5 Penyebab Mengapa Kita Masih Sering Teringat Mantan

Redaksi 04 Jul 2026

Setelah putus dengan pasangan, si dia otomatis menjadi mantan. Well, kondisi baru ini tentunya akan membuat cukup banyak perubahan pada diri kita. Bahkan setelah putus pun, masih banyak orang yang teringat dengan mantan atau memikirkan mantan tanpa disadari.

Turns out, ini merupakan hal yang wajar, Babes. Melansir dari Momskoop, para ilmuwan yang mempelajari otak dan emosi telah menemukan bahwa mengingat hubungan masa lalu adalah hal yang sepenuhnya normal, bahkan ketika kamu sudah benar-benar bahagia dengan keadaanmu saat ini.

Memahami mengapa hal ini terjadi sebenarnya dapat membantumu merasa lebih baik tentang kenangan-kenangan acak yang muncul, Babes.

Simak 5 Penyebab Mengapa Kita Masih Sering Teringat Mantan

Penyebab kita masih sering teringat mantan

So, berikut ini Cosmo telah merangkum beberapa penyebab mengapa kita masih sering teringat mantan. Simak, Babes!

1. Belum lama putus dari mantan

Hubungan serta rasa sakit hati akan terasa paling kuat sesaat setelah putus. Jadi, jika putusnya hubungan terjadi beberapa bulan, apalagi beberapa minggu yang lalu, sangat wajar jika kamu masih merasa terhubung dengan mantanmu, Babes.

Seiring waktu, kamu akan merasakan jarak yang semakin besar antara kamu dan mantan . Namun, ini umumnya membutuhkan pembatasan kontak. Atau dalam kasus hubungan yang toxic, memutuskan semua kontak untuk melindungi diri sendiri.

Hanya dengan begitu kamu akan merasakan hubungan dengan mantan perlahan memudar.

2. Keterikatan emosional

Well, salah satu alasan utama mengapa kamu mungkin masih memikirkan mantan adalah keterikatan emosional. Hubungan, terutama hubungan jangka panjang, menciptakan ikatan emosional yang dalam.

Ikatan ini terbentuk melalui pengalaman bersama, keintiman, dan dukungan yang kamu dan mantan berikan satu sama lain. Ketika hubungan berakhir, koneksi emosional tidak akan hilang begitu saja dalam semalam. Butuh waktu bagi hati dan pikiranmu untuk menyesuaikan diri dengan realitas baru, Girls.

3. Perasaan yang belum terselesaikan

Pikiran yang terus menghantui tentang mantan sering kali berasal dari perasaan yang belum terselesaikan. Baik itu cinta, amarah, penyesalan, atau kesedihan, emosi-emosi ini dapat muncul kembali secara tak terduga.

Jika perpisahan itu mendadak atau tanpa kejelasan, kamu mungkin akan mendapati dirimu memutar ulang peristiwa dan percakapan, mencoba memahami apa sebenarnya yang terjadi.

4. Nostalgia

Wajar jika kita mengenang hubungan masa lalu dengan perasaan nostalgia. Otak cenderung mengingat momen-momen indah lebih jelas daripada momen-momen buruk.

Ingatan selektif ini dapat menyebabkan kita mengidealkan mantan dan hubungan tersebut, sehingga lebih sulit untuk melepaskannya. Kamu mungkin akan mendapati dirimu mengenang momen-momen bahagia, yang dapat memicu pikiran tentang apa yang mungkin terjadi.

5. Kamu belum siap membiarkannya pergi

Well, Cosmo sangat mengerti bahwa melupakan mantan bukanlah hal yang mudah. Terutama sulit jika kalian bersama dalam waktu yang lama.

Kamu dan mantan telah menghabiskan waktu berjam-jam, berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun bersama. Penuh dengan kenangan, peristiwa, dan momen-momen istimewa yang kalian berdua lalui bersama.

Ketika kamu memiliki begitu banyak waktu bersama seseorang, kalian akan membentuk ikatan yang kuat, jadi wajar jika kalian mungkin belum siap untuk melepaskannya. Ini adalah salah satu alasan terbesar mengapa orang masih merasa terhubung dengan mantan mereka.

Benar-benar menerima perpisahan membutuhkan waktu, dan kalian berhak mendapatkan waktu yang cukup untuk berduka jika kalian berniat untuk melupakan mantan, Babes.