas.
3. Hiking/Trekking

Hembusan udara segar di pagi hari dipastikan dapat menambah semangat mu. Gunakan waktu pagimu di akhir pekan dengan berjalan santai di tengah pemandangan apik guna menyegarkan pikiran. Agar tidak menghabiskan tenagamu pada pagi hari, hendaknya pilihlah rute yang landai atau tidak terlalu menanjak.
Additional benefits! Menurut ahli kesehatan, berjalan santai juga dapat melancarkan peredaran darah. Bahkan sebenarnya kita dianjurkan untuk berjalan setidaknya 5,000 langkah setiap hari.
4. Cycling

Jika kamu penggemar berat kardio, tidak masalah. Bersepeda atau cycling santai dapat kamu lakukan sebagai aktivitas ber kardio ringan yang menyenangkan. Faktanya, bersepeda dapat membakar kandungan gula pada tubuhmu.
Olahraga yang satu ini juga membantu kesehatan jantung tanpa membuat cepat lelah. Agar stamina tetap terjaga hingga waktu berbuka puasa, pilih kecepatan yang stabil tergantung kemampuanmu.
5. Renang

Bagi dirimu yang menginginkan full body workout namun menolak sensasi lelah dan haus setelahnya, renang bisa jadi jawaban untukmu. Olahraga renang, melibatkan hampir semua otot pada tubuh. Tenang saja, air yang menopang aktivitas renang membantu tubuh agar tetap rileks dan mengurangi rasa lelah saat berpuasa. Selain renang, aktivitas lain yang dilakukan pada kolam renang seperti polo air, ataupun jalan santai juga bisa jadi cara efektif untuk recharge energi, babes!
Pada akhirnya, jenis olahraga yang kamu pilih bukan hal yang penting. Selama aktivitas tersebut mampu menjaga energi tetap stabil dan bertenaga saat berpuasa, pilihan workout apapun bisa menjadi andalan!