Seberapa Sering Kita Harus Melakukan Waxing?
Cosmo yakin beberapa dari kamu sudah familiar dengan istilah waxing. ICYDK, waxing adalah metode penghilangan bulu yang populer, digunakan untuk menghilangkan bulu dari akarnya menggunakan lilin sebagai perekat dan menariknya langsung dari akar.
Waxing merupakan metode penghilangan bulu semi-permanen yang dapat bertahan beberapa minggu, tergantung pada tingkat pertumbuhan bulu masing-masing orang, Babes.
Biasanya, waxing banyak digunakan di area seperti wajah, ketiak, bikini line, kaki, alis, dan lainnya. Ada dua jenis waxing, yang pertama adalah soft wax. Soft atau cold wax dioleskan ke kulit menggunakan spatula dan kemudian dihilangkan dengan kertas penghilang bulu.
Jenis waxing selanjutnya disebut hard wax atau hot wax. Wax ini dioleskan langsung ke kulit saat masih dalam bentuk cair dan diratakan, tidak memerlukan strip waxing. Sebaliknya, setelah dingin dan mengeras, wax dapat ditarik langsung seperti strip waxing.
Setelah melakukan waxing, sebagian orang mungkin cenderung bertanya-tanya tentang seberapa sering mereka harus melakukan waxing atau kapan waktu yang tepat untuk melakukannya kembali. And here’s the answer, Babes!
Seberapa Sering Kita Harus Melakukan Waxing? Ini Penjelasannya

So, seberapa sering kita harus melakukan waxing? Well, menurut laman Waxing The City, tidak ada jawaban yang ‘baku’ mengenai seberapa sering kita harus melakukan waxing, Babes. Hal ini karena bervariasi tergantung pada jenis waxing yang dilakukan, serta seberapa cepat rambut di tubuh kita bertumbuh.
Namun, aturan secara umum adalah melakukan waxing setiap 4 - 5 minggu untuk mengimbangi pertumbuhan rambut dan mencegah pertumbuhan kembali dalam jangka panjang. Selain itu, ini akan memastikan bahwa rambut tidak menjadi terlalu panjang, yang dapat membuat penghilangan rambut menjadi lebih sulit.
Kalau kamu baru pertama kali melakukan waxing, kamu bisa memperkirakan rambut akan mulai tumbuh kembali setelah 1 - 2 minggu, Dear.
Alasannya adalah mungkin ada beberapa rambut di bawah kulit yang belum muncul ke permukaan, artinya rambut tersebut belum dapat dihilangkan dari akarnya selama waxing pertama.
Namun, kalau kamu telah melakukan waxing secara konsisten, kamu akan mendapati bahwa rambutmu membutuhkan waktu lebih lama untuk tumbuh kembali.
Panduan Seberapa Sering Kita Harus Melakukan Waxing pada Berbagai Bagian Tubuh
Melansir dari laman Byrdie, simak panduan berikut ini mengenai seberapa sering kamu perlu melakukan waxing pada berbagai bagian tubuh, Babes!
Wajah
First thing first, lakukan waxing wajah setiap 2 -3 minggu sekali. Rambut wajah seperti rambut alis, bibir, dan dagu, tumbuh jauh lebih cepat daripada rambut di bagian tubuh lainnya.
Untuk wajah, kamu bisa menggunakan wax strip berbahan dasar parafin, sehingga aman untuk kulit sensitif. Kamu sebaiknya tidak menggunakan wax lengket yang bisa menarik dan mencengkeram kulit.
Ketiak
Untuk area ketiak, kamu bisa waxing setiap 2 minggu sekali karena akan terlihat jelas jika ada pertumbuhan kembali. Selain itu, kamu akan mendapatkan hasil terbaik jika tetap konsisten.
Bikini line
Untuk waxing area bikini line, orang-orang yang sering ke pantai akan mendapat manfaat dari waxing bikini line setiap 2 minggu sekali, Babes. Tetapi untuk layanan full bikini atau Brazilian bikini, kamu disarankan untuk datang setiap 3 - 4 minggu sekali. Ini memberikan waktu yang cukup untuk pertumbuhan kembali rambut, Dear.
Kaki
Lakukan waxing pada kaki dan bagian tubuh lainnya setiap 3 - 4 minggu sekali untuk memberi waktu bagi pertumbuhan kembali bulu. Jika kamu melakukan Brazilian waxing, sebaiknya lakukan keduanya dalam satu kali kunjungan agar kamu memiliki jadwal yang teratur.