Fakta Menarik Comeback LE SSERAFIM 'PUREFLOW'

Redaksi 2 24 May 2026

Membicarakan girl group K-Pop yang satu ini selalu identik dengan konsep yang fierce dan berani. Namun lewat album studio kedua mereka, PUREFLOW pt. 1, LE SSERAFIM memilih untuk menunjukkan sisi kedewasaan yang berbeda.

Dibanding tampil tanpa rasa takut, kali ini mereka justru bicara jujur tentang cara berdamai dengan kecemasan. Penasaran dengan transformasi mereka? Yuk, kita bedah beberapa fakta menariknya di sini.

Pesan Baru: Dari FEARLESS Menjadi POWERFUL

Sejak awal debut lewat lagu FEARLESS hingga era ANTIFRAGILE dan UNFORGIVEN, LE SSERAFIM selalu membawakan narasi utama: “Kami kuat, kami tidak punya rasa takut, dan kami akan mendobrak semua batasan.” Namun, di album PUREFLOW pt. 1, ada pergeseran kedewasaan yang sangat terasa dari segi pesan yang disampaikan.

Tak lagi menyangkal rasa takut, mereka kini memilih untuk mengakui dan menghadapinya. Inspirasi utama dari konsep ini kabarnya diambil dari kutipan novel klasik Frankenstein karya Mary Shelley: “For I am fearless, and therefore powerful.” (Karena aku tidak takut, maka aku menjadi kuat).

Menariknya, judul album PUREFLOW sendiri merupakan sebuah anagram dari kata POWERFUL.

Bagi LE SSERAFIM versi 2026, mengakui bahwa kamu sedang merasa takut, lalu mengumpulkan tenaga untuk tetap melangkah maju, adalah bentuk kekuatan yang jauh lebih keren. Deep banget ‘kan, girls?

Eksperimen Genre yang Berani

Kalau kamu mengira LE SSERAFIM bakal main aman dengan genre pop standar, kamu salah besar. Di album ini, mereka menantang diri dengan mengeksplorasi genre musik yang jarang disentuh oleh girl group K-Pop mainstream.

Sebut saja single pemanasan mereka yang berjudul CELEBRATION yang sudah dirilis duluan pada 24 April. Lagu ini merupakan perkawinan silang yang unik antara melodic techno dan hardstyle, sebuah sub-genre EDM, yang sangat populer di akhir tahun 1990-an.

Ketukan bass yang cepat, menghentak, namun dibungkus dengan melodi yang ceria membuat lagu ini terasa sangat energetik.

Secara keseluruhan, album yang berisi 11 lagu ini memadukan spektrum genre yang luas, mulai dari R&B/Soul, Dance/Electronic yang kental, hingga sentuhan Rock musik yang cadas. Karakter vokal para member pun dipaksa keluar dari zona nyaman mereka demi menyesuaikan dinamika instrumen musik yang kompleks.

Absennya Sang Leader di Garis Depan Promosi

Di tengah euforia comeback yang begitu besar, ada satu kabar yang cukup menyesakkan hati para FEARNOT. Sang leader, Kim Chaewon, terpaksa harus absen dari sejumlah aktivitas promosi karena mengalami cedera pada lehernya.

Pihak agensi secara resmi mengumumkan bahwa Chaewon harus beristirahat total demi pemulihan kesehatannya. Alhasil, hanya Sakura, Huh Yunjin, Kazuha, dan Hong Eunchae yang tampil di berbagai program musik untuk promosi kali ini.

Meskipun formasi mereka di atas panggung dan promosi menjadi kurang lengkap tanpa kehadiran vokal ikonik sang leader, para member lain berkomitmen untuk memberikan performa terbaik mereka demi menutupi kekosongan tersebut.

MV ‘CELEBRATION’ yang Mengusung Tema Horor Unik

Fakta menarik comeback LE SSERAFIM selanjutnya datang dari visualisasi video musik mereka. Biasanya, lagu-lagu bertema pesta atau perayaan akan disajikan dengan visual yang penuh warna cerah, gemerlap lampu disko, atau suasana pantai yang menyenangkan. Namun, LE SSERAFIM justru mengambil jalur berbeda.

Untuk MV CELEBRATION, mereka justru menyuguhkan konsep sinematik bertema horor. Kontras antara lagunya yang berirama upbeat kencang dengan visualisasi klip video yang gelap, misterius, dan menegangkan menciptakan sensasi estetika yang unik bagi penonton.

Lagu Utama ‘BOOMPALA’ yang Penuh Energi dan Karisma

BOOMPALA adalah trek Afro-Pop eksotis yang dikawinkan secara jenius dengan ketukan ritme Hip-Hop modern. Formula ini menghasilkan sebuah lagu bertempo medium-cepat yang sangat kaya akan tekstur instrumen perkusi. Sejak detik pertama lagu dimulai, kamu langsung disuguhkan dengan kombinasi bassline yang tebal, berat, dan super adiktif.

Kata "BOOMPALA" sendiri bertindak sebagai killing part di bagian chorus yang dinyanyikan dengan gaya chanting yang repetitif. Sifatnya yang sangat earworm membuat lagu ini langsung menempel di kepala bahkan setelah lagunya selesai diputar.

Daya tarik utama yang membuat BOOMPALA langsung terasa familier namun sangat segar adalah penggunaan sampel musik dari lagu legendaris ‘Macarena’ yang dipopulerkan oleh Los Del Río pada tahun 1993.

Mereka secara cerdas mengambil interpolasi melodi ikonik dan ketukan ritmik dari lagu dansa Latin tersebut, lalu merombaknya total dengan aransemen synth modern dan bass hip-hop yang berat.

Dari segi produksi video musik, BOOMPALA menampilkan transisi visual yang megah, memadukan elemen urban futuristik dengan estetika alam yang raw.

Tracklist Album 'PUREFLOW pt. 1'

Untuk kamu yang belum sempat mendengarkan seluruh isi albumnya secara maraton, berikut adalah daftar 11 lagu yang ada di dalam album studio kedua LE SSERAFIM ini:

  1. Pureflow (Intro)
  2. BOOMPALA (Title Track)
  3. CELEBRATION
  4. Creatures
  5. iffy iffy
  6. Need Your Company
  7. Sonder
  8. Saki (feat. Aliyah's Interlude)
  9. Irony
  10. Trust Exercise
  11. Liminal Space

Dari kesebelas lagu di atas, kolaborasi dalam lagu Saki yang menggaet Aliyah's Interlude juga menjadi salah satu trek yang paling banyak dicari karena menyajikan kombinasi rasa musik barat dan timur yang sangat modis. Sementara trek B-side lainnya seperti Sonder menawarkan sisi emosional yang lebih manis dan tenang.

Kalau menurut kamu Cosmo Babes, lagu apa nih yang paling membekas di telinga dari album 'PUREFLOW pt. 1' ini?