Tips Memilih Warna Lipstik Nude yang Tepat Tanpa Membuat Wajah Terlihat Pucat
Lipstik nude memang paling bisa diandalkan untuk melengkapi natural look sehari-hari. Tapi di sisi lain, salah pilih shade sedikit saja, kamu terlihat seperti orang sakit yang pucat banget.
Cosmo Babes, setiap perempuan memiliki rona warna bibir asli dan warna kulit yang unik. Warna nude dengan sentuhan beige yang terlihat sangat sempurna di bibir temanmu belum tentu memberikan efek yang sama saat kamu aplikasikan di wajahmu.
Terkadang warnanya bisa terlihat terlalu abu-abu, terlalu neon, atau bahkan menyatu dengan warna kulit wajah sehingga bibir seolah menghilang.
Agar kamu nggak perlu lagi membuang uang untuk membeli lipstik yang ujung-ujungnya hanya tergeletak di meja rias, Cosmo berikan tips memilih warna lipstik nude yang tepat buat kamu!
1. Pahami Dulu Undertone Kulitmu
Undertone adalah rona warna halus yang berada tepat di bawah permukaan kulitmu. Berbeda dengan skin tone yang bisa menggelap setelah terpapar sinar matahari, undertone bersifat permanen dan tidak akan pernah berubah.
Cool Undertone: Kulitmu memiliki rona merah muda, merah, atau kebiruan. Jika urat nadimu tampak berwarna biru atau keunguan, maka kamu masuk dalam kategori ini.
Warm Undertone: Kulitmu memancarkan rona kuning, peach, atau keemasan. Urat nadi di pergelangan tangan akan terlihat berwarna hijau.
Neutral Undertone: Ini adalah perpaduan yang seimbang antara rona hangat dan dingin. Urat nadimu mungkin terlihat seperti campuran biru dan hijau. Beruntungnya, pemilik neutral undertone memiliki kebebasan lebih luas dalam mengeksplorasi warna lipstik.
Pilihlah lipstik nude yang memiliki undertone senada dengan kulitmu. Jika kamu memiliki undertone cool, cari lipstik nude dengan hint pink atau mauve. Untuk warm undertone, lipstik nude dengan sentuhan peach, caramel, atau terracotta adalah sahabat terbaikmu.
2. Sesuaikan dengan Skin Tone Wajah

Setelah mengetahui undertone, langkah selanjutnya adalah menyesuaikannya dengan tingkat kegelapan kulitmu. Warna nude pada dasarnya adalah versi yang sedikit lebih baik atau lebih tegas dari warna bibir aslimu, bukan warna yang sama persis dengan warna kulit wajahmu.
Kulit Putih Cerah (Fair/Light Skin): Hindari lipstik nude yang warnanya terlalu cokelat tua atau memiliki hint abu-abu karena akan membuat wajahmu terlihat keras dan kusam. Sebaliknya, pilihlah warna nude yang memiliki sentuhan warna soft pink, rose, atau dusty peach. Rona merah muda yang lembut akan memberikan kesan wajah yang lebih segar, merona alami, dan jauh dari kata pucat.
Kulit Kuning Langsat (Light to Medium Skin): Kulit kuning langsat adalah tipe kulit yang sangat umum dijumpai di Indonesia. Kamu bisa bereksplorasi dengan warna-warna warm nude seperti coral nude, caramel, atau beige dengan sentuhan oranye yang sangat tipis. Warna-warna ini akan menonjolkan rona keemasan pada kulit wajahmu dan memberikan ilusi wajah yang lebih cerah secara instan.
Kulit Sawo Matang (Olive/Tan Skin): Pemilik kulit sawo matang sebaiknya menghindari warna lipstik nude yang lebih terang dari warna kulit aslinya karena akan memberikan efek ashy atau pucat seperti mendempul. Pilihlah warna nude yang lebih deep dan kaya, seperti brown-based nude, terracotta, atau warm caramel. Warna nude dengan sentuhan sedikit kemerahan atau brick juga akan terlihat sangat seksi dan elegan di kulitmu.
Kulit Gelap (Deep Skin): Untuk kulit yang lebih gelap, lipstik bernuansa rich chocolate, deep plum, atau berry nude adalah pilihan yang paling flawless. Pastikan warna lipstikmu satu atau dua tingkat lebih gelap atau kemerahan dari warna kulitmu agar bibir tetap memiliki definisi dan tidak terlihat menyatu begitu saja dengan wajah. Jangan takut untuk memakai lipstik dengan pigmen warna cokelat tua yang solid.
3. Perhatikan Pigmentasi Bibir Aslimu
Banyak orang lupa bahwa bibir kita memiliki kanvas warnanya sendiri. Ada yang memiliki bibir merah merona alami, ada yang pucat, dan banyak juga yang memiliki bibir dengan pigmentasi gelap di bagian tepinya. Warna lipstik yang sama bisa terlihat sangat berbeda di dua orang yang berbeda karena pengaruh warna dasar bibir ini.
Jika kamu memiliki warna bibir yang cenderung gelap atau kehitaman (two-toned lips), lipstik nude dengan warna yang terlalu transparan (sheer) tidak akan bisa menutupi warna aslinya dan malah membuat riasan terlihat kotor.
Solusinya, gunakan lip concealer atau sisa foundation di spons makeup untuk menetralkan warna bibir sebelum mengaplikasikan lipstik. Selain itu, pastikan kamu memilih lipstik dengan formula yang sangat pigmented dan mampu menutup warna asli dengan sentuhan warm brown atau merah bata ringan untuk menyeimbangkan warna bibir yang gelap.
4. Tekstur dan Formula Juga Sangat Menentukan
Pemilihan hasil akhir atau finish dari sebuah lipstik juga berperan besar dalam menentukan apakah wajahmu akan terlihat segar atau malah kuyu.
Lipstik super matte dengan tekstur yang sangat kering cenderung membuat garis-garis bibir terlihat jelas, terutama jika warnanya sangat pucat. Jika kamu tetap ingin memakai lipstik nude matte, pastikan formulanya velvet atau oleskan sedikit lip balm sebelumnya agar bibir terlihat lebih plumpy.
Namun, untuk warna nude, hasil akhir satin atau glossy seringkali menjadi penyelamat yang luar biasa. Kilau dari lip gloss atau kelembapan dari lip tint bertekstur glossy akan memantulkan cahaya, memberikan dimensi pada bibir, dan secara otomatis membuat keseluruhan wajah terlihat lebih segar, sehat, dan bercahaya.
5. Trik Pakai Lip Liner

Masih merasa lipstik nude yang kamu beli sedikit terlalu pucat? Jangan buru-buru dibuang! Ada satu trik yang bisa kamu coba, yaitu lip contouring menggunakan lip liner.
Pilihlah lip liner dengan warna cokelat atau satu-dua tingkat lebih gelap dari warna lipstik nude kamu. Bingkai bibirmu dengan lip liner tersebut, berikan sedikit shading di sudut-sudut bibir, lalu isi bagian tengah bibir dengan lipstik nude yang agak pucat tadi. Baurkan batas antara lip liner dan lipstik menggunakan jari atau kuas kecil hingga menghasilkan gradasi yang smooth atau efek ombre yang cantik.
Trik ini tidak hanya membuat warna nude menjadi lebih wearable dan anti-pucat, tetapi juga memberikan ilusi bibir yang lebih penuh, bervolume, dan berdimensi .
Selamat mencoba, babes!