Rekomendasi Buku yang Dibaca Hyunjin Stray Kids

Redaksi 2 14 Jul 2026

Cosmo babes, kalau kamu tanya siapa member Stray Kids yang paling suka baca buku, jawabannya sudah pernah keluar langsung dari mulut I.N… tidak lain dan tidak bukan adalah Hyunjin!

Hwang Hyunjin, visual dan dance line Stray Kids yang juga seorang pelukis dan brand ambassador Versace, rupanya punya sisi yang lebih bookish dari yang banyak orang sangka.

Hyunjin memang tidak sering-sering posting tentang buku di media sosial, karena hidupnya sudah penuh dengan lukisan, panggung, dan pemotretan.

Tapi dari berbagai live stream dan obrolan santai dengan para STAY, perlahan terkumpul juga gambaran tentang buku-buku apa yang ia suka.

Menariknya, pilihan Hyunjin selalu punya benang merah, yaitu ia suka cerita yang membahas tentang hubungan antar manusia, norma sosial, dan pertanyaan-pertanyaan tentang identitas diri.

Mau tahu apa saja buku-buku yang dibaca Hyunjin? Berikut rekomendasinya!

Baca juga: Intip Bacaan Sunoo ENHYPEN, dan Rekomendasi Buku yang Mirip! 


Rekomendasi Buku yang Dibaca Hyunjin Stray Kids

1. Pride and Prejudice oleh Jane Austen


Siapa sangka bahwa di balik penampilan fierce dan edgy Hyunjin di atas panggung, ada seseorang yang jatuh cinta pada novel klasik Jane Austen yang satu ini?

Hyunjin mengaku membaca Pride and Prejudice sebelum menonton adaptasi filmnya, dan ia sampai membahas kecintaannya pada buku ini saat live bersama Felix, yang kemudian diminta Hyunjin untuk membantunya melafalkan judulnya dengan benar.

Momen ini langsung viral di kalangan STAY karena terlalu menggemaskan!

Pride and Prejudice adalah novel klasik Inggris yang diterbitkan pada 1813 dan mengisahkan Elizabeth Bennet, perempuan cerdas dan berpendirian kuat yang bertemu dengan Mr. Darcy yang tampak sombong dan dingin.

Dari situ berkembang sebuah kisah cinta yang penuh salah paham, gengsi, dan pada akhirnya, keberanian untuk terbuka.

Novel ini sudah berusia lebih dari 200 tahun tapi tetap terasa relevan, karena pada dasarnya ia bicara tentang betapa susahnya manusia untuk memahami satu sama lain.


2. To the Warm Horizon (따뜻한 지평선으로) oleh Choi Jin-young


Ini adalah salah satu rekomendasi Hyunjin yang langsung membuat banyak STAY berlari ke toko buku.

To the Warm Horizon adalah novel fiksi ilmiah karya Choi Jin-young yang berlatar di dunia pasca-apokalips, sebuah dunia yang hancur oleh wabah misterius, di mana para penyintas berjalan tanpa tujuan yang jelas kecuali untuk terus hidup.

Di tengah kehancuran itu, novel ini justru bercerita tentang dua perempuan muda, Jina dan Dori, yang menemukan cinta dan persahabatan dalam perjalanan mereka menuju ‘the warm horizon’ yang mereka impikan.

Tipis hanya sekitar 170 halaman, tapi setiap halamannya terasa berat dengan emosi. Buku yang membuktikan bahwa bahkan di dunia yang paling gelap pun, manusia tetap mencari kehangatan satu sama lain.

Baca juga: Rekomendasi Buku yang Dibaca Sungchan RIIZE 


3. No Longer Human oleh Osamu Dazai


Nama Osamu Dazai sepertinya tidak pernah jauh dari reading list anak-anak muda yang punya selera sastra yang dalam. Tidak terkecuali Hyunjin!

No Longer Human adalah novel semi-autobiografi paling ikonik dari penulis Jepang Osamu Dazai, yang dikonfirmasi masuk dalam daftar bacaan Hyunjin.

Novel ini mengisahkan Yozo Oba, seorang pria yang sejak kecil merasa tidak mampu memahami manusia di sekitarnya.

Karena takut dikucilkan, ia memilih untuk berpura-pura, seperti tertawa saat tidak bahagia, bersikap hangat saat merasa asing, sampai memakai topeng agar diterima.

Nah, No Longer Human adalah buku yang jujur dan menyakitkan, tapi justru itulah yang membuatnya begitu powerful.

Banyak pembaca yang merasa buku ini seolah mendeskripsikan perasaan-perasaan yang selama ini tidak pernah bisa mereka ungkapkan sendiri.


4. Love for Imperfect Things (있는 그대로) oleh Haemin Sunim


Berbeda dari tiga buku sebelumnya yang cenderung berat dan emosional, Love for Imperfect Things karya biksu Zen Korea, Haemin Sunim, hadir sebagai penyeimbang yang hangat.

Buku ini juga masuk dalam daftar bacaan Hyunjin, dan pesan yang dibawa buku ini sangat bertolak belakang dengan kerasnya industri hiburan yang ia jalani setiap hari.

Love for Imperfect Things mengajak pembaca untuk belajar menerima diri sendiri dan orang-orang di sekitar mereka apa adanya. Bukan karena mereka sempurna, tapi justru karena tidak ada yang sempurna.

Haemin Sunim menulis tentang keluarga, hubungan, kelelahan, dan bagaimana cara menemukan kedamaian di tengah hidup yang tidak selalu berjalan sesuai rencana.

Gaya tulisannya ringan, penuh kebijaksanaan, dan sangat mudah dibaca, tapi setiap halamannya punya kemampuan untuk membuat kamu berhenti sejenak dan menarik napas panjang.

Baca juga: Rekomendasi Buku yang Dibaca Member BTS! 


So, girls, dari Jane Austen yang klasik sampai fiksi ilmiah pasca-apokalips, dari Osamu Dazai yang gelap sampai Haemin Sunim yang hangat, selera baca Hyunjin ternyata jauh lebih beragam dan lebih dalam dari yang kebanyakan orang duga.

Kalau kamu lagi mencari bacaan baru yang punya makna mendalam, daftar dari Hyunjin ini bisa jadi titik awal yang sangat bagus!


(Fishya Elvin/Images: @realstraykids from Instagram and Goodreads)