Cara Menghilangkan Chicken Skin

Redaksi 21 Aug 2026

Cosmo Babes, pernah mendengar kondisi kulit yang sering disebut sebagai chicken skin? FYI, kondisi ini juga memiliki istilah lain yaitu keratosis pilaris. 

Untuk kamu yang belum tahu, kondisi kulit yang satu ini biasanya terlihat seperti benjolan kecil berwarna merah atau putih yang membuat kulitmu terlihat seperti daging unggas yang baru dicabut bulunya dan terasa seperti ‘amplas’.

Melansir dari Riverchase Dermatology, chicken skin atau keratosis pilaris disebabkan oleh penyumbatan folikel rambut. Hal ini juga yang menyebabkan chicken skin biasanya muncul di tempat-tempat yang memiliki rambut atau bulu seperti belakang lengan, bagian depan paha, pipi, dan bokong. 

Penyumbatan folikel disebabkan oleh sel-sel kulit mati dan keratin, protein yang ditemukan di kulit, rambut, dan kuku. Pada kulit yang cerah, chicken skin tersebut mungkin berwarna keputihan, sewarna kulit, merah, atau ungu kemerahan. Pada kulit yang gelap, warnanya mungkin cokelat kehitaman.

Jika kamu saat ini sedang mengalami kondisi chicken skin, jangan khawatir, Babes. Ada beberapa cara untuk mengatasinya!

Simak Cara Menghilangkan Chicken Skin!

Cara menghilangkan chicken skin

Berikut ini Cosmo telah merangkum beberapa cara menghilangkan chicken skin. Check this out, Cosmo Babes~

Pakai moisturizer over-the-counter

First thing first, kamu bisa memakai moisturizer over-the-counter atau produk-produk pelembap yang biasa ditemukan di drugstore terpercaya. 

FYI, kulit kering bisa memperburuk kondisi chicken skin yang sudah ada, namun mengoleskan moisturizer yang dijual bebas dan aman digunakan bisa menjaga kulit tetap terhidrasi, serta meminimalisir dan melembutkan kondisi chicken skin

Sebaiknya kamu mengoleskan moisturizer beberapa kali sehari, terutama setelah mandi saat kulit masih lembap, Dear. Selain itu, pilih pelembap dengan kandungan asam alfa hidroksil atau amonium laktat sebagai pilihan terbaik untuk kulit kasar dan benjolan akibat chicken skin.

Krim obat

Jika kamu berkonsultasi, penyedia layanan kesehatan dapat memberi tahumu apakah moisturizer atau krim dengan resep dokter cocok untuk kondisimu, Dear.

Kandungan urea, asam alfa hidroksi, asam salisilat, dan asam glikolat terkadang dapat memperbaiki tampilan keratosis pilaris. Krim vitamin A yang mengandung obat, seperti Retin-A®, dapat membantu mengurangi penumpukan keratin yang menyebabkan keratosis pilaris. 

Karena krim pengobatan ini tidak bisa dipakai secara bebas, pastikan kamu berkonsultasi dengan ahli kesehatan terlebih dahulu dan ikuti petunjuk pemakaian dengan tepat dan tidak berlebihan. 

Eksfoliasi

Untuk mengatasi chicken skin, kamu juga bisa melakukan eksfoliasi, Dear. Kamu bisa menggunakan gel scrub atau waslap untuk menghilangkan sel-sel kulit mati di kulit dengan lembut, serta gunakan gerakan melingkar kecil untuk membersihkan area kulit yang bermasalah secara lembut saat mandi.

Pastikan jangan menggosok terlalu keras, karena menggosok terlalu keras dapat mengiritasi kulit dan memperburuk gejala yang sudah ada.

Terapkan aktivitas perawatan kulit secara gentle

Kebanyakan orang mendapati keratosis pilaris mereka membaik ketika mereka mengubah rutinitas untuk menghindari kulit kering.

Perubahan tersebut dapat meliputi mandi lebih singkat (15 menit atau kurang), menggunakan air hangat dibandingkan air panas saat mandi, menggunakan sabun atau sabun mandi pengelupas ringan saat mandi, serta menggunakan moisturizer setiap hari. 

Perawatan laser

Perawatan laser dapat membantu memperbaiki perubahan warna yang terkait dengan keratosis pilaris. Keep in mind bahwa perawatan laser hanya bisa dilakukan oleh dokter kulit, Babes!