Didit Hediprasetyo dan Leica Hadirkan Kolaborasi yang Terinspirasi dari Keindahan Songket Indonesia

Redaksi 25 Jun 2026

Dunia fashion dan fotografi selalu memiliki keterkaitan yang erat, di mana keduanya saling melengkapi dalam menangkap dan mengekspresikan cerita visual. Desainer ternama Indonesia, Didit Hediprasetyo, menghidupkan interpretasi kreatifnya dengan berkolaborasi bersama Leica Store Jakarta untuk menghadirkan Leica D-Lux 8 Limited Edition by Didit Hediprasetyo.

Kolaborasi eksklusif ini merupakan bagian dari koleksi couture ke-33 Didit yang bertajuk Weaving Through a Traveller’s Eye. Karya Ini menghadirkan interpretasi modern dari warisan budaya Indonesia melalui medium yang unik yaitu sebuah kamera.

Sebagai desainer yang kerap terinspirasi oleh kekayaan budaya Asia, Didit dikenal gemar mengolah kembali siluet tradisional menjadi lebih modern. Salah satu elemen yang paling identik dengan karyanya adalah motif herringbone, yang terinspirasi dari kemiripannya dengan pola tenun songket tradisional Indonesia. Untuk pertama kalinya, motif Herringbone Songket tersebut diaplikasikan pada bagian bodi kamera Leica D-Lux 8 limited edition.

Dikenal dengan desainnya yang ringkas dan performa fotografi yang mumpuni, Leica D-Lux 8 kini tampil dengan sentuhan couture khas Didit. Hadir dalam pilihan warna black-and-white serta black-and-silver, tampilan luarnya merefleksikan tekstur dan karakter tenun songket, sekaligus tetap mempertahankan estetika minimalis khas Leica.Kamera Leica D-Lux 8 ini diproduksi sangat terbatas, yaitu hanya 33 unit di seluruh dunia. Menjadikannya bukan hanya alat fotografi, tetapi juga sebuah koleksi eksklusif bagi para pencinta seni, fashion, dan budaya. Didit juga menambahkan bahwa melalui project ini, ia ingin memperkenalkan seni tenun songket Indonesia kepada audiens yang lebih luas melalui medium yang lebih modern dan digital.

Tak hanya menghadirkan kamera eksklusif, kolaborasi ini juga dilengkapi dengan songket pouch bermotif herringbone yang dirancang sebagai karya seni sekaligus aksesori fungsional.Peluncuran ini turut disertai film pendek berjudul Weaving Through the Lens of the Heart yang disutradarai oleh Didit Hediprasetyo bersama sinematografer Davy Linggar dan komposer Yovie Widianto. Film tersebut dibintangi oleh Zoe Jevana dan Noah Sinclair, dengan lokasi shooting di Jakarta, Surakarta, hingga Venice. Karya ini menampilkan the limited edition Leica D-Lux 8 sekaligus menyoroti kekayaan budaya Indonesia melalui pendekatan visual yang artistik dan kontemporer.

Melalui Weaving Through a Traveller’s Eye, Didit mengajak kita melihat bahwa tradisi tidak pernah berhenti berkembang. Ia terus menemukan bentuk baru melalui pertemuan budaya, perjalanan, dan perspektif yang berbeda. Karena pada akhirnya, keindahan bukan hanya tentang apa yang kita warisi, tetapi juga bagaimana kita memberi makna baru dan membawanya tetap relevan untuk masa kini.