Arti Me Time dan Quality Time
Cosmo yakin kamu sudah cukup familiar dengan istilah me time dan quality time. Meskipun sama-sama tentang menikmati waktu, kedua istilah ini berbeda dan memiliki konsep masing-masing, lho.
Namun, baik me time atau quality time sama pentingnya, mengingat ada kalanya kita membutuhkan waktu untuk diri sendiri, namun ada momen lain di mana kita membutuhkan waktu yang berkualitas bersama orang lain.
Oleh karena itu, berikut ini Cosmo akan menjelaskan apa arti me time dan quality time. Don’t miss out, Cosmo Babes!
Apa Itu Me Time?

First thing first, Cosmo akan menjelaskan apa itu me time. Dalam bahasa Inggris, kata ‘Me Time’ jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berarti waktu untuk diri sendiri.
Waktu untuk diri sendiri merupakan upaya untuk meluangkan waktu yang sangat dibutuhkan untuk mengisi kembali energi kamu, Babes. Momen ini juga tentang hadir sepenuhnya bersama diri sendiri, mulai dari pikiran dengan tubuh.
Well, me time sendiri bisa dihabiskan dengan berbagai cara dan dapat bervariasi dari satu orang ke orang lainnya. Mulai dari membaca buku, berjalan jalan, melakukan self-care, dan masih banyak lagi. Selama kamu melakukannya sendirian dengan pikiran yang mindfulness, kamu telah melakukan me time atau waktu untuk diri sendiri.
Mengapa waktu untuk diri sendiri sangat penting? Well, karena pikiran dan tubuh kita terhubung, agar keduanya bisa berfungsi optimal, maka kedua komponen ini perlu selaras, Dear.
Ketika tidak selaras, kamu mungkin akan merasakan perubahan pada keduanya. Misalnya, stres dan ketegangan dapat bermanifestasi dalam tubuhmu sebagai rasa sakit dan nyeri seperti kram perut, sakit punggung atau leher, atau bahkan migrain.
Dan prinsip yang sama berlaku sebaliknya. Jika kamu mengalami cedera fisik yang membatasi untuk melakukan aktivitas biasa, kamu mungkin akan merasakan perubahan suasana hati, motivasi, atau konsentrasi.
Tips Melakukan Me Time
Bernapas dengan Perlahan dan Fokus
Memfokuskan pada napas adalah cara ampuh untuk membangun kembali koneksi pikiran-tubuh ketika kamu hanya memiliki beberapa menit.
Mengambil napas dalam-dalam secara sadar memungkinkan tubuhmu untuk mematikan stres apa pun yang telah distimulasi secara bawah sadar. Ini mengatur ulang tubuh dan pikiranmu dari mode "melawan atau lari" menuju "istirahat dan mencerna".
Saat kamu menarik napas, fokuskan pada bagian tubuh yang berbeda. Ini membangun kembali koneksi pikiran-tubuh dan memulihkan semangatmu. Bahkan, membangun praktik meditasi yang konsisten akan menghasilkan hasil positif jangka panjang seperti peningkatan daya ingat dan kemampuan untuk fokus, Babes.
Lepaskan Diri dari Teknologi Sejenak
Tidak kalah penting, saat melakukan me time kamu sebaiknya melepaskan diri dari teknologi sejenak, Dear. Perlahan-lahan, matikan semua notifikasi di ponsel dan gadget lainnya, serta untuk berjaga-jaga menyimpan kontak darurat yang bisa menghubungi kamu.
Kemudian, cobalah untuk rileks. Manfaatkan kesempatan untuk tidur siang atau menulis jurnal, fokuskan perhatian pada aktivitas itu saja sambil mempertahankan sikap menerima dan mencintai diri sendiri.
Jernihkan Pikiran Melalui Aktivitas Santai
Ambil buku mewarnai untuk dewasa dan putar musik instrumental. Atau, lakukan proyek rumah yang ringan, seperti membersihkan lemari atau menyeka kabinet. Menyelesaikan sesuatu dari daftarmu dan membuat kemajuan dapat menjadi bentuk perawatan diri jika itu membantumu merasa diperhatikan.
Raih Tujuan Secara Bertahap
Jika kamu memiliki rencana untuk tahun ini atau daftar keinginan, luangkan waktu untuk membuat kemajuan dalam mencapai tujuan tersebut, Babes. Lakukan riset, lakukan panggilan telepon, atau buat kemajuan yang bermakna, menyenangkan, dan memuaskan menuju impianmu.
Apa Itu Quality Time?

Moving on into the quality time. Istilah ini berasal dari bahasa Inggris yang jika diterjemahkan berarti waktu berkualitas. Quality time juga cenderung mengarah pada waktu berkualitas yang dihabiskan bersama keluarga, teman, anak, atau pasangan, Babes.
Pada dasarnya, quality time berarti hadir sepenuhnya bersama seseorang, secara mental, emosional, dan fisik.
Ini tentang saling memberi perhatian dengan cara yang terasa disengaja. Ini bisa berupa percakapan mendalam saat makan malam di restoran Italia favorit, sore hari yang dihabiskan untuk melakukan aktivitas baru, atau sekadar berjalan-jalan dan saling bertukar kabar.
Selain itu, quality time berbeda bagi setiap orang. Bagi sebagian orang, ini tentang petualangan dan pengalaman bersama. Bagi yang lain, ini tentang percakapan mendalam dan koneksi emosional.
Tips Melakukan Quality Time Bersama Pasangan
Tentukan Waktu Bersama
First thing first, kamu perlu menentukan kapan waktu untuk melakukan quality time bersama pasangan. Pastikan kamu dan si dia sama-sama memiliki waktu luang yang panjang agar bisa menikmati waktu bersama tanpa terinterupsi hal lain, seperti misalnya pekerjaan yang mendadak datang.
Pilih Aktivitas yang Ingin Dilakukan
Saat quality time bersama pasangan, sangat penting untuk memilih aktivitas yang ingin dilakukan bersama, Babes.
Misalnya, mencoba restoran Italia baru yang sedang populer, menikmati quality time di rumah saja dengan menonton series favorit, mencoba agenda petualangan baru seperti hiking bersama, dan masih banyak lagi.
Be Present
Tidak kalah penting, kamu dan si dia harus benar-benar hadir untuk saat ini. Cobalah untuk tidak terdistraksi dengan hal lain dan fokus kepada satu sama lain. Lakukan deep talk, tanyakan kabar satu sama lain, nikmati kegiatan yang tengah dijalani saat ini, serta jauhkan diri masing-masing dari penggunaan gadget selama quality time berlangsung.