Misteri ‘Comfort Hoodie’: Alasan Psikologis di Balik Keinginan Kita Bersembunyi di Balik Pakaian Longgar

Redaksi 2 10 May 2026

Ada momen di mana kamu tidak ingin memakai outfit yang terlalu “terlihat”. Kamu hanya ingin mengenakan hoodie longgar, pakaian oversized, atau sesuatu yang terasa aman dan nyaman. Anehnya, pakaian seperti itu sering memberikan rasa tenang yang sulit dijelaskan, seolah menjadi tempat kecil untuk bersembunyi dari dunia luar.

Fenomena ini ternyata bukan soal gaya atau kenyamanan fisik. Dalam psikologi, pilihan pakaian sering berkaitan dengan kondisi emosional seseorang. Itulah mengapa banyak orang merasa lebih nyaman memakai pakaian longgar saat sedang lelah, cemas, atau ingin merasa aman. Untuk mengetahui lebih dalam, berikut misteri ‘comfort hoodie’, alasan psikologis di balik keinginan kita bersembunyi di balik pakaian longgar menurut sains dan psikologi.

1. Pakaian Longgar Memberikan Rasa Aman Secara Emosional

Hoodie atau pakaian oversized sering memberi sensasi seperti “dipeluk.” Menurut penelitian dalam Psychology & Behavior (2018), sensasi tekanan lembut pada tubuh dapat membantu menurunkan stres dan memberikan rasa nyaman secara emosional. Tidak heran jika kamu cenderung mencari pakaian longgar saat sedang ingin merasa lebih tenang.

2. Menjadi Bentuk Perlindungan dari Perhatian Sosial

Kadang, kamu memakai pakaian longgar bukan karena malas berdandan, tetapi karena tidak ingin terlalu diperhatikan. Studi dalam Journal of Social Psychology (2019) menunjukkan bahwa pakaian dapat berfungsi sebagai bentuk psychological shielding atau perlindungan sosial. Outfit oversized membuat sebagian orang merasa lebih “tersembunyi” dan aman dalam interaksi sosial.

3. Berkaitan dengan Kebutuhan untuk Merasa Nyaman

Saat stres atau lelah, otak cenderung mencari hal-hal yang familiar dan menenangkan. Menurut Frontiers in Psychology (2020), manusia memiliki kecenderungan mencari comfort objects atau comfort behaviors saat berada dalam tekanan emosional. Hoodie favorit atau pakaian longgar bisa menjadi bagian dari respons tersebut karena memberi rasa familiar dan stabil.

4. Pakaian Memengaruhi Kondisi Mental dan Mood

Apa yang kamu kenakan ternyata bisa memengaruhi cara kamu merasa. Penelitian tentang enclothed cognition dalam Journal of Experimental Social Psychology (2015) menunjukkan bahwa pakaian dapat memengaruhi kondisi psikologis seseorang. Ketika kamu memakai sesuatu yang terasa nyaman dan aman, tubuh serta pikiran cenderung ikut lebih rileks.

5. Menjadi Cara Diam-Diam untuk “Istirahat” dari Tekanan

Ada kalanya kamu lelah harus selalu tampil maksimal. Hoodie dan pakaian longgar memberi ruang untuk berhenti sejenak dari tuntutan tersebut. Studi dalam Emotion Review (2021) menunjukkan bahwa manusia membutuhkan momen psychological withdrawal untuk memulihkan energi emosional. Kadang, pakaian nyaman menjadi bentuk kecil dari kebutuhan itu.

Pilihan memakai hoodie oversized atau pakaian longgar ternyata menyimpan makna yang lebih dalam dari sekedar fashion. Misteri ‘Comfort Hoodie’ membuat kamu bisa melihat bahwa kenyamanan emosional sering hadir lewat hal-hal sederhana yang terasa dekat dengan diri sendiri.

Dan mungkin, di hari-hari tertentu, kamu memang tidak sedang ingin “bersembunyi”. Kamu hanya sedang mencoba merasa aman, tenang, dan sedikit lebih nyaman menjalani dunia yang terasa terlalu ramai.