Cara Merawat Telapak Kaki yang Kering & Pecah-pecah

Redaksi 15 Aug 2026

Telapak kaki menjadi salah satu area tubuh yang cenderung mudah kering. Bahkan dalam kondisi yang cukup parah, kulit kering di area tersebut kerap diikuti dengan kondisi pecah-pecah atau flaky. Ouch!

FYI, ada beberapa penyebab yang membuat telapak kaki kering dan pecah-pecah, Dear. Melansir dari laman Balance Health, telapak kaki kamu bisa kering dikarenakan udara yang kering dan berangin, kondisi medis tertentu seperti eksim atau diabetes, hingga dehidrasi karena kulit tidak mendapatkan asupan air yang cukup.

Jika saat ini kamu tengah mengalami kondisi kering di area telapak kaki, no worries, Babes! Ada beberapa cara untuk mengatasinya~

Simak Cara Merawat Telapak Kaki yang Kering & Pecah-pecah!

Cara merawat telapak kaki yang kering dan pecah-pecah

So, berikut ini Cosmo telah merangkum beberapa cara merawat telapak kaki yang kering dan pecah-pecah. Check this out, Babes~

Perawatan eksfoliasi

First thing first, kamu bisa melakukan perawatn eksfoliasi untuk mengatasi telapak kaki kering dan pecah-pecah. FYI, eksfoliasi melibatkan pengangkatan lapisan kulit mati di permukaan menggunakan scrub eksfoliasi saat mencuci atau losion eksfoliasi kimia. Scrub eksfoliasi mengandung bahan abrasif kecil yang membantu mengangkat sel kulit mati.

Sementara itu, ada eksfoliator kimia yang berbentuk losion atau cairan encer. Produk ini mengandung bahan-bahan yang melarutkan sel-sel mati di permukaan kulit, seperti asam glikolat, asam laktat, dan asam alfa-hidroksi.

Rendam kaki

Merendam kaki dalam air hangat membantu menenangkan dan melonggarkan kulit kering sekaligus meningkatkan sirkulasi darah ke kaki, yang dapat membantu mencegah kulit kering di masa mendatang, Babes.

Menambahkan sedikit cuka ke dalam rendaman kaki dapat membantu mengobati bentuk ringan dari kutu air. Cuka memiliki sifat antimikroba yang kuat yang dapat membantu mendisinfeksi kaki dan bahkan menghilangkan bau kaki.

Bahan bermanfaat lainnya yang dapat dipertimbangkan untuk ditambahkan ke dalam rendaman kaki yakni madu, oatmeal, jus lemon, atau minyak esensial peppermint.

Melembapkan area kaki secara teratur

Melembapkan kaki secara teratur akan membantu mengurangi kulit kering yang sudah ada dan mencegah penumpukan kulit kering baru. Melembapkan kaki setelah menggunakan eksfoliator atau menggosoknya dengan batu apung akan membantu kulit mengunci kelembapan, Girls.

Namun, sebaiknya hindari losion, krim, dan pelembap yang mengandung alkohol, pewangi tambahan, dan pewarna buatan karena bahan-bahan ini dapat memperburuk kulit kering. Sebagai gantinya, kamu harus mencari produk pelembap yang mengandung humektan seperti urea, lidah buaya, dan asam hialuronat, emolien oklusif seperti petrolatum, lanolin, dan minyak kelapa

Lindungi area kulit kaki

Setelah kamu menyelesaikan langkah melembapkan area kaki, atau di pagi hari setelah melepas kaus kaki katun, oleskan perban cair pada retakan yang dalam untuk menutupnya.

Perban cair adalah jenis perekat khusus yang membentuk segel fleksibel dan kedap air di atas kulit yang luka. Tidak seperti perban tradisional, yang dapat terkelupas atau menimbulkan gesekan di dalam sepatu, perban cair tetap di tempatnya dan memungkinkan kaki kamu bergerak dengan nyaman. Perban ini juga membantu mencegah infeksi dengan menjaga bakteri dan kotoran tetap di luar saat kulit sembuh.

Setelah menyelesaikan rutinitas merawat kulit di area kaki, hindari berjalan tanpa alas kaki, karena ini dapat menyebabkan kekeringan dan retakan lebih lanjut. Mengenakan kaus kaki setiap kali kamu memakai sepatu membantu mengunci kelembapan dan melindungi kakimu dari gesekan.

Hope it helps, Cosmo Babes!