Exclusive Interview: Bertemu Lexi Minetree, Elle Woods versi Remaja
Winter season di Sydney terasa cukup dingin malam itu. Namun, suasana langsung berubah begitu Cosmo tiba di Jimmy's Rooftop yang disulap menjadi lautan warna pink untuk merayakan peluncuran serial ELLE, prekuel dari Legally Blonde.
Dua puluh lima tahun setelah Reese Witherspoon menjadikan Elle Woods sebagai salah satu karakter paling ikonis dalam budaya pop, the universe of Legally Blonde kini kembali dengan babak baru. Kali ini, Lexi Minetree dipercaya memerankan versi remaja Elle Woods dalam serial ELLE yang kini sudah tayang di Prime Video. Cosmo pun berkesempatan menghadiri Elle Pool Party di Sydney, Australia, yang menjadi pemberhentian terakhir dalam rangkaian world tour serial tersebut.
A Pink Paradise in the Middle of Winter
Mengusung konsep “90s-inspired Elle Pool Party Paradise”—yang mengingatkan Cosmo pada pesta ulang tahun ke-16 Elle di episode pertama serialnya—seluruh area dipenuhi dekorasi serba pink, lantunan nostalgic hits, hingga detail-detail yang membuat para penggemar Legally Blonde merasa seperti benar-benar masuk ke dunia Elle Woods. Dan tentu saja, pesta ini tidak akan lengkap tanpa kehadiran Bruiser Woods! Yes, pesta ini juga kedatangan beberapa Chihuahua menggemaskan yang menjadi salah satu highlight di malam itu.
Sebagai bintang utama, Lexi Minetree tampil memukau mengenakan floral dress bernuansa pink dan kuning dari koleksi Chloé Spring/Summer 2026 yang dipadukan dengan gaya rambut updo klasik. Kesan pertama Cosmo saat melihatnya di pink carpet? She truly embodies fun, fearless, female energy!
Dan ternyata, kesan itu memang benar adanya. Saat berbincang dengan Cosmo di pink carpet, Lexi menjawab salah satu pertanyaan seru dari Cosmo: jika Elle Woods memiliki aplikasi kencan, apa yang akan ia tulis di bio-nya? "You should meet in person." Jawaban sederhana, tetapi sangat menggambarkan karakter Elle Woods yang percaya diri, spontan, dan tidak takut menunjukkan pesonanya secara langsung.
Season 2 Is Going to Be Even Better!
Jika sudah menyelesaikan season pertama, Anda pasti tahu bahwa episode terakhirnya ditutup dengan cliffhanger yang membuat banyak penonton semakin penasaran dengan kelanjutan kisah Elle Woods di Seattle. Kabar baiknya, season kedua sudah resmi dikonfirmasi. Meski belum bisa membocorkan tanggal tayangnya, Lexi memberi sedikit teaser kepada Cosmo bahwa season kedua akan jauh lebih seru. Ia bahkan mengungkapkan bahwa proses syuting musim kedua melibatkan stunt performer untuk beberapa adegan yang lebih menantang. Mendengar antusiasmenya saat bercerita, rasanya Cosmo semakin tak sabar menunggu musim berikutnya.
The Casting Tape That Changed Everything
Melihat penampilan Lexi sebagai Elle Woods, rasanya sulit membayangkan sosok lain yang bisa menghidupkan karakter ikonis tersebut. Tak heran jika Reese Witherspoon, yang juga bertindak sebagai executive producer ELLE, akhirnya memilih Lexi dari ribuan peserta open casting untuk memerankan Elle Woods versi remaja.
Anda mungkin sudah melihat video casting-nya yang sempat viral di media sosial. Menariknya, Lexi mengungkapkan bahwa sebenarnya ia hanya diminta mengirimkan video perkenalan berdurasi sekitar 30 detik. Namun, ia memutuskan melakukan sesuatu yang lebih. Atas inisiatifnya sendiri, Lexi mereka ulang adegan video Harvard Admission milik Elle Woods dari film Legally Blonde.
Baginya, melakukan sesuatu yang ekstra terasa seperti keputusan yang paling masuk akal. "Because that's what Elle Woods would do!" ungkap Lexi. Keputusan sederhana itulah yang akhirnya menjadi salah satu momen paling berkesan dalam proses audisinya, dan mungkin juga menjadi awal dari perjalanan barunya sebagai Elle Woods generasi berikutnya.
Cosmo Chats with Lexi Minetree
Keesokan harinya, Cosmo kembali bertemu dengan Lexi Minetree–namun kali ini, suasananya terasa jauh lebih personal. Cosmo berbincang banyak mengenai perjalanan Lexi memerankan Elle Woods, sekaligus bagaimana ia memperkenalkan kembali karakter ikonis itu kepada generasi baru, kali ini sebagai seorang remaja yang masih duduk di bangku SMA.
Bagi Lexi, tantangan terbesarnya adalah menemukan keseimbangan antara menghormati interpretasi Reese Witherspoon yang sudah begitu melekat di benak para penggemar, sekaligus menghadirkan versinya sendiri. Ia mempelajari cara Reese berbicara, gestur, hingga kebiasaan khas Elle Woods, namun tetap ingin menciptakan karakter yang terasa autentik.
Setelah menuntaskan kedelapan episode, Cosmo pun merasa Lexi berhasil melakukan hal tersebut. Elle Woods versi remaja terasa lebih bebas, penuh rasa ingin tahu, dan Lexi juga menyampaikan kembali pesan utama yang sejak dulu membuat Legally Blonde begitu dicintai.
It’s All About Being Fun and Fearless
Satu hal yang selalu Cosmo sukai dari Legally Blonde adalah bagaimana Elle Woods terus-menerus diremehkan hanya karena ia feminin. Namun, Elle selalu berhasil membuktikan bahwa dirinya lebih dari sekadar penampilan. Lewat perjalanannya di Harvard Law School, Elle menunjukkan bahwa kecintaannya pada warna pink, fashion, dan dunia beauty sama sekali tidak mengurangi kecerdasan maupun kemampuannya. Justru itulah yang membuat karakter ini begitu ikonis.
Menurut Lexi, pesan tersebut masih sangat relevan hingga saat ini. “Sayangnya menurut saya itu masih menjadi masalah di dunia saat ini. Perempuan masih sering diremehkan, dan hal-hal yang identik dengan sifat girly atau feminin sering dianggap bodoh atau sepele. Saya benci anggapan itu. Biarkan perempuan bebas menyukai apa pun yang mereka suka. Hanya karena Anda menyukai sesuatu, bukan berarti Anda tidak bisa menjadi sosok yang kuat, cerdas, dan pintar.”
Tanpa bermaksud memberikan spoiler–meskipun Cosmo yakin Anda sudah menyelesaikan season pertama ELLE–ada satu adegan yang menjadi favorit Cosmo, yaitu ketika Lexi menyadari bahwa kehidupan sempurnanya di Los Angeles justru terasa too expected. Bagi Lexi, adegan itu memiliki makna yang jauh lebih dalam. “Menurut saya, itu menunjukkan bahwa satu-satunya cara untuk berkembang adalah keluar dari zona nyaman. Jika Anda selalu berada di tempat yang aman, Anda tidak akan pernah mendorong diri Anda untuk melangkah lebih jauh. Beranilah menjadi seorang pemula, beranilah gagal.”
Sulit rasanya untuk tidak setuju. Ada kepuasan yang sulit dijelaskan ketika berhasil melakukan sesuatu yang sebelumnya terasa mustahil. Elle Woods mengingatkan kita menjadi diri sendiri tidak pernah menghalangi seseorang untuk bermimpi besar. Dan lewat penampilan Lexi Minetree, semangat fun, fearless, female itu terasa hidup kembali untuk generasi yang baru.
Simak wawancara lengkap Cosmo di video berikut ini!
(Kissy Aprilia, images: Prime Video AUNZ, Scott Ehler)