Max Mara Rayakan 75 Tahun Eksistensi Lewat Koleksi Bergaya Powerful dan Pameran Retrospektif di Shanghai

Rayoga Akbar 10 Jul 2026

Max Mara membuktikan bahwa gaya minimalis tak selalu tentang tampilan yang bersih tapi juga dapat terlihat glamor dan bahkan eklektik lewat sentuhan motif. Seperti terlihat pada koleksi Resort 2027 yang dipresentasikan di Shanghai pada pertengahan Juni 2026 lalu. Label asal Italia tersebut menampilkan eksplorasi warna dan motif dalam nuansa sophisticated khas Max Mara. 

Pertama mari kita definisikan dulu seperti apa tampilan sophisticated ala Max Mara. Bayangkan sebuah mantel bergaya klasik, double breasted, bersiluet feminin, dalam warna camel . Kemewahan terasa dari pilihan material dan desainnya yang elegan. Anda juga bisa dengan mudah mengenakannya dengan busana apa pun. Pragmatis, timeless, dan elegan. 

Pada koleksi Resort 2027, Max Mara menginterpretasikan spirit tersebut dalam nuansa yang lebih modern. 

Max Mara Resort 2027

Max Mara Resort 2027

Max Mara ia menyebut koleksi ini sebagai Kinetic Chic dan mendeskripsikannya sebagai “ambisius dan kontemporer”. Kesan ambisius terasa dari sejumlah tampilan yang terlihat powerful

Seperti setelan jas warna merah dengan kerah tinggi yang dapat menjadi alternatif baru dari jas hitam favorit Anda untuk ke kantor maupun acara formal lainnya. Atau versi yang lebih klasik lewat setelan jas double breasted warna beige dengan tambahan sabuk berukuran besar. Bahkan tampilan yang simpel seperti padanan atasan hitam model T-shirt bersama celana panjang saku senada bisa terlihat tangguh berkat permainan siluet yang fitted

Max Mara Resort 2027

Sementara itu gaya kontemporer terasa lewat eksplorasi motif garis dan grafis pada kreasi knitwear, rok, dan juga luaran. Max Mara bahkan memadukannya menjadi lebih quirky dengan aksesori seperti opera gloves. 

Pada fashion show ini, Max Mara juga menampilkan koleksi menswear untuk pertama kalinya, berupa setelan jas warna cream bersama mantel teddy bear dalam warna merah. Gaya tersebut terlihat klasik dan flamboyan serta modern. 

Max Mara Resort 2027

Sebagai penutup, Max Mara menghadirkan gaun malam merah V-neck yang dikenakan bersama mantel. Jika pilihan warna merah menjadi tribute bagi budaya Tiongkok, maka perpaduan gaya tersebut merefleksikan estetika kreatif Max Mara yang terus terjaga selama 75 tahun. Di mana sebuah pakaian dapat menampilkan tampilan yang glamor dan powerful secara elegan. 

Max Mara Resort 2027

Selebrasi 75 Tahun Lewat Pameran “The Max”

Fashion show Max Mara koleksi Resort 2027 ini juga menandai perayaan 75 tahun eksistensi label asal Italia ini. Selain presentasi koleksi terbaru, Max Mara mengadakan sebuah pameran retrospektif bertajuk The Max pada 17 hingga 28 Juni 2026 lalu. 

Max Mara Resort 2027

Bertempat di Long Museum, Shanghai, pameran ini menampilkan perjalanan sejarah sekaligus proses kreatif dan craftsmanship dari Max Mara. Olivier Saillard selaku kurator tak hanya memajang busana tapi juga foto, garmen, dokumen, hingga mebel guna mendukung narasi cerita yang ditampilkan.

Max Mara Resort 2027

Olivier sendiri mengaku bahwa desain dan narasi dari ekshibisi ini terinspirasi dari sekolah menjahit milik Giulia Fontanesi Maramotti, ibu dari pendiri Max Mara yakni Achille Maramotti. Ia bahkan membuat satu display khusus yang terinspirasi darinya.

Umumnya tujuan dari sebuah pameran retrospektif adalah untuk mengedukasi publik mengenai sejarah dan inovasi dari sebuah brand. Namun bagi Olivier Saillard, pameran The Max juga merefleksikan masa depan dari Max Mara. 

"Bagi saya, Max Mara adalah rumah mode dengan kekuatan desain yang luar biasa, mampu merangkul nama-nama kreatif besar tanpa pernah kehilangan visi utamanya: menghadirkan busana klasik yang relevan sepanjang waktu untuk semua orang, alih-alih mengikuti tren yang sifatnya sementara. Justru itulah yang saya anggap sebagai bentuk modernitas yang paling sejati sekaligus paling bernilai. Dan saya percaya, prinsip inilah yang akan tetap menjadi kunci bagi masa depan."