Cara Merawat Kuku agar Tidak Mudah Patah

Redaksi 2 15 Apr 2026

Mendapati kuku panjang yang sudah susah payah dirawat berminggu-minggu ternyata patah di bagian pinggir, rasanya campur aduk antara kesal, sedih, dan gemas ingin memotong semua kuku sekalian.

Padahal, kuku yang sehat dan kuat bukan cuma soal estetika atau agar terlihat cantik saat pakai kutek saja, lho.  Kuku adalah cerminan kesehatan tubuh kita secara keseluruhan. Kalau kuku kamu sering banget bermasalah, itu tandanya kuku kamu butuh perhatian ekstra.

Buat kamu yang ingin punya kuku yang kuat dan cantik, yuk simak cara merawatnya agar tidak mudah patah berikut ini.

1. Jaga Kelembapan

Sama seperti kulit wajah dan rambut, kuku juga butuh hidrasi. Kuku yang kering akan menjadi kaku, dan sesuatu yang kaku cenderung lebih mudah patah saat terkena benturan.

Gunakan Hand & Nail Cream: Jangan cuma fokus ke telapak tangan. Pastikan kamu memijat krim hingga ke area kuku dan kutikula. Lakukan ini setiap habis cuci tangan karena sabun seringkali mengangkat minyak alami kuku.

Andalkan Cuticle Oil: Kutikula berfungsi sebagai segel pelindung untuk kuku yang baru tumbuh. Jika kutikula kering dan pecah-pecah, kuku di bawahnya pun tidak akan tumbuh dengan maksimal. Gunakan almond oil atau jojoba oil setiap malam sebelum tidur.

2. Hindari Kontak Langsung dengan Bahan Kimia Keras

Sering mencuci piring tanpa sarung tangan? Hati-hati, ini adalah musuh terbesar kuku. Deterjen dan cairan pembersih rumah tangga mengandung bahan kimia yang sangat keras yang bisa mengikis lapisan pelindung kuku.

Pakailah sarung tangan karet setiap kali melakukan pekerjaan rumah tangga. Selain melindungi kuku dari bahan kimia, sarung tangan juga mencegah kuku terendam air terlalu lama, yang bisa membuat kuku melunak dan rapuh.

3. Nutrisi dari Dalam

Produk perawatan kuku yang mahal sekalipun tidak akan bekerja maksimal kalau kamu kekurangan nutrisi. Kuku terbuat dari protein yang disebut keratin. Jadi, apa yang kamu makan sangat berpengaruh.

  • Biotin (Vitamin B7): Banyak studi menunjukkan bahwa konsumsi biotin dapat meningkatkan ketebalan kuku. Kamu bisa menemukannya di telur, kacang-kacangan, dan ubi jalar.
  • Protein Berkualitas: Pastikan asupan proteinmu cukup, baik dari daging tanpa lemak, ikan, maupun sumber nabati seperti tempe dan tahu.
  • Zat Besi dan Zinc: Kuku yang berbentuk sendok atau memiliki bintik putih seringkali menjadi tanda kekurangan mineral ini.

4. Teknik Memotong dan Mengikir yang Benar

Banyak orang asal-asalan saat memotong kuku. Padahal, alat dan teknik yang salah bisa memicu retakan kecil yang nantinya menjadi penyebab kuku patah.

Hindari kikir besi yang kasar. Gunakan glass file (kikir kaca) atau emery board yang lebih lembut. Jangan mengikir dengan gerakan maju-mundur seperti menggergaji. Gerakan ini merusak serat kuku. Kikir dari arah samping menuju ke tengah dengan satu arah yang konsisten.

Potong kuku setelah mandi adalah waktu terbaik karena saat itulah kuku berada dalam kondisi paling lunak, sehingga lebih mudah dipotong tanpa risiko pecah.

5. Istirahatkan Kuku dari Kutek dan Gel

Memang sih, kuku dengan nail art yang cantik bikin kepercayaan diri meningkat. Tapi, pemakaian kutek, terutama jenis gel atau acrylic, secara terus-menerus bisa membuat kuku "sesak napas" dan menipis.

Coba gunakan kutek selama 7 hari, lalu biarkan kuku polos tanpa apa pun selama 3 hari. Ini memberi kesempatan bagi kuku untuk melakukan pemulihan alami.

Selain itu, pilih pembersih tanpa aseton, karena cairan ini adalah pelarut yang sangat kuat dan sangat mengeringkan kuku. Carilah nail polish remover yang berlabel acetone-free.

6. Jangan Jadikan Kuku sebagai "Alat"

Hayo, siapa yang sering pakai kuku buat membuka kaleng soda, mengelupas stiker, atau mencongkel sesuatu? Hentikan kebiasaan ini sekarang juga!

Kuku bukanlah obeng atau alat pembuka. Setiap kali kamu menggunakan ujung kuku untuk mencongkel benda keras, kamu memberikan tekanan luar biasa pada titik lemah kuku. Gunakanlah alat yang semestinya agar kuku kamu tetap aman dan sejahtera.

7. Minum Air yang Cukup

Kedengarannya klise, tapi air putih adalah skincare paling murah dan efektif. Hidrasi tubuh yang cukup memastikan distribusi nutrisi ke ujung jari tetap lancar. Jika tubuh dehidrasi, bagian paling ujung seperti kuku dan rambut adalah yang pertama kali akan merasakan dampaknya menjadi kering dan kusam.

Merawat kuku agar tidak mudah patah bukanlah proses semalam jadi. Kamu tidak bisa mengharapkan kuku kuat hanya dengan sekali pakai minyak kutikula. Dibutuhkan rutinitas yang konsisten, mulai dari memperhatikan apa yang masuk ke perut hingga bagaimana cara kamu memperlakukan tanganmu setiap hari.

Jadikan perawatan kuku sebagai momen self-care yang menyenangkan. Sambil mendengarkan musik favorit atau menonton series favorit di akhir pekan, kamu bisa melakukan manikur mandiri di rumah dengan teknik yang benar. Ingat ya Babes, kuku yang cantik adalah kuku yang sehat.

Yuk mulai dari langkah kecil, misalnya dengan selalu menyediakan hand cream di dalam tasmu!