6 Ciri-ciri Skin Barrier Rusak
Cosmo yakin kamu sudah sering mendengar tentang skin barrier. Namun, apakah kamu sudah benar-benar mengetahui apa artinya? ICYDK, skin barrier pada dasarnya merupakan lapisan terluar kulitmu.
Melansir dari Cleveland Clinic, skin barrier terdiri dari sel-sel mati, lipid, protein, dan lemak yang membantu melindungi kulit dari lingkungan, Babes.
Kulit kita merupakan organisme hidup, di mana skin barrier itu sendiri berperan sebagai ‘pelindung’ untuk menjaga organisme hidup tersebut terlindungi dengan baik dari hal-hal yang bisa membahayakannya.
Jika skin barrier melemah, maka akan ada berbagai permasalahan kulit yang bisa menyerang.
Ini 6 Ciri-ciri Skin Barrier Rusak yang Perlu Kamu Ketahui

Kamu perlu waspada, Girls. Pasalnya, ada beberapa ciri-ciri skin barrier rusak yang perlu kamu ketahui berikut ini. Check this out, Cosmo Babes!
1. Kulit terasa kering dan kencang
Ciri-ciri skin barrier rusak yang pertama adalah kulit terasa kering dan kencang. Skin barrier yang rusak sulit untuk mempertahankan kelembapan, sehingga menyebabkan sensasi kering dan kencang pada kulit.
Bagi kebanyakan orang, ini adalah salah satu tanda pertama bahwa skin barrier mereka tidak sekuat seharusnya. Ini menandakan bahwa kemampuan kulit untuk mempertahankan kelembapan terganggu, itulah sebabnya kulitmu mungkin masih terasa dehidrasi dan tidak nyaman,bahkan setelah menggunakan pelembap.
2. Kemerahan
Ketika skin barrier terganggu, kulitmu mungkin menjadi lebih sensitif dan rentan terhadap iritasi, terutama sebagai respons terhadap produk perawatan kulit yang intensif, perubahan suhu, atau polutan lingkungan.
Kemerahan yang muncul merupakan tanda yang terlihat bahwa mungkin sudah saatnya untuk membuat rencana perawatan skin barrier, Girls.
FYI, skin barrier berfungsi sebagai perlindungan terhadap faktor stres lingkungan yang berbahaya. Ketika lapisan ini melemah, faktor-faktor eksternal tersebut dapat menembus kulit dengan lebih mudah, menyebabkan iritasi. Hal ini dapat mengakibatkan kemerahan yang terlihat dan rasa tidak nyaman secara umum
3. Mudah terkelupas dan bertekstur kasar
Ciri lainnya dari skin barrier yang rusak yaitu kulit mudah terkelupas dan bertekstur kasar.
Kerusakan pada skin barrier dapat menyebabkan tekstur kulit yang tidak rata. Serpihan kulit yang dihasilkan seringkali paling terlihat di wajah, tetapi juga dapat muncul di bagian tubuh mana pun.
Well, skin barrier yang melemah dapat mengganggu kemampuan kulit untuk menahan air. Hal ini menyebabkan kekeringan dan memengaruhi fungsi pengelupasan alami kulit. Artinya, alih-alih terkelupas, sel-sel kulit mati tetap berada di permukaan, sehingga kulit tampak kusam dan tidak merata.
4. Munculnya jerawat secara tiba-tiba
Jika kamu mengalami lebih banyak jerawat dari biasanya, skin barrier kamu mungkin memungkinkan bakteri dan polutan menembus lebih dalam ke pori-pori. Ketika kulit meradang dan tidak terlindungi, bahkan iritan ringan pun dapat memicu jerawat.
5. Sensasi perih atau terbakar setelah menggunakan produk
Jika serum favoritmu tiba-tiba terasa perih atau terbakar, itu mungkin berarti skin barrier kamu terlalu lemah untuk melindungi dari bahan-bahan tertentu. Sensitivitas ini merupakan sinyal jelas bahwa kulitmu membutuhkan waktu untuk pulih.
6. Garis-garis halus yang terlihat
Kerusakan pada lapisan skin barrier dapat meningkatkan munculnya garis-garis halus, terutama di sekitar area mata dan mulut yang sensitif. Mengapa hal ini terjadi?
Well, hidrasi membuat kulit tampak kenyal dan halus. Itu karena kulit memiliki jumlah air yang cukup. Saat lapisan skin barrier melemah dan kulit menjadi lebih dehidrasi, garis-garis halus yang ada bisa tampak lebih jelas.