Deretan Brand yang Berkolaborasi dengan Jennie BLACKPINK
Mulai dari tweed Chanel hingga denim Calvin Klein, Jennie memiliki kemampuan istimewa untuk membuat setiap merek yang ia sentuh memancarkan aura it-girl yang kental. Namun, pengaruhnya melampaui sekadar menjadi bintang dalam kampanye iklan.
Selama bertahun-tahun, idol ini telah menonjolkan kolaborasi kreatif dengan berbagai cara—mulai dari merancang koleksi kacamata hingga menuangkan ide pribadinya ke dalam desain mobil Porsche khusus. Dengan portofolio yang merentang dari luxury fashion, kecantikan, streetwear, hingga teknologi, kolaborasi Jennie semakin beragam.
Kehadirannya di berbagai industri turut menciptakan “Jennie effect”, sekaligus membuktikan kemampuannya untuk tampil luwes dan relevan di berbagai dunia gaya. Berikut, Cosmo bagikan 10 deretan brand yang berkolaborasi dengan Jennie BLACKPINK.
1. Chanel: Kolaborasi yang Menjadi Awal Segalanya
Hanya sedikit hubungan merek yang begitu lekat dengan sosok Jennie selain Chanel. Hubungannya dengan rumah mode asal Prancis ini bermula pada tahun 2017 saat ia menjadi wajah Chanel Beauty, sebelum akhirnya didapuk sebagai duta global resmi merek tersebut pada tahun 2019.
Sejak saat itu, ia kerap tampil dalam berbagai kampanye mode, kecantikan, dan perhiasan Chanel, serta menjadi sosok yang tak asing lagi di peragaan busana maupun acara-acara merek tersebut. Baru-baru ini, ia menjadi wajah utama kampanye tas tangan Chanel 25 pada tahun 2025 dan kembali tampil dalam kampanye perhiasan Coco Crush pada tahun 2026.
Berkat perpaduan gaya mudanya yang segar dan ciri khas klasik Chanel, mudah dipahami mengapa bintang BLACKPINK ini dijuluki sebagai "Human Chanel"—sebuah julukan yang melekat kuat padanya.
2. Calvin Klein: Era "Cool-Girl" Jennie
Jika Chanel menonjolkan sisi Jennie yang elegan dan berkelas, Calvin Klein justru menghadirkan nuansa yang jauh lebih santai. Jennie pertama kali bergabung dengan jajaran duta merek ini pada tahun 2021, dan kemudian membawa kemitraan tersebut ke tingkat lebih lanjut dengan meluncurkan koleksi kapsul edisi terbatas miliknya sendiri pada tahun 2023.
Terinspirasi oleh gaya pribadinya, koleksi ini menghadirkan pakaian dalam, denim, tank top, pakaian berbahan fleece, dan rajutan dalam palet warna lembut seperti hitam, khaki, lilac, dan hijau sea-glass. Alih-alih sekadar meminjamkan namanya untuk proyek ini, Jennie ingin memberikan sentuhan pribadi pada setiap produknya, sehingga kolaborasi tersebut terasa seperti perpanjangan dari gaya busana sehari-harinya di luar aktivitas panggung.
Kampanye-kampanye Calvin Klein berikutnya pun terus mengusung perpaduan gaya yang tampak alami antara minimalisme, denim, dan estetika ala tahun 1990-an.
3. Gentle Monster: Saat Jennie Terlibat dalam Proses Kreatif
Jennie dan Gentle Monster mengambil formula kolaborasi antara selebritas dan merek, lalu mengembangkannya menjadi sesuatu yang jauh lebih imajinatif. Kemitraan mereka telah berkembang melalui berbagai proyek, dimulai dengan Jentle Home dan kemudian meluas ke Jentle Garden serta Jentle Salon.
Proyek ketiga, Jentle Salon, melampaui konsep kacamata konvensional dengan menghadirkan aksesori tambahan (charms) yang dapat dipasang pada bingkai kacamata, sehingga memungkinkan pemakainya untuk menciptakan berbagai tampilan berbeda. Dengan kata lain, ini bukan sekadar soal Jennie mengenakan kacamata hitam dalam sebuah kampanye—bintang BLACKPINK ini turut terlibat dalam membangun dunia visual yang penuh keceriaan di seputar produk tersebut.
Ini adalah salah satu contoh paling nyata tentang bagaimana kolaborasi yang dilakukannya bisa menjelma menjadi proyek kreatif yang berdiri sendiri.
4. adidas: Momen Sporty Jennie
Jennie mungkin lebih dikenal dengan busana tweed Chanel dan kacamata hitam berukuran mungil, namun kemitraannya dengan adidas membuktikan bahwa ia juga bisa tampil sporty dengan sama apiknya. Pada tahun 2026, ia bergabung dalam kampanye global bertabur bintang untuk merayakan adidas Superstar, tampil bersama nama-nama besar seperti Kendall Jenner, Lamine Yamal, Baby Keem, Olivia Dean, dan James Harden.
Kampanye ini memosisikan Superstar klasik satu ini, sebagai simbol yang dapat ditafsirkan ulang oleh berbagai generasi dan kepribadian—dan Jennie menghadirkan sentuhan gaya khasnya yang tak terbantahkan ke dalam paduan tersebut. Ini menjadi pengingat yang menyenangkan bahwa "efek Jennie" tidak harus selalu tampil dalam balutan busana couture. Terkadang, yang dibutuhkan hanyalah sepasang sepatu sneaker.
5. Jacquemus: Fantasi Gaya Gadis Prancis ala Jennie
Jennie dan Jacquemus terasa seperti pasangan yang serasi. Keduanya sama-sama paham cara mengubah siluet minimalis menjadi momen mode yang memukau. Hubungan mereka menjadi sangat berkesan lewat kampanye liburan "Guirlande" dari Jacquemus pada tahun 2023, sebelum akhirnya Jennie melakukan debut runway resmi untuk rumah mode tersebut dalam peragaan busana ulang tahun ke-15 di Capri pada Juni 2024.
Ia menutup peragaan di Casa Malaparte dengan mengenakan gaun hitam yang elegan, sepatu bermotif zebra, dan clutch berwarna biru Capri, yang memberikan sentuhan pesona bintang tambahan pada acara yang sudah terasa sinematik tersebut. Bagi Jennie, ini lebih dari sekadar kehadiran di baris depan, momen ini menandai kali pertama ia berjalan di runway, menjadikan kolaborasi dengan Jacquemus sebagai babak penting dalam transformasinya dari sekadar brand muse menjadi sosok yang benar-benar terlibat dalam dunia mode.
6. Ray-Ban: Perspektif Baru Jennie
Babak mode terbaru Jennie hadir lewat kacamata hitam. Pada April 2026, bintang BLACKPINK ini ditunjuk sebagai duta global untuk Ray-Ban sekaligus Ray-Ban Meta, yang menandai salah satu kemitraan merek besar terbarunya. Untuk kampanye perdananya, Jennie menampilkan perpaduan bingkai kacamata bergaya retro, inspirasi Y2K, dan kontemporer, termasuk koleksi enam model yang dikurasi langsung oleh sang bintang.
Kolaborasi ini juga memadukan kecintaan Jennie terhadap dunia mode dan teknologi. Selain kacamata klasik Ray-Ban, kampanye ini juga menampilkan kacamata pintar Ray-Ban Meta, yang memberikan sentuhan modern nan khas pada kemitraan tersebut. Mulai dari kacamata hitam yang tak lekang oleh waktu hingga bingkai berteknologi mutakhir, Jennie sekali lagi membuktikan kemampuannya membuat apa pun terlihat keren tanpa kesan dipaksakan.
7. Tamburins: Dari Bintang Kampanye Menjadi Kolaborator Wewangian
Hubungan Jennie dengan merek wewangian asal Korea, Tamburins, juga telah berkembang melampaui sekadar kampanye selebritas pada umumnya. Merek ini pertama kali bekerja sama dengannya saat peluncuran Perfume Shell X pada tahun 2022, yang kemudian diikuti oleh berbagai kampanye wewangian lainnya dan—yang paling istimewa—kolaborasi koleksi Jennie x Tamburins BOTTARI pada tahun 2025.
BOTTARI mengeksplorasi arah wewangian yang lebih unik, dengan memadukan nuansa alam (earthy) dan kayu-kayuan melalui penggunaan bahan-bahan seperti Akigalawood, Ambroxan, ambrette, ambergris, musk, dan moss.
8. Jean Paul Gaultier: Jennie sebagai Ultimate Showgirl
Jennie memasuki dunia fashion yang benar-benar berbeda lewat kampanye Fall 2025 pre-collection Jean Paul Gaultier. Mengusung konsep “Ultimate Showgirl”, kampanye ini menggunakan empat elemen klasik—air, api, tanah, dan udara—untuk menghadirkan interpretasi baru terhadap ciri khas rumah mode tersebut, termasuk korset, teknik trompe-l'œil, serta siluet dengan potongan yang tegas dan rapi.
Disutradarai oleh Max Siedentopf, visual kampanye ini menampilkan Jennie bukan sekadar sebagai model, tetapi sebagai seorang performer, dengan gerakan dan nuansa teatrikal yang menjadi bagian penting dari kampanye. Kolaborasi ini terasa begitu cocok bagi Jennie, mengingat penampilan panggungnya telah menjadi bagian besar dari identitas fashionnya.
9. Maison Kitsuné: Jennie Bertemu Baby Fox
Untuk koleksi Spring 2024 Maison Kitsuné, Jennie memasuki dunia pastel dari koleksi Baby Fox sebagai muse kreatif sekaligus bintang kampanye. Dipotret di Seoul oleh fotografer Jongha Park, kampanye ini bermain dengan warna-warna pastel lembut dan siluet feminin, sekaligus memperlihatkan kemampuan Jennie dalam memadukan gaya streetwear dengan sentuhan yang lebih elegan dan terinspirasi dari couture.
Maison Kitsuné sendiri menggambarkan gaya khas Jennie sebagai perwujudan dari semangat Baby Fox. Hasilnya adalah sisi Jennie yang lebih lembut—membuktikan bahwa daya tarik fashionnya tidak hanya hadir lewat tampilan luxury yang dramatis atau kampanye Calvin Klein yang menonjolkan siluet tubuh. Terkadang, Jennie effect juga hadir dalam balutan warna pastel.
10. Porsche: Jennie Punya Mobil Impiannya Sendiri
Nama Porsche mungkin menjadi salah satu yang paling tak terduga dalam daftar kolaborasi Jennie. Pada 2022, Porsche Korea bekerja sama dengan Jennie melalui program Sonderwunsch untuk menciptakan satu unit khusus Taycan 4S Cross Turismo berdasarkan ide dan preferensinya.
Jennie membawa mood board ke dalam proses desain dan turut menentukan berbagai detail, termasuk aksen Meissenblue, motif awan, serta logo “Jennie Ruby Jane”. Ia bahkan merancang visualisasi awan tersebut sendiri, terinspirasi dari hobinya memotret langit saat bepergian. Mobil yang telah selesai dibuat kemudian diberi nama “Taycan 4S Cross Turismo for Jennie Ruby Jane”—menjadikan kolaborasi ini bukan sekadar tentang menempatkan seorang selebriti di balik kemudi, tetapi juga memberikan sentuhan kreatif Jennie secara langsung pada produk tersebut.