Cara Mengatasi Concealer Ashy di Area Bawah Mata
Cosmo Babes, memiliki area bawah mata yang menggelap atau yang sering kita sebut sebagai "mata panda" memang hal yang wajar. Entah karena begadang maraton serial Netflix favorit, stres, faktor genetik, atau sekadar kurang minum air putih. Insting pertama kita biasanya adalah menutupinya dengan concealer. Tapi sayangnya, teknik inilah yang sering kali menjadi biang kerok dari tampilan ashy di area bawah mata.
Tapi jangan panik dulu! Kamu tidak perlu menghapus seluruh riasanmu atau merasa insecure. Cosmo akan membagikan cara mengatasi concealer ashy di area bawah mata agar riasanmu tetap fresh, cerah, dan tentunya flawless sepanjang hari.
Kenapa Sih Concealer Bisa Terlihat Abu-abu?
Area bawah mata yang gelap biasanya memiliki undertone (rona dasar) kebiruan, keunguan, atau bahkan kehijauan. Kalau kamu langsung menimpa warna gelap kebiruan tersebut dengan concealer berwarna terang (terutama yang memiliki cool atau neutral undertone), warna terang itu tidak akan menghapus warna gelap di bawahnya.
Bukannya menutupi, pigmen terang dari concealer akan bercampur dengan pigmen biru/ungu dari mata panda, dan menghasilkan ilusi warna abu-abu atau kusam.
Selain itu, tekstur kulit di area bawah mata sangat tipis dan rentan kering. Penggunaan produk yang salah atau terlalu tebal tidak hanya akan membuat warnanya menjadi ashy, tetapi juga creasing dan cakey.
Cara Mengatasi Concealer Ashy di Area Bawah Mata
1. Skin Prep

Area bawah mata sangat kekurangan kelenjar minyak, sehingga mudah sekali menjadi kering. Concealer yang diaplikasikan di atas kulit kering akan terlihat tebal, memperjelas tekstur, dan membuat warna ashy semakin menonjol.
Gunakan eye cream atau serum mata yang menghidrasi sebelum mulai merias wajah. Pijat perlahan dengan jari manismu untuk melancarkan sirkulasi darah dan bisa membantu mengurangi sedikit rona gelap.
Tunggu sekitar 2-3 menit agar eye cream benar-benar menyerap ke dalam kulit sebelum kamu mengaplikasikan produk complexion. Jika kulit terlalu basah, concealer akan mudah bergeser.
2. Jangan Pernah Skip Color Corrector
Dibanding menutupi warna gelap dengan warna terang, kamu harus "menetralisir" rona biru/ungu tersebut menggunakan warna bernuansa oranye, kemerahan, atau peach.
Untuk Kulit Terang (Fair to Light): Gunakan color corrector berwarna peach atau salmon muda. Warna ini cukup untuk menetralisir area gelap tanpa meninggalkan noda merah di kulit putihmu.
Untuk Kulit Medium ke Sawo Matang (Medium to Tan): Pilih corrector berwarna oranye terang.
Untuk Kulit Gelap (Deep): Gunakan corrector berwarna oranye tua atau bahkan kemerahan (merah bata) untuk mengatasi hiperpigmentasi yang sangat gelap.
Cara Pakai: Gunakan sedikit saja! Aplikasikan setitik corrector hanya pada area yang benar-benar gelap (biasanya di sudut dalam mata dan sepanjang garis kantung mata), lalu baurkan dengan jari atau spons kecil.
3. Pilih Shade dan Undertone Concealer yang Tepat
Kesalahan fatal lainnya adalah memilih concealer yang terlalu terang. Banyak beauty guru di masa lalu menyarankan concealer 2-3 tingkat lebih terang untuk efek highlighting. Namun, jika matamu sangat gelap, it’s a big no!
Gunakan Concealer Sesuai Warna Kulit: Setelah color corrector teraplikasi, gunakan concealer yang shade-nya sama persis atau paling tidak hanya 1 tingkat lebih terang dari warna foundation kamu.
Perhatikan Undertone: Pilih concealer dengan warm undertone (kekuningan atau golden). Rona kuning sangat luar biasa dalam mencerahkan area wajah dan mengimbangi sisa kegelapan yang mungkin masih mengintip, mencegah terjadinya ashy.
4. Teknik Aplikasi

Semakin banyak produk yang kamu tumpuk, semakin besar risiko riasan terlihat abu-abu dan cakey.
Titik-titik Strategis: Cukup letakkan satu titik kecil concealer di sudut dalam mata bagian bawah, dan satu titik lagi di sudut luar mata untuk efek lifting.
Let it Marinate: Jangan langsung dibaurkan! Biarkan concealer duduk di kulit selama sekitar 30 detik hingga 1 menit. Mengapa? Suhu tubuh akan sedikit mengentalkan formula concealer, sehingga memberikan coverage maksimal saat dibaurkan tanpa perlu menambah banyak produk.
Cara Membaurkan: Gunakan spons lembap atau kuas berbulu padat berukuran kecil. Baurkan dengan gerakan di-tap-tap bukan diseret agar color corrector di bawahnya tidak ikut bergeser.
5. Kunci dengan Setting Powder yang Tepat
Langkah terakhir yang tak kalah penting dalam cara mengatasi concealer ashy di area bawah mata adalah proses setting. Memilih bedak tabur yang salah bisa menghancurkan semua kerja kerasmu di langkah sebelumnya.
Hindari Bedak Terlalu Putih: Jika kulitmu sawo matang atau gelap, menggunakan translucent powder yang berwarna putih terang justru akan mengembalikan efek abu-abu yang sudah susah payah kamu tutupi. Flash kamera akan memantulkan warna putih tersebut dan membuat flashback.
Gunakan Banana Powder atau Bedak Berwarna: Pilih setting powder dengan rona kuning (seperti banana powder) atau bedak tabur yang warnanya mendekati warna kulitmu. Rona kekuningan akan mengunci concealer sekaligus memberikan ekstra kecerahan yang natural tanpa membuat kusam.
Gunakan Powder Puff: Ambil sedikit bedak menggunakan puff, gosokkan puff ke punggung tangan agar bedak merata dan tidak ada gumpalan, lalu tekan perlahan ke area bawah mata. Hindari teknik baking yang terlalu lama dan tebal karena akan menyedot kelembapan kulit.
Nah, itu dia Cosmo Babes, cara mengatasi concealer ashy di area bawah mata. Memang butuh sedikit ekstra waktu dan ketelatenan, terutama dengan langkah color correcting, tetapi hasil akhirnya dijamin sangat sepadan.