Fakta Menarik Comeback TXT '7TH YEAR'
Tahun 2026 menjadi tonggak sejarah yang sangat emosional bagi boy group TOMORROW X TOGETHER (TXT) bersama para penggemarnya, MOA.
Setelah resmi melewati "kutukan 7 tahun" dengan pembaruan kontrak seluruh member pada tahun 2025 lalu, Soobin, Yeonjun, Beomgyu, Taehyun, dan Huening Kai merilis mini album kedelapan mereka yang bertajuk ‘7TH YEAR: A Moment of Stillness in the Thorns’ pada 13 April 2026.
Bagi TXT, album ini adalah pengakuan jujur dan refleksi mendalam mereka tentang perjalanan karier sejak debut pada 2019. Penasaran apa saja yang membuat comeback kali ini begitu spesial? Berikut Cosmo berikan beberapa fakta menariknya!
Makna di Balik Judul yang Puitis

TXT dikenal sebagai rajanya judul lagu dan album yang panjang serta puitis. Kali ini, mereka kembali ke "akar" tersebut. Judul lengkap album ini, ‘7TH YEAR: When the Wind Stopped Briefly in the Thorns’, atau dalam versi Inggris resminya A Moment of Stillness in the Thorns, memberikan kesan magis sekaligus melankolis. Khas TXT banget pokoknya!
Dalam pernyataan resminya, BIGHIT MUSIC menyebutkan bahwa frasa "7TH YEAR" melambangkan perjalanan tujuh tahun karier mereka yang dikemas secara padat. Sementara itu, sub-judulnya yang panjang mengingatkan fans pada era awal TXT, seperti ‘CROWN’ atau ‘Run Away’.
Bedanya, jika dulu mereka bercerita tentang fantasi remaja, kali ini mereka bicara tentang realitas kedewasaan.
Lagu Utama ‘Stick With You’ yang Lahir dari Rasa Takut Kehilangan

Title track album ini berjudul ‘Stick With You’. Menariknya, lagu ini memiliki judul Korea yang jika diterjemahkan berarti "Untuk satu hari lagi, dan kemudian satu hari lagi."
Dalam konferensi pers untuk perilisan album ini, Beomgyu mengungkapkan fakta menyentuh di balik lagu ini:
Lagu ini mengusung genre electro-pop dengan sentuhan techno-punk dan drum vintage 909. Rasanya seperti sedang berkendara di tengah kota yang penuh lampu neon di malam hari, sedikit kesepian, tapi penuh harapan.
Meninggalkan “Lore” demi Kejujuran Diri

Selama ini, TXT sangat lekat dengan konsep lore atau cerita fantasi yang rumit, seperti ‘The Dream Chapter’ atau ‘The Chaos Chapter’. Namun, di album ‘7TH YEAR’ ini, TXT melakukan langkah berani dengan sedikit "melepaskan" topeng karakter mereka.
Para member menyebut album ini sebagai hasil dari obrolan jujur dengan tim produksi. Mereka tidak lagi berperan sebagai "anak laki-laki dengan tanduk", melainkan sebagai lima pemuda yang sedang mengevaluasi hidup mereka setelah tujuh tahun di industri.
Soobin menjelaskan, "Duri (Thorns) dalam judul album ini melambangkan tekanan dan keraguan yang kami rasakan sejak debut, sementara 'keheningan' adalah waktu yang kami ambil untuk bernapas sejenak."
Visual Estetik: Kontras Antara Hitam-Putih dan Warna Neon
Jika kalian melihat trailer dan foto konsepnya, kalian akan disuguhi visual yang sangat kontras.
Ada empat versi konsep utama, yaitu THORN, menampilkan duri berwarna neon di tengah visual hitam-putih menjadi simbol kuat bahwa di tengah kegelapan atau tekanan, masih ada sisi diri mereka yang tetap "menyala".
HUNGER, yang menampilkan member di lanskap perkotaan yang retak dan hancur; TENSION, mengusung tema gothic di ruang makan gelap dengan nuansa ungu tua yang misterius; dan ANXIETY, yang menggunakan teknik infrared sehingga hutan dan air tampak berwarna pink dan magenta elektrik.
Menampilkan Aktris Jeon Jong Seo dalam MV
Salah satu kejutan terbesar dalam video musik ‘Stick With You’ adalah kehadiran aktris papan atas Jeon Jong Seo. Ini adalah pertama kalinya TXT berkolaborasi dengan aktris ternama dalam skala sinematik seperti ini.
Interaksi antara member TXT dan Jeon Jong Seo memberikan dinamika akting yang luar biasa. Soobin sempat bercerita dalam sebuah wawancara bahwa ia kagum dengan transformasi sang aktris. “Dia sebenarnya cukup pemalu saat pertama kali bertemu, tapi begitu kamera menyala, auranya berubah total dan membantu kami lebih meresapi emosi dalam lagu tersebut,” ungkap sang leader.
Eksperimen Genre: Sentuhan Techno dan Miami Bass
Secara musikalitas, album ini adalah wilayah baru bagi TXT. Selain electro-pop di lagu utama, ada beberapa lagu B-side yang wajib masuk playlist kalian:
- ‘Bed of Thorns’: Lagu pembuka dengan melodi synth yang megah dan backbone elektro-pop yang kuat.
- ‘So What’: Mengusung genre Miami Bass yang energetik dan "nakal", menunjukkan sisi lain TXT yang lebih santai.
- ‘21st Century Romance’: Sebuah lagu meditatif yang etereal, cocok didengarkan saat ingin menenangkan pikiran.
- ‘Dream of Mine’: Lagu penutup yang terasa seperti sebuah helaan napas panjang setelah perjalanan yang melelahkan.

Comeback TXT '7TH YEAR' adalah bukti bahwa pertumbuhan sebuah grup idola tidak hanya diukur dari angka penjualan, tapi juga dari kedalaman pesan yang disampaikan. Lewat album ini, TXT menunjukkan bahwa mereka sudah bukan lagi "adik kecil" BTS, melainkan artis mandiri yang berani jujur pada rasa takut, cinta, dan impian mereka.
Bagi MOA, album ini adalah sebuah pelukan hangat. Sebuah janji bahwa duri-duri di masa lalu hanyalah bagian dari proses untuk menjadi lebih kuat. Seperti kata lirik dalam ‘Stick With You’, mereka akan terus melangkah maju, satu hari lagi, dan satu hari lagi.
Bagaimana menurutmu, MOA? Lagu mana yang paling mewakili perasaanmu di album ini?