Sunscreen Dulu atau Day Cream Dulu, Jangan Sampai Salah

Redaksi 14 Jun 2026

Seiring meningkatnya pemahaman tentang manfaat skincare, rutinitas skincare dengan berbagai tahapan pun semakin akrab di kalangan banyak orang. Namun, membangun rangkaian skincare yang sesuai dengan jenis dan kebutuhan kulit bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan hasilnya. Urutan penggunaan produk juga memiliki peran penting dalam memaksimalkan kinerja setiap formula yang diaplikasikan.

Menerapkan produk skincare secara berlapis dengan urutan yang tepat membantu setiap kandungan terserap lebih optimal sehingga manfaatnya dapat bekerja secara maksimal pada kulit. Hal ini terutama berlaku untuk pelembap dan sunscreen, dua produk esensial yang sering kali memiliki tekstur serupa sehingga tidak sedikit orang yang menganggap keduanya bisa digunakan dalam urutan apa saja. Padahal, cara dan urutan pemakaiannya dapat memengaruhi efektivitas perlindungan serta kelembapan yang diberikan pada kulit.

Berikut ini, Cosmo ajak kamu bahas sunscreen dulu atau day cream dulu.

1. Urutan Skincare yang Benar: Sunscreen atau Day Cream Dulu?

Banyak orang bertanya-tanya apakah sunscreen harus diaplikasikan sebelum atau setelah pelembap. Meskipun saran skincare dulu sering bervariasi tergantung pada jenis sunscreen atau bahan-bahannya, para ahli dermatolog saat ini sepakat pada satu hal, yaitu sunscreen harus selalu menjadi langkah terakhir dalam rutinitas skincaremu.

Baik sunscreen kimia maupun mineral bekerja dengan menciptakan lapisan pelindung yang merata di permukaan kulit. Lapisan ini perlu tetap utuh agar efektif melindungi kulit dari paparan sinar UV.

Mengaplikasikan pelembap setelah sunscreen dapat mengganggu lapisan pelindung ini, sehingga berpotensi mengurangi efektivitas produk dan membuat bagian kulit kurang terlindungi. Untuk hasil terbaik, aplikasikan pelembap terlebih dahulu dan biarkan meresap sepenuhnya sebelum diakhiri dengan lapisan sunscreen.

2. Perbedaan Fungsi Day Cream dan Sunscreen dalam Rutinitas Pagi Hari

Sekilas, day cream dengan SPF dan sunscreen tampak serupa karena sama-sama menawarkan perlindungan dari sinar matahari. Namun, keduanya tidak bisa disamakan begitu saja. Faktanya, produk day cream yang mencantumkan SPF belum tentu memenuhi kriteria sebagai sunscreen berdasarkan regulasi yang berlaku.

Perbedaan ini berpengaruh pada proses pengujian yang harus dijalani suatu produk. Jika sunscreen wajib melalui pengujian khusus untuk membuktikan tingkat perlindungannya terhadap sinar UV, day cream dengan SPF tidak selalu memiliki kewajiban yang sama. Oleh karena itu, mengandalkan day cream ber-SPF saja belum tentu cukup untuk menjaga kulit dari paparan sinar matahari sepanjang hari.

Agar perlindungan kulit tetap optimal, penggunaan sunscreen dalam jumlah yang sesuai dan pengaplikasian ulang secara rutin tetap menjadi langkah penting yang tidak boleh dilewatkan.

3. Panduan Layering Skincare Pagi untuk Berbagai Jenis Kulit

Untuk menjaga kesehatan dan skincare secara optimal, penggunaan satu produk saja seringkali belum memadai. Karena itu, teknik layering semakin banyak diterapkan sebagai bagian dari rutinitas skincare.

Pada pagi hari, terdapat urutan penggunaan skincare dengan teknik layering yang umumnya dapat diterapkan pada berbagai jenis kulit. Simak langkah-langkahnya berikut ini.

  1. Bersihkan Wajah

Langkah pertama dalam rutinitas skincare pagi adalah membersihkan wajah. Sepanjang siang dan malam, kulit dapat menumpuk minyak berlebih, keringat, kotoran, serta berbagai impuritas lainnya. Jika tidak dibersihkan dengan baik, penumpukan tersebut dapat menyumbat pori-pori dan memicu berbagai masalah kulit, seperti kulit kusam, pori tersumbat, atau iritasi. 

Menggunakan pembersih wajah yang lembut membantu mengangkat kotoran dari permukaan kulit, membersihkan pori-pori, serta mempersiapkan kulit agar dapat menyerap produk skincare berikutnya dengan lebih optimal. Pilihlah pembersih wajah yang mampu membersihkan secara efektif tanpa membuat kulit terasa kering atau tertarik.

2. Aplikasikan Serum

Setelah membersihkan wajah, lanjutkan dengan penggunaan serum. Serum diformulasikan dengan kandungan bahan aktif berkonsentrasi tinggi yang dirancang untuk mengatasi berbagai kebutuhan kulit tertentu, seperti dehidrasi, tekstur kulit yang tidak merata, atau kurangnya kecerahan. 

Untuk sebagian besar jenis kulit, serum yang berfokus pada hidrasi dapat menjadi pilihan awal yang baik. Dengan tekstur yang ringan dan mudah menyerap, serum membantu mengembalikan kelembapan, mendukung fungsi skin barrier, serta membuat kulit tampak lebih halus dan sehat. 

Aplikasikan beberapa tetes serum secara merata ke seluruh wajah sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.

3. Gunakan Pelembap

Menggunakan pelembap merupakan langkah penting, apa pun jenis kulitmu. Pelembap yang baik membantu mengunci hidrasi, mendukung lapisan pelindung alami kulit, serta menjaga kulit tetap terasa lembut dan nyaman sepanjang hari.

Baik kamu lebih menyukai tekstur losion yang ringan, gel, maupun krim yang lebih kaya, pilihlah formula yang sesuai dengan kebutuhan kulit tanpa terasa berat saat digunakan. Kandungan yang membantu menarik dan mempertahankan kelembapan juga dapat mendukung hidrasi yang tahan lama serta menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan.

4. Jangan lupa aplikasikan Sunscreen

Langkah terakhir dalam rutinitas skincare pagi adalah menggunakan sunscreen. Perlindungan terhadap sinar matahari setiap hari membantu melindungi kulit dari dampak buruk sinar ultraviolet (UV), yang dapat menyebabkan penuaan dini, munculnya noda hitam, serta berbagai tanda kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari. Para dermatolog umumnya merekomendasikan penggunaan sunscreen broad-spectrum setiap hari, terlepas dari kondisi cuaca. 

Untuk mendapatkan perlindungan yang optimal, aplikasikan sunscreen secara merata dan dalam jumlah yang cukup pada wajah serta leher sebelum terpapar sinar matahari, lalu gunakan kembali sepanjang hari, terutama setelah berkeringat, berenang, atau menghabiskan waktu lama di luar ruangan.

4. Kesalahan Umum Menggunakan Sunscreen yang Buat Perlindungan Berkurang

Untuk menjaga perlindungan kulit dari sinar matahari tetap maksimal, ada beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari saat memakai sunscreen.

1. Mengabaikan Keterangan pada Label Produk

Setiap sunscreen memiliki tingkat perlindungan yang berbeda. Oleh itu, penting untuk memilih produk yang memberikan perlindungan spektrum luas, tahan air, dan memiliki SPF setidaknya 30 agar kulit terlindungi dari paparan sinar UVA maupun UVB.

2. Mengaplikasikan Sunscreen dalam Jumlah yang Kurang

Menggunakan sunscreen terlalu sedikit merupakan kesalahan yang cukup umum. Banyak orang hanya mengoleskan sekitar seperempat hingga setengah dari jumlah yang direkomendasikan. 

Untuk seluruh tubuh, orang dewasa biasanya memerlukan sekitar 30 ml atau setara satu gelas kecil guna melindungi area kulit yang tidak tertutup pakaian. Sementara untuk wajah, jumlah yang dianjurkan sekitar satu sendok teh agar perlindungannya bekerja secara optimal.

Tips tambahan untuk sunscreen adalah untuk menggunakannya sekitar 15 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan dan diaplikasikan kembali setiap dua jam, terutama setelah berenang atau berkeringat.

3. Hanya Memakai Sunscreen Saat Matahari Terik

Masih banyak yang beranggapan bahwa sunscreen tidak diperlukan ketika cuaca mendung. Padahal, sinar ultraviolet tetap dapat mencapai kulit sepanjang tahun meskipun matahari tidak tampak terang. Sebagian besar sinar UV bahkan mampu menembus lapisan awan, sehingga penggunaan sunscreen tetap dianjurkan setiap kali berada di luar ruangan.

4. Menggunakan Sunscreen yang Sudah Kedaluwarsa

Seperti produk perawatan kulit lainnya, sunscreen juga memiliki batas masa pakai. Setelah melewati tanggal kedaluwarsa, kemampuannya dalam melindungi kulit dapat menurun. 

Jika produk sudah disimpan terlalu lama atau kamu tidak ingat kapan membelinya, sebaiknya gunakan produk yang baru. Menuliskan tanggal pembelian pada kemasan dapat membantu memantau masa penggunaannya.

5. Menjadikan Sunscreen Sebagai Satu-satunya Bentuk Perlindungan

Walaupun sunscreen penting untuk melindungi kulit dari sinar matahari, tidak ada produk yang mampu menghalangi seluruh sinar UV secara sempurna. Oleh sebab itu, perlindungan tambahan tetap diperlukan, seperti berteduh saat berada di luar ruangan, mengenakan pakaian tertutup yang nyaman, memakai topi bertepi lebar, dan menggunakan kacamata dengan perlindungan UV. Pakaian berlabel UPF juga dapat membantu mengurangi paparan sinar matahari secara lebih efektif.