Mengenal Lebih Dekat Istilah Platonic Relationship

Redaksi 03 Jun 2026

Ada berbagai istilah dalam relationship yang populer, salah satunya yakni platonic relationship. Well, Cosmo yakin kamu pernah mendengar istilah ini saat menonton film, membaca buku, atau mendengarnya langsung dari temanmu.

Namun, apa sebenarnya platonic relationship itu? Berikut ini Cosmo akan mengajak kamu untuk mengenal lebih dekat istilah platonic relationship. Check this out, Babes~

Apa Itu Platonic Relationship?

So, apa itu platonic relationship? Menurut penjelasan dari Verywell Mind, platonic relationship atau hubungan platonis merupakan hubungan di mana dua orang berbagi ikatan emosional yang erat tetapi tidak memiliki hubungan romantis atau seksual. 

Mereka bahkan mungkin merasakan cinta satu sama lain, yang disebut sebagai cinta platonis. Konsep ini berasal dari gagasan filsuf kuno Plato, yang namanya menjadi asal istilah tersebut, Girls.

Plato percaya bahwa cinta platonis dapat membawa orang lebih dekat kepada cita-cita ilahi. Namun, penggunaan modern dari 'hubungan platonis' atau 'cinta platonis' berfokus pada gagasan orang-orang yang berteman dekat tanpa hasrat seksual. 

FYI, platonic relationship berbeda dengan romantic relationship, Babes. Meskipun kedua jenis hubungan ini seringkali melibatkan persahabatan yang mendalam dan terkadang bahkan cinta, orang-orang dalam hubungan romantis biasanya memiliki keintiman fisik sedangkan tidak ada seks atau keintiman fisik dalam hubungan platonis. 

Mungkin saja seseorang menginginkan keintiman fisik (seperti berpelukan, berciuman, atau menyentuh) atau seks dengan orang lain tetapi tidak terlibat dalam aktivitas tersebut. Jika tidak ada keintiman fisik atau seks antara seseorang dan orang lain, itu adalah platonic relationship, meskipun keinginan itu ada.

Perbedaan platonic relationship vs romantic relationship

Memahami perbedaan antara platonic relationship vs romantic relationship bisa membantu kamu dalam menavigasi persahabatanmu dengan seseorang secara lebih jelas, Dear.

Romantic relationship biasanya melibatkan:

  • Ketertarikan fisik dan kasih sayang
  • Komitmen atau kemitraan eksklusif
  • Tujuan bersama seputar keintiman, pengaturan tempat tinggal, atau keluarga

Sebaliknya, platonic relationship berfokus pada:

  • Kedekatan emosional tanpa keterlibatan seksual atau romantis
  • Kebebasan untuk mengejar hubungan lain tanpa konflik
  • Penerimaan tanpa syarat tanpa posesif

Cara mengetahui apakah kamu terlibat di platonic relationship atau tidak

Platonic relationship

Ada sejumlah karakteristik yang membedakan platonic relationship dari jenis hubungan lainnya. Platonic relationship juga biasanya ditandai dengan hal-hal berikut ini.

Kedekatan

Kedua orang dalam hubungan tersebut merasa dekat satu sama lain dan merasa memiliki kesamaan.

Kejujuran

Kedua individu merasa dapat berbagi apa yang sebenarnya mereka pikirkan dan rasakan dengan orang lain.

Penerimaan

Hubungan ini cenderung terasa mudah dan nyaman. Kedua orang merasa aman dan bebas untuk menjadi diri mereka sendiri.

Pemahaman

Orang-orang yang menjalin hubungan platonis memiliki koneksi, tetapi mereka juga mengenali dan menghormati ruang pribadi masing-masing. Mereka tidak mencoba memaksa orang lain untuk melakukan hal-hal yang tidak ingin mereka lakukan atau menjadi sesuatu yang bukan diri mereka.

Platonic relationship seringkali berupa persahabatan, Dear. Dan meskipun tidak adanya hubungan seksual adalah ciri khas jenis hubungan ini, hal itu tidak berarti bahwa individu dalam hubungan tersebut tidak tertarik satu sama lain atau tidak dapat mulai merasa tertarik satu sama lain.

Tipe-tipe platonic relationship

Ada beberapa tipe platonic relationship yang perlu kamu ketahui, Dear. Berikut ini penjelasannya.

Bromance

Ini adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan hubungan dekat, penuh kasih sayang, dan non-seksual antara dua pria.

Womance

Istilah ini digunakan untuk menggambarkan ikatan emosional, non-seksual, dan non-romantis antara dua wanita.

Work spouse

Frasa ini terkadang digunakan untuk menggambarkan hubungan dekat namun non-seksual antara kolega atau rekan kerja yang melibatkan ikatan dan terkadang bahkan peran yang mirip dengan pernikahan.

Apakah platonic relationship bisa berubah menjadi romantic relationship?

Melansir dari Clear Mind, bukan hal yang aneh jika platonic relationship berkembang dari cinta platonis menjadi ketertarikan romantis, tetapi perubahan ini bisa jadi rumit. 

Berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:

  • Apakah kalian berdua telah mengungkapkan perubahan perasaan? Perasaan romantis sepihak dapat mempersulit persahabatan yang sehat.
  • Apakah kamu bersedia mengambil risiko persahabatan? Beberapa persahabatan tidak akan bertahan jika hubungan romantis tidak berhasil.
  • Apakah nilai-nilai dan tujuan hidup kalian selaras? Hanya karena kalian akur bukan berarti kalian akan menjadi pasangan romantis yang baik.

Jika kamu berpikir untuk mengambil langkah itu, lakukan percakapan yang terbuka dan jujur. Tidak setiap hubungan platonis harus atau akan menjadi romantis, dan itu tidak masalah.

Bahkan, memahami makna persahabatan platonis dalam arti sebenarnya berarti menghormati batasannya dan menghargai nilainya apa adanya.