Deretan Tips Journaling untuk Pemula
Salah satu ide hobi atau kegiatan baru yang bisa kamu coba yakni journaling. ICYDK, journaling merupakan kegiatan menulis jurnal, yakni kumpulan pikiran, perasaan, tujuan, ambisi, rasa syukur, dan hal-hal lain yang bisa membantu kamu.
Jurnal bisa dibilang merupakan sesuatu yang sangat pribadi, di mana kamu bisa ‘berbicara’ kepada diri sendiri di saat ini atau apa yang ingin kamu wujudkan di masa mendatang. Semua pikiran tersebut dituangkan dalam tulisan, foto-foto, hingga hal lainnya yang bisa kamu ungkapkan di jurnal.
Bagi kamu yang belum pernah melakukan journaling, kamu mungkin merasa bingung mengenai apa saja yang perlu dilakukan atau bagaimana cara melakukannya. But, no worries! Cosmo hadir di sini untuk membantu kamu, Dear~
Simak Deretan Tips Journaling untuk Pemula!

Berikut ini Cosmo akan memberikan deretan tips journaling untuk pemula yang bisa kamu coba. Here you go, Cosmo Babes~
1. Pilih Jurnal yang Cocok untuk Kamu
First thing first, Cosmo sarankan kamu untuk memilih jurnal yang disukai dan sesuai dengan kebutuhanmu, Dear. Beberapa orang lebih menyukai buku catatan klasik, sementara yang lain lebih menyukai jurnal daring, aplikasi telepon, atau bullet journal.
Jurnal fisik bervariasi ukurannya dan akan bertahan tergantung pada seberapa banyak kamu menulis di dalamnya dan seberapa sering. Well, kamu bahkan dapat mempertimbangkan untuk membuat jurnal sendiri dari kertas bekas layak pakai, lho!
2. Luangkan Waktu untuk Menulis Jurnal
Kamu bisa meluangkan waktu tertentu dalam sehari atau seminggu untuk menulis jurnal. Ini bisa di pagi hari, sebelum tidur, atau saat istirahat makan siang.
Beberapa orang memilih menulis jurnal di pagi hari saat pikiran masih jernih, namun ada juga yang lebih menyukai journaling di malam hari sebelum tidur. Kapan pun waktu yang kamu pilih, kamu bisa menyesuaikannya sesuai kebutuhan dan keinginanmu, Babes!
3. Tetapkan Tujuan
Menetapkan tujuan saat menulis jurnal dapat membantu kamu agar tetap fokus. Alih-alih hanya menulis dan melupakannya begitu saja, kamu bisa membuat tujuan di awal seperti apakah kamu ingin menulis jurnal berisi goals-goals yang akan dicapai, gratitude journal atau jurnal berisi ungkapan-ungkapan syukur, junk journal yang berisi ide-ide kreatif dan dibuat dari berbagai dekorasi dan tema, serta lainnya.
4. Mulai dari Langkah Kecil
Well, kamu tidak harus menulis jurnal dalam beberapa halaman setiap kali kamu membuka buku jurnalmu. Mulailah dari langkah-langkah kecil seperti menuliskan perasaanmu di hari itu, kegiatan apa saja yang dilakukan, atau musik apa yang sedang kamu dengarkan.
Kamu juga bisa mulai dengan beberapa kalimat, dan perlahan-lahan kembangkan kalimat tersebut menjadi sebuah cerita. Kamu juga bisa merangkum hal-hal menyenangkan apa saja yang kamu lakukan di hari itu, atau mungkin hal-hal kurang menyenangkan yang terjadi.
5. Coba Eksperimen dalam Penulisan Jurnal
Ada banyak gaya penulisan jurnal, termasuk jurnal rasa syukur, refleksi harian, penetapan tujuan, dan banyak lagi. Bereksperimenlah dengan berbagai gaya untuk membantu kamu memutuskan jenis mana yang paling cocok untukmu.
Well, kamu mungkin menemukan bahwa hari-hari tertentu membutuhkan gaya tertentu, sementara hari-hari lain memerlukan pendekatan yang sama sekali berbeda. Terbukalah terhadap apa yang terasa tepat pada saat itu.
6. Menulis dengan Bebas
Kamu tidak perlu khawatir tentang menulis jurnal, karena tidak ada yang benar atau salah saat journaling, Dear. Kamu bisa menulis dengan bebas sesuai inspirasi, ide, dan kreativitas yang kamu miliki. Tidak akan ada orang yang bisa memberikan judgement pada journaling kamu!