Puisi Hujan Bulan Juni Jadi Inspirasi Koleksi Benang Jarum dengan Rama Dauhan
Interpretasi sebuah puisi selalu bersifat personal. Gagasan dan emosi yang ingin disampaikan penyair dapat dirasakan dengan cara yang berbeda oleh setiap pembaca. Sebuah puisi tentang kerinduan, misalnya, bisa terasa begitu sendu bagi sebagian orang, namun justru menghadirkan nuansa romantis bagi yang lain.
Hal serupa juga terlihat pada kolaborasi terbaru Benang Jarum bersama desainer Rama Dauhan. Terinspirasi dari puisi Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono, keduanya menerjemahkan karya sastra tersebut ke dalam koleksi ready-to-wear yang tampil penuh warna, ekspresif, sekaligus tetap mudah dikenakan dalam keseharian.
"Hujan Bulan Juni bagi saya adalah karya yang sederhana, tetapi punya rasa yang dalam. Ada sesuatu yang tertahan, ada rindu, ada perjalanan, dan ada perasaan yang tidak selalu harus diucapkan secara langsung. Dari situ, saya ingin menerjemahkannya ke dalam koleksi ready-to-wear yang terasa lebih playful, melalui komposisi pattern yang tetap bisa dipakai dalam keseharian," ujar Rama Dauhan dalam keterangan pers.
Koleksi Hujan Bulan Juni

Bertempat di restoran Puja Bumi Kenduri, Jakarta, pada 25 Juli 2026, Mifthahul Jannah selaku Creative Director Benang Jarum bersama Rama Dauhan memperkenalkan koleksi Hujan Bulan Juni kepada media dan para influencer.
Nuansa puitis langsung terasa melalui permainan warna serta perpaduan motif yang menjadi benang merah koleksi ini. Pada sejumlah kemeja, misalnya, Rama Dauhan memadukan motif garis, bunga, dan capung dalam satu rancangan. Kombinasi yang terdengar berani tersebut justru tampil seimbang berkat komposisi yang terasa ringan, sehingga menghasilkan tampilan yang playful tanpa terlihat berlebihan.
Eksplorasi keduanya juga tampak pada berbagai detail konstruksi. Aksen lipit yang hadir di beberapa busana tak hanya memberikan dimensi dan kesan dinamis, tetapi juga menciptakan siluet yang lebih longgar dan kasual. Hasilnya adalah deretan pakaian yang terasa ringan dikenakan sekaligus mudah dipadupadankan.

Koleksi ini juga menawarkan fleksibilitas dalam styling. Kemeja bermotifnya dapat dipadukan dengan celana jeans untuk tampilan santai, atau rok panjang jika menginginkan kesan yang lebih rapi. Sementara itu, jaket dalam koleksi ini bisa menjadi pelengkap yang menyegarkan untuk berbagai pilihan dress maupun busana kasual sehari-hari.
Jika warna dan motif menjadi medium Rama Dauhan dan Benang Jarum menerjemahkan esensi puisi Hujan Bulan Juni, maka variasi desain dalam koleksi ini mencerminkan kepekaan mereka dalam menghadirkan busana yang tak hanya menarik secara visual, tetapi juga relevan untuk dikenakan sehari-hari.