Resmi Beralih dari Era BRAT, Charli XCX Rilis Fashion, Music Film!

Ellena Azisia 07 Aug 2026

Setelah dari pertengahan tahun 2024 hingga awal 2025 rasanya kita diramaikan dengan musik-musik bernuansa party dari album BRAT milik Charli XCX, kini penyanyi kelahiran tahun 1992 tersebut akhirnya membuka lembaran baru lewat album terbarunya yang bertajuk Music, Fashion, Film yang sudah rilis pada 24 Juli 2026 lalu. Berbeda dengan album terdahulunya yang dipenuhi dentuman club anthem dan party energy, album terbaru Charli XCX ini menghadirkan sisi Charli yang lebih personal dengan sentuhan musik indie rock, sekaligus menunjukkan bagaimana musik, fashion, dan film saling terhubung dalam proses kreatif album Music, Fashion, Film.

Bukan Sekadar Penerus BRAT, Ini Awal Era Baru Charli XCX

Meski album BRAT bisa dibilang mennjadi salah satu album pop paling berpengaruh dalam dua tahun terakhir, namun Charli sama sekali tak membawa formula BRAT ke album terbarunya. Charli justru bereksperimen dengan warna musik yang lebih raw dan didominasi dengan alunan gitar. Berisi 11 lagu, album ini tak hanya mengeksplorasi Charli sebagai musisi, namun juga mengeksplorasi identitasnya sebagai seniman lewat kecintaannya pada dunia mode dan perfilman. Pemilik nama lengkap Charlotte Emma Aitchison ini tetap mempertahankan karakter eksperimentalnya yang selama ini menjadi ciri khas dirinya.

Mengambil tema besar tentang dunia mode dan film, album ini menjadi ruang bagi Charli untuk menggabungkan tiga hal yang paling memengaruhi perjalanan kreatifnya. Music, Fashion, Film dipenuhi referensi dari sosok dalam dunia fashion, sinema, juga musik yang menginspirasinya selama bertahun-tahun. Ini terlihat dari cover albumnya yang menampilkan foto Martin Scorsese (filmmaker), Marc Jacobs (desainer), dan John Cale (musisi). Ini merupakan suatu penghormatan pada tokoh-tokoh kreatif yang membantu visinya sebagai seorang musisi.

Dari kesebelas track di Music, Fashion, Film, yang menjadi personal favorite Cosmo adalah SS26 yang diduga merujuk pada Spring/Summer 2026. Lagu tersebut diiringi dengan suara gitar elektrik, namun tidak “berisik”, dan ini merupakan alasan mengapa Cosmo menyukai lagu tersebut. Jika membahas soal film, hadir lagu Camera yang di music video-nya menghadirkan visual sinematik sehingga memperkuat benang merah antara musik dan film.

Nuansa fashion juga terasa lewat lagu seperti SS26 yang diduga merujuk pada musim koleksi Spring/Summer 2026. Sementara itu, Camera hadir dengan visual sinematik yang memperkuat benang merah antara musik dan perfilman, sedangkan No One Lasts Forever semakin menarik perhatian karena menampilkan kolaborasi bersama sutradara horor legendaris, David Cronenberg.

Lewat album Music, Fashion, Film, Charli XCX membuktikan bahwa ia tak hanya mampu menciptakan tren—seperti di album BRAT—namun ia juga terus berkembang sebagai seorang musisi. Jika belum dengarkan album terbarunya, go listen to Charli XCX new album, babes!