Deretan Film & Series yang Dibintangi oleh Jacob Elordi

Redaksi 29 May 2026

Nama Jacob Elordi sudah tidak asing lagi di dunia film. Kemampuannya dalam berakting telah dibuktikan lewat banyak judul film dan serial, yang dengan cepat membuatnya menjadi dambaan.

Aktor asal Australia ini tidak hanya dikenal lewat visualnya yang memikat, tetapi juga kemampuannya memerankan karakter dengan kepribadian yang beragam, mulai dari bad boy karismatik hingga sosok yang kompleks dan penuh emosi. Tak heran jika setiap proyek yang dibintanginya selalu berhasil menarik perhatian penonton, sekaligus berhasil memenangkan dirinya beberapa penghargaan.

Berikut Cosmo bagikan deretan film & serial yang dibintangi oleh Jacob Elordi.

1. The Kissing Booth 1, 2, 3

Film pertama dalam trilogi ini mengisahkan Elle (Joey King) yang tanpa diduga menaruh hati pada Noah (Jacob Elordi), sosok populer sekaligus kakak dari sahabatnya, Lee (Joel Courtney). Dibalut romansa remaja yang ringan, penuh chemistry, dan momen-momen menggemaskan, The Kissing Booth menawarkan tontonan yang mudah dinikmati bagi pencinta kisah cinta pertama. Penampilan Jacob Elordi sebagai Noah berhasil mencuri perhatian lewat karisma bad boy yang menjadi salah satu daya tarik terbesar film ini, meski alurnya masih mengandalkan formula klasik genre teen romance.

Pada film ke dua, kisah Elle dan Noah berlanjut. Sekuel ini mengeksplorasi lika-liku hubungan jarak jauh ketika Noah mulai menjalani kehidupan kampus. Ceritanya menghadirkan konflik yang terasa lebih dekat dengan realitas hubungan remaja, mulai dari rasa cemburu hingga keraguan yang muncul karena jarak. Di tengah berbagai tantangan tersebut, perkembangan karakter terasa lebih menonjol, sementara Jacob Elordi menampilkan sisi Noah yang lebih dewasa sehingga dinamika hubungan keduanya terasa semakin kompleks.

Sebagai penutup trilogi, film ini mengikuti Elle yang berada di persimpangan penting dalam hidupnya, mulai dari pilihan masa depan hingga arah hubungannya dengan Noah. Selain tetap mempertahankan nuansa romansa yang ringan dan menghibur, cerita kali ini lebih berfokus pada proses pendewasaan Elle serta refleksi terhadap hubungan dan prioritas hidupnya. 

Joey King tampil semakin kuat sebagai pusat cerita, sementara Jacob Elordi membantu menghadirkan dinamika yang menunjukkan bagaimana kedua karakter telah berkembang. Meski masih mengusung konflik yang cukup familiar, film ini memberikan akhir yang hangat dan memuaskan bagi para penggemar trilogi The Kissing Booth.

2. Oh, Canada

Dalam Oh, Canada, pembuat film yang sakit parah, Leonard “Leo” Fife (Jacob Elordi dan Richard Gere) memberikan wawancara terakhir yang menjadi refleksi jujur ​​tentang kebohongan dan pilihan yang membentuk hidupnya. Elordi dengan meyakinkan memerankan masa muda Leo, sementara Gere memberikan penampilan yang kuat sebagai seorang seniman tua yang bergulat dengan warisannya.

Film ini menawarkan pandangan yang mendalam tentang ketenaran, seni, dan kesenjangan antara citra publik dan realitas pribadi. Meskipun narasi yang terfragmentasi dan ambiguitas seputar penyesalan Leo dapat mengurangi dampak emosionalnya, Oh, Canada tetap menjadi drama yang menarik dan reflektif.

3. Euphoria

Euphoria mengikuti Rue (Zendaya), seorang remaja yang berjuang melawan kecanduan, saat ia dan teman-temannya menghadapi kompleksitas masa remaja dan tantangan pribadi. Jacob Elordi memerankan Nate, seorang atlet sekolah menengah yang bermasalah, yang agresivitas dan perilakunya yang berbahaya dibentuk oleh ekspektasi maskulinitas yang beracun, memberikan penampilan yang menyoroti efek merusak dari tekanan tersebut.

Melalui penceritaan yang lugas, Euphoria mengeksplorasi isu-isu seperti kecanduan, maskulinitas beracun, dan diskriminasi dengan empati dan nuansa. Meskipun tema-tema intens dan konten eksplisitnya mungkin tidak cocok untuk semua penonton, serial ini menonjol sebagai pilihan yang menarik bagi mereka yang mencari drama remaja yang lebih dewasa.

4. Saltburn

Setelah debut penyutradaraannya yang memenangkan Oscar, Promising Young Woman, Emerald Fennell kembali dengan Saltburn, sebuah satir gelap yang ia tulis, sutradarai, dan produseri. Dibintangi oleh Jacob Elordi, Barry Keoghan, dan Rosamund Pike, film ini mengeksplorasi obsesi, hak istimewa, dan keinginan dalam keluarga bangsawan Inggris yang kaya.

Pada intinya, Saltburn adalah film thriller komedi gelap tentang kecemburuan kelas dan daya tarik kekayaan yang merusak. Cerita ini mengikuti seorang pendatang yang secara bertahap menyusup dan memanipulasi keluarga kaya dalam mengejar kekayaan mereka, mengungkap bahaya obsesi dan ambisi sosial.

5. Priscilla

Priscilla adalah drama biografi yang mengikuti Priscilla Presley (Cailee Spaeny) dan hubungannya yang kompleks dengan Elvis Presley (Jacob Elordi), dari pertemuan pertama mereka hingga tantangan yang membentuk kehidupan mereka bersama.

Mengambil pendekatan yang lebih intim dan reflektif daripada film biografi musik pada umumnya, film ini mengeksplorasi dinamika kekuasaan dan pergumulan emosional dalam hubungan mereka. Elordi menampilkan Elvis sebagai sosok yang lebih terkendali dan misterius, menyoroti sisi gelapnya daripada pesonanya yang luar biasa.

Film ini paling cocok untuk penonton yang menikmati cerita yang berfokus pada karakter dan pandangan yang lebih bernuansa tentang kehidupan Elvis Presley. Meskipun kurang spektakuler dibandingkan film biografi musik seperti Elvis atau Rocketman, Priscilla menawarkan perspektif yang bijaksana dan emosional yang berpusat pada pengalaman Priscilla.

6. He Went That Way

Dipremierkan di Festival Film Tribeca pada bulan Juni, He Went That Way dibintangi Jacob Elordi sebagai Larry Lee Ranes, seorang pembunuh berantai berusia 19 tahun yang memulai perjalanan darat melintasi Amerika tahun 1960-an setelah dijemput oleh seorang pelatih hewan terkenal. Terinspirasi oleh peristiwa nyata, film ini memadukan kejahatan dan drama, dengan teman perjalanan yang tak terduga–seekor simpanse bernama Spanky–yang menambah keunikan ceritanya.

Film ini dijadwalkan untuk rilis di bioskop pada tahun 2024.

7. The Narrow Road to the Deep North

Ketika kembali ke negara asalnya, Australia, Jacob Elordi memberikan penampilan yang memukau dalam adaptasi lima bagian dari novel Richard Flanagan, yang disutradarai oleh Justin Kurzel. Ia memerankan seorang pria yang bermasalah yang perjalanannya membawanya dari garis pantai Australia yang cerah ke kamp kerja paksa Jepang yang keras selama Perang Dunia II. 

Serial yang penuh emosi ini membuat Elordi mendapatkan nominasi Golden Globe untuk Aktor Terbaik dalam Mini Seri.

8. Frankenstein

Jacob Elordi memberikan penampilan yang oleh banyak orang dianggap sebagai penampilan terkuatnya hingga saat ini dalam film Frankenstein karya Guillermo del Toro. Memerankan Sang Makhluk ciptaan Victor Frankenstein, ia menghadirkan kedalaman dan emosi pada karakter yang terombang-ambing antara kepolosan, kerinduan, dan kemarahan setelah menghadapi penolakan dari penciptanya.

Tersembunyi di balik prostetik yang ekstensif, Elordi tetap sangat ekspresif, menyampaikan kemanusiaan Sang Makhluk melalui setiap gerakan dan isyarat. Penampilannya yang dipuji tersebut membuatnya meraih Critics’ Choice Award untuk Aktor Pendukung Terbaik, bersama dengan nominasi dari Oscar, BAFTA, Golden Globe, dan SAG Awards.

9. Wuthering Heights

Dalam Wuthering Heights, Jacob Elordi memerankan Heathcliff, antihero yang murung dan obsesif dalam cerita tersebut. Film ini berpusat pada kisah cintanya yang bergejolak dengan Catherine Earnshaw (Margot Robbie), mengeksplorasi tema cinta, pengkhianatan, dan balas dendam. Elordi memberikan penampilan yang memukau, menangkap baik gairah intens Heathcliff maupun luka emosional yang memicu kejatuhannya yang tragis.

Sebagai roman gotik yang megah, Wuthering Heights kaya akan atmosfer dan intensitas emosional. Meskipun tema-tema gelap dan karakter-karakter yang kompleks secara moral mungkin tidak cocok untuk setiap penonton, visualnya yang mencolok dan penampilan yang kuat menjadikannya adaptasi yang berkesan.