Simak! Ini Rilisan Single dan Album Terbaru dari Musisi Indonesia

Ellena Azisia 24 Jul 2026

Rilisan musik terbaru dari berbagai musisi akan selalu hadir di setiap pekan. Begitu pula dengan musisi Indonesia yang rajin rilis single atau album baru. Biasanya, hari perilisan musik jatuh pada hari Jumat, karena IFPI (International Federation Phonographic Industry) sudah mengakui hal tersebut. Dan penjelasan soal alasan mengapa hari perilisan musik jatuh di hari Jumat sudah pernah Cosmo jelaskan di salah satu artikel Cosmo beberapa waktu lalu. Cosmo akan merekomendasikan lagu serta album dari musisi tanah air yang baru saja rilis beberapa waktu belakangan ini. So, here’s our recommendation for you, babes!

1. bERANI – Kunto Aji (Single)

Menjadi babak pembuka dari album keempatnya yang bertajuk Kuda Hitam, single bERANI berbicara soal kecemasan yang disampaikan secara tersirat. Uniknya, lagu ini dibalut dalam lagu cinta. Bagi Cosmo, single terbaru Kunto Aji ini cukup berbeda dengan lagu-lagu terdahulunya. Mulai dari nuansa musik, hingga pesan yang disampaikan. Dan ini diakui juga oleh Kunto Aji sendiri bahwa musiknya kali ini cukup berbeda dengan sebelumnya yang lebih sering mengajak para pendengarnya masuk ke ruang refleksi personal.

Di single-nya kali ini, Kunto Aji menuliskan pengalamannya yang cukup personal selama menjadi seorang suami dan ayah. Ketika menjadi suami dan ayah, Kunto merasa banyak kekhawatiran yang muncul mulai dari pikiran soal masa depan, serta ketakutan akan hal-hal yang terjadi di luar kendali. Namun, ia melawan kekhawatiran tersebut dengan menemukan keberanian. Berani yang dimaksud adalah berani dalam menentukan pilihan yang harus diambil di setiap harinya, meski situasinya tidak pasti. Selain itu, keberanian untuk tetap hadir dalam bentuk sederhana seperti memilih untuk tetap tinggal, menjaga, dan berjalan bersama turut tertuang di lagu bERANI.

2. Still Show Up in My Dream – Novascotia (Single)

Sepertinya, banyak dari Cosmo Babes sudah familier dengan suara penyanyi di lagu ini. Yup, ia adalah Faiz Novascotia Saripudin yang merupakan vokalis dari Reality Club. Selain menjadi vokalis, Faiz juga merupakan penulis lagu utama di Reality Club. Itulah mengapa warna musik di Still Show Up in My Dream masih serupa dengan Reality Club. Lagu ini menggambarkan pengalaman pribadi Faiz, yaitu ketika telah melalui fase patah hati, namun orang yang menyebabkan patah hati muncul secara tiba-tiba tanpa diminta. Laki-laki kelahiran tahun 1993 ini mengungkapkan bahwa dirinya telah sembuh dari patah hati yang cukup lama hingga sudah bisa melupakannya, tapi tiba-tiba orang tersebut muncul di mimpinya. Setelah kejadian itu, ia langsung terinspirasi menulis lagu tersebut.

Meski warna musik masih serupa dengan Reality Club, Faiz tetap ingin menjadikan lagu ini sebagai single pertama proyek solonya, sebab ia ingin meluapkan emosinya tanpa perlu memikirkan pihak-pihak lain. Proses produksi Still Show Up in My Dream turut dibantu oleh rekan-rekan band-nya seperti Fathia Izzati yang menjadi vocal director, Nugi Wicaksono yang mengerjakan vocal processing, dan Era Patigo mengisi drum juga menjadi co-producer bersama Wisnu Ikhsantama. We’ll wait your next single, Novascotia!

3. Sementara – Barasuara (Single)

Ditulis oleh sang vokalis yaitu Iga Massardi, Sementara menjadi rilisan terbaru setelah Barasuara menutup fase album ketiganya, Jalaran Sadrah. Mendeskripsikan soal menerima kegagalan, di mana terkadang rencana tak berjalan sesuai ekspektasi, namun ada titik terang yang mungkin kegagalan tersebut bisa menjadi titik awal sebuah lembaran baru yang baik. Dan lagu ini juga cukup mewakilkan Barasuara yang sempat mengalami pasang-surut dalam karier bermusiknya. Setelah diterpa pandemi COVID-19, lagu Terbuang Dalam Waktu dan Pancarona yang hadir di album kedua dan ketiga Barasuara, digunakan sebagai soundtrack film Sore: Istri Dari Masa Depan (2025) dan lagu tersebut viral sehingga mendompleng kembali nama Barasuara dan memperkenalkan kembali Barasuara ke pendengar-pendengar barunya.

Fun fact, lagu Sementara sudah ditulis sejak tahun 2022, namun lagu ini tak dimasukkan ke dalam album Jalaran Sadrah yang pada kala itu sedang digarap oleh band yang sudah berusia 14 tahun ini. Ketika di tahun ini Barasuara berencana untuk merilis lagu baru, tercetus lagu Sementara yang sudah ditulis sejak empat tahun silam. Lewat hadirnya Sementara, Barasuara berharap lagu ini bisa mendapat pendengar luas layaknya lagu-lagu terdahulunya.

4. Jalan Tengah – Mikha Tambayong & Rayi Putra (Single)

Aktris sekaligus penyanyi Mikha Tambayong baru saja merilis single baru yang berkolaborasi dengan Rayi Putra. Lagu yang bertajuk Jalan Tengah menyampaikan pesan bahwa cinta saja tak cukup untuk mempertahankan sebuah hubungan. Jika didengarkan musiknya yang terasa fun, mungkin kamu tak akan sadar bahwa liriknya cukup pilu. Terdapat lirik-lirik yang menggambarkan perbedaan dari kedua belah pihak dan tak bisa menemukan jalan tengahnya. Jika tetap dijalani, maka keduanya akan sakit lebih larut. Dan mungkin lagu ini bisa relate dengan banyak orang bahwa perbedaan-perbedaan kecil yang awalnya sepele, jika tetap dijalani akan tetap menyakiti keduanya.

Lagu ini diciptakan oleh Rayi Putra bersama Ankadiov dan Wizzy yang tergabung dalam RAW Music. Bagi Rayi, ini merupakan mature break up song di mana perpisahan tak selalu harus dipenuhi amarah. Selain itu, lagu ini turut menyampaikan bahwa perpisahan bukan berarti sebuah kegagalan. Terkadang, ketika kita menerima bahwa seseorang bukan pasangan yang tepat untuk kita, merupakan suatu penghargaan besar pada hubungan yang telah diperjuangkan. Well, adulting is hard, babes

5. Semoga Hanya di Mimpi – Bernadya (Album)

Rilis pada 24 Juni lalu, Bernadya menuangkan tentang ketakutannya seputar cinta ke dalam 10 lagu di album terbarunya yang bertajuk Semoga Hanya di Mimpi. Bernadya takut akan hidupnya yang terasa mulus. Ia merasa, jika hidup terlalu tenang, itu merupakan tanda bahaya yang akan datang. Pemikiran yang unik, namun ia berhasil menyulap ketakutannya menjadi lagu-lagu yang mungkin relate denganmu, girls. Personal favorite Cosmo di album ini adalah track ke-6 yaitu Menyenangkan Mengenalmu. Lagu tersebut menceritakan tentang dua sejoli yang tak bisa bersama karena suatu keadaan yang tak terhindarkan.

Dalam album keduanya ini, perempuan kelahiran tahun 2004 tersebut bereksplorasi dalam pemilihan produser. Jika di album sebelumnya ia hanya menggandeng Petra Sihombing dan Rendy Pandugo untuk menjadi produsernya, di album keduanya, ia mendapuk Enrico Octaviano, Baskara Putra, Rendy Pandugo, Perunggu (sekaligus kolaborator di lagu Peluk Aku Sekarang), Dennis Ferdinand, serta Vega Antares sebagai produser dan penulis lagu. Tentu, tetap ada kehadiran Petra Sihombing dan Rendy Pandugo sebagai produser di album ini. FYI, Bernadya juga akan menggelar showcase album Semoga Hanya di Mimpi pada 25 Juli 2026 mendatang.