Deretan Makanan yang Baik untuk Pertumbuhan Rambut

Redaksi 20 Aug 2026

Rambut yang sehat, kuat, lebat, dan bersinar tidak hanya bergantung pada produk-produk haircare di kamar mandimu, Dear. Namun, rambut yang sehat seutuhnya juga dipengaruhi dari apa saja yang kamu makan, terutama untuk kamu yang ingin menumbuhkan rambut!

FYI, rambut yang rapuh atau mudah rontok bisa jadi merupakan tanda bahwa pola makanmu tidak sehat dan cenderung kekurangan nutrisi. Oleh karena itu, agar pertumbuhan rambut bisa berjalan dengan maksimal dan kamu ingin menjaga kesehatan rambut, kamu perlu merangsang pertumbuhan rambut dengan memilih makanan-makanan yang tepat.

Simak Deretan Makanan yang Baik untuk Pertumbuhan Rambut

Makanan yang baik untuk pertumbuhan rambut

Well, berikut ini Cosmo telah merangkum beberapa makanan yang baik untuk pertumbuhan rambut. Check this out, Babes~

Telur

First thing first, ada telur. Kuning telur kaya akan biotin, vitamin B yang membantu pembentukan keratin. Meskipun satu penelitian menunjukkan hubungan antara kadar biotin rendah dan kerontokan rambut, penelitian lain belum membuktikan bahwa mendapatkan lebih banyak biotin berarti menumbuhkan lebih banyak rambut.

Meskipun demikian, biotin sangat penting untuk pembentukan asam amino, molekul-molekul ini adalah bahan penyusun keratin dan protein lainnya.

Biji-bijian utuh

Biji-bijian utuh mengandung selenium, yakni mineral penting yang menjaga kesehatan kelenjar tiroid. Penyakit tiroid dapat menyebabkan rambut berhenti tumbuh, menjadi rapuh, atau rontok. Namun, bahkan orang yang tidak memiliki masalah tiroid pun membutuhkan selenium untuk mengatur hormon tiroid dan mendorong pertumbuhan rambut.

Sayuran berdaun hijau

Sayuran berdaun hijau seperti bayam, kale, dan selada daun mengandung vitamin A. Vitamin yang larut dalam lemak ini membantu menghasilkan sebum, zat berminyak yang melembapkan kulit kepala dan menjaga kesehatan rambut. Sementara itu, kekurangan vitamin A dapat menyebabkan kulit kepala kering dan bersisik serta pertumbuhan rambut yang buruk.

Protein tanpa lemak

Daging tanpa lemak, seperti ayam dan ikan menyediakan protein dan zat besi. FYI, protein sangat penting untuk setiap struktur dalam tubuh, termasuk rambut. Bahkan, rambut, kulit, serta kukumu terbuat dari protein yang disebut keratin, Babes.

Zat besi membawa oksigen ke semua sel dalam tubuh, itulah sebabnya rambut tumbuh. Kekurangan zat besi (anemia) juga dapat menyebabkan rambut rontok lebih cepat daripada pertumbuhannya. Selain daging tanpa lemak, kamu juga bisa mendapatkan protein dari sumber nabati seperti kacang-kacangan, biji-bijian, hingga tahu.

Alpukat

Alpukat juga mengandung biotin serta kaya akan vitamin E, antioksidan yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan. Faktanya, kerusakan sel akibat stres oksidatif dikaitkan dengan kerusakan kulit kepala dan rambut, Girls.

Ikan berlemak

Ikan berlemak seperti salmon dan mackerel mengandung asam lemak omega-3 dan omega-6 yang mendukung kesehatan rambut.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi suplemen yang mengandung omega-3, omega-6, dan antioksidan mengalami peningkatan kepadatan rambut dan berkurangnya kerontokan rambut setelah 6 bulan.

Ikan berlemak juga kaya akan protein dan vitamin D yang mendukung kesehatan rambut. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa vitamin D bahkan dapat mengaktifkan kembali folikel rambut yang telah menjadi tidak aktif atau tertidur. 

Ubi jalar

Ubi jalar merupakan sumber nutrisi yang baik yang disebut beta karoten. FYI, tubuh kita mengubah beta karoten menjadi vitamin A yang berperan penting dalam kesehatan kulit dan rambut, Girls.

Kadar vitamin A yang rendah dikaitkan dengan kerontokan rambut. Namun, terlalu banyak vitamin A dapat bersifat toksik dan menyebabkan rambut rontok. Jadi, berhati-hatilah agar tidak berlebihan dalam mengonsumsi suplemen vitamin A.