Delapan Kreasi Motif yang Mencuri Perhatian di Moscow Fashion Week

Rayoga Akbar 11 May 2026

Moscow Fashion Week kembali membuktikan kapabilitasnya sebagai salah satu barometer pergerakan tren mode dunia. Konsisten dalam memberikan dukungan kepada para desainer, seperti label independen dan desainer baru, Moscow Fashion Week memberikan ruang bebas bagi desainernya dalam mengekspresikan insting kreatif mereka. Termasuk ketika mereka harus melawan tren yang ada. 

Di tengah tren mode layering dalam nuansa minimalis, desainer di Moscow Fashion Week menghadirkan berbagai macam kreasi motif dalam karakter yang khas. Tiap motif tak hanya sekadar menjadi elemen dekoratif yang menghiasi pakaian tapi juga memiliki narasi tersendiri. 

Simak delapan motif kreasi desainer Moscow Fashion Week yang mencuri perhatian. 


Sovushkas Bag: Ornament Transformation

Sovushkas Bag menerapkan pendekatan yang eklektik dalam kreasi motifnya. Dalam koleksi yang bertajuk Unbroken Roots, label ini menampilkan motif dari fragmen karpet khas Armenia. Corak tersebut berpadu apik dengan permainan material denim dan kulit serta kreasi busana yang pragmatis.

 

Sasha Barbakov: Nostalgia Reimagined 

Nuansa vintage menjadi pilihan Sasha Barbakov yang menampilkan motif dari tas yang digunakan para pedagang Rusia di era 90 an. Sasha memberi kontras bernuansa feminin lewat motif bunga dan material renda. Hasilnya sebuah tampilan yang bergaya folkloric dan romantis. 


Sariné Saakian: The Anatomy of Print 

Desainer Sariné Saakian membuktikan bahwa motif dapat menjadi cara untuk menampilkan gaya yang glamor dan fierce. Dalam koleksi bertajuk Contrasts, corak abstrak hadir dalam pilihan material sequins yang mengkilap. 


Toomatch: Optical Transformations 

Label Toomatch punya inovasi menarik dalam memperbarui polkadot. Corak yang identik dengan gaya retro tersebut dibuat dalam distorsi digital yang membuatnya lebih dinamsi dan menciptakan ilusi optik.

 

Za_Za: Deconstructing Stripes

Motif garis menjadi salah satu corak yang klasik dan versatiles. Label Za_Za menginterpretasikannya dalam potongan asimetris. Gaya feminin menjadi pilihan tema padu padan di runway. Di mana Za_Za memadukannya bersama rok ruffles yang dramatis. One word: Va-va-voom!


Esve: Bold Florals

Florals for spring? It is groundbreaking! Apalagi jika hadir dalam pilihan warna yang playful dan permainan volume seperti pada koleksi Esve. Kreasi gaun motif bunga aksen ruffles dan train yang dramatis dapat menjadi referensi baru akan tampilan bohemian yang elegan dan modern.

Esve juga menampilkan versi yang lebih formal lewat pilihan warna hitam dan material transparan. 


Unke: Pixelated Abstraction

Unke menawarkan corak yang bernuansa artsy dan modern. Terinspirasi dari pembiasan cahaya, ia membuat corak menyerupai permukaan air berpiksel yang dinamis pada summer dress.


Sergey Sysoev: Graphic Romanticism 

Sergey Sysoev bereksplorasi dalam gaya estetika rumah bangsawan Rusia. Sergey Sysoev memadukan motif kotak yang tegas dengan material transparan berhiaskan polkadot. Hasilnya gaya feminin yang eklektik dan feminin.