Tanpa Disadari, Kebiasaan Ini Bisa Membuat Perempuan Lebih Mudah Lelah
Pernah merasa tubuhmu cepat lelah, padahal aktivitas hari itu sebenarnya tidak terlalu berat? Bisa jadi masalahnya bukan hanya kurang tidur atau terlalu banyak pekerjaan. Beberapa kebiasaan yang terlihat sepele justru dapat membuat tubuh dan pikiran terus berada dalam kondisi terkuras tanpa kamu sadari.
Perempuan juga sering menghadapi banyak peran sekaligus, mulai dari pekerjaan, keluarga, kehidupan sosial, hingga kebutuhan untuk mengurus diri sendiri. Ketika semua berjalan bersamaan, kebutuhan dasar seperti makan teratur, tidur cukup, dan waktu untuk beristirahat bisa dengan mudah terabaikan.
Berikut beberapa kebiasaan yang bisa membuat perempuan lebih mudah lelah dan perlu mulai kamu perhatikan.
1. Sering Mengabaikan Waktu Istirahat
Merasa harus selalu produktif dapat membuatmu terus bekerja meskipun tubuh sudah memberikan sinyal lelah. Padahal, istirahat bukan tanda bahwa kamu kurang rajin. Penelitian dalam Nature Reviews Psychology (2022) menunjukkan bahwa istirahat berperan dalam pemulihan fungsi kognitif dan membantu menjaga kemampuan otak untuk tetap fokus. Jika kamu terus memaksakan diri tanpa jeda, kelelahan dapat menumpuk dan membuat aktivitas sederhana terasa lebih berat.
2. Terbiasa Tidur Larut karena Mengejar Waktu untuk Diri Sendiri
Setelah seharian menyelesaikan berbagai tanggung jawab, malam hari terkadang menjadi satu-satunya waktu yang terasa benar-benar milikmu. Akibatnya, kamu sengaja tidur lebih larut untuk menonton, scrolling, atau melakukan hal yang disukai. Fenomena ini dikenal sebagai revenge bedtime procrastination. Penelitian dalam Frontiers in Psychology (2021) mengaitkan kebiasaan menunda waktu tidur dengan durasi tidur yang lebih pendek dan kualitas tidur yang lebih buruk.
3. Sering Melewatkan atau Menunda Makan
Kesibukan dapat membuatmu lupa makan atau baru makan ketika tubuh sudah sangat lapar. Padahal, asupan energi dan nutrisi yang cukup diperlukan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Pola makan yang tidak teratur juga dapat membuat pilihan makanan menjadi kurang seimbang. Penelitian dalam Nutrients (2020) menunjukkan bahwa kualitas pola makan berhubungan dengan tingkat energi dan kesehatan secara keseluruhan. Karena itu, jangan menunggu sampai tubuh benar-benar “protes” sebelum memberinya bahan bakar.
4. Terlalu Banyak Menggunakan Energi untuk Menyenangkan Orang Lain
Selalu berusaha memenuhi kebutuhan orang lain dapat menguras energi emosional, terutama ketika kamu kesulitan mengatakan tidak. Kamu mungkin terlihat baik-baik saja dari luar, tetapi terus-menerus mengabaikan kebutuhan sendiri dapat memicu kelelahan mental. Penelitian dalam Journal of Occupational Health Psychology (2020) menunjukkan bahwa tuntutan emosional dan rendahnya kemampuan menetapkan batas dapat berkaitan dengan kelelahan emosional. Belajar mengatakan “tidak” bukan berarti kamu tidak peduli, tetapi berarti kamu memahami batas kemampuanmu.
5. Terlalu Lama Duduk dan Minim Bergerak
Ketika pekerjaan mengharuskanmu duduk berjam-jam, tubuh bisa terasa semakin berat meskipun kamu tidak melakukan aktivitas fisik yang melelahkan. Kurangnya gerakan juga dapat membuat tubuh terasa kaku dan kurang bertenaga. Penelitian dalam British Journal of Sports Medicine (2020) menunjukkan bahwa mengganti sebagian waktu sedentari dengan aktivitas fisik ringan berkaitan dengan manfaat kesehatan yang lebih baik. Sesekali berdiri, berjalan, atau melakukan peregangan sederhana dapat menjadi langkah kecil untuk membuat tubuh terasa lebih segar.