11 Warna Rambut Pink yang Menarik untuk Dicoba
Punya keinginan untuk bereksperimen dengan warna rambut? Mungkin sudah waktunya melirik pink. Jangan langsung membayangkan warna neon yang superbold, karena pink hadir dalam begitu banyak shade yang bisa disesuaikan dengan gaya personalmu.
Mulai dari blush pink yang lembut, rose gold yang elegan, hingga hot pink yang playful, masing-masing punya karakter yang berbeda. Bahkan, kamu tidak harus langsung mewarnai seluruh rambut. Highlight, ombré, hingga sentuhan warna di ujung rambut bisa menjadi cara seru untuk mencoba tren ini tanpa perubahan yang terlalu drastis.
Kalau pink sudah masuk ke moodboard warna rambutmu, berikut Cosmo bagikan warna-warna rambut pink yang menarik untuk dicoba.
1. Blush Pink Bob
Kalau ingin mencoba rambut pink tetapi belum siap tampil terlalu bold, blush pink bisa menjadi pilihan yang menarik. Warnanya lembut dengan sentuhan rosy yang memberikan kesan feminin dan manis, tanpa terlihat terlalu mencolok.
Dipadukan dengan potongan bob, blush pink justru terasa lebih modern. Potongan rambut yang klasik bertemu dengan warna yang playful, menghasilkan tampilan yang manis tetapi tetap punya karakter.
Pastel pink juga dapat terlihat menarik pada berbagai tekstur rambut, termasuk rambut keriting. Untuk tampilan yang lebih halus, blush pink bisa diaplikasikan sebagai highlight atau balayage sehingga memberikan sedikit warna tanpa mengubah keseluruhan penampilan.
2. Cotton Candy Pink
Namanya saja sudah terdengar manis. Cotton candy pink membawa nuansa pastel yang dreamy dan playful, seolah-olah warna rambutmu baru saja keluar dari dunia permen kapas.
Shade ini memberikan hasil yang sangat lembut, terutama ketika dipadukan dengan rambut bergelombang. Setiap gerakan rambut akan membuat warna terlihat sedikit berbeda dan memberikan dimensi pada keseluruhan penampilan.
Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan, pastel pink membutuhkan dasar yang cukup terang agar warnanya dapat terlihat optimal. Pada rambut blonde atau yang sudah melalui proses lightening, rona cotton candy pink akan tampil lebih jelas.
Untuk penataan, kamu bisa bermain dengan loose waves, kepang, atau bahkan potongan blunt untuk memberikan kesan yang lebih fashion-forward.
3. Cherry Blossom Highlights
Belum siap mengubah seluruh rambut menjadi pink? Tidak masalah. Coba mulai dari beberapa highlight yang terinspirasi dari warna bunga sakura.
Daripada mewarnai seluruh rambut, rona pink ditempatkan pada bagian-bagian tertentu sehingga hasilnya terasa lebih ringan. Kamu bisa membuatnya super subtle dengan beberapa helai di sekitar wajah atau menambahkan lebih banyak highlight jika ingin warna pink yang lebih terlihat.
Menariknya, teknik ini juga memberikan dimensi pada rambut. Ketika dipadukan dengan base blonde, brunette, atau akar rambut yang lebih gelap, highlight pink akan menciptakan kontras yang terlihat semakin menarik ketika rambut bergerak.
Kalau baru pertama kali mencoba rambut pink, ini bisa menjadi titik awal yang cukup aman.
4. Rose Gold Ombré
Rose gold mungkin sudah lama wara-wiri di dunia beauty, tetapi pesonanya sebagai warna rambut belum benar-benar hilang. Perpaduan pink dan rona keemasan membuat shade ini terasa lebih sophisticated dibandingkan pink yang sangat vibrant.
Coba aplikasikan sebagai ombré untuk hasil yang lebih effortless. Warna pink bisa dibuat semakin terlihat dari bagian tengah hingga ujung rambut, sementara akar dibiarkan tetap natural.
Pada rambut yang sudah lebih cerah, rose gold dapat terlihat lebih jelas. Sementara pada rambut brunette, hasilnya bisa lebih subtle dengan efek rosy yang muncul ketika terkena cahaya.
Kamu juga bisa menentukan arah warnanya. Ingin lebih cool? Tambahkan rona pink. Suka warna yang lebih warm? Sedikit peach bisa membuat rose gold terlihat semakin glowing.
5. Bright Pink Braids
Kalau prinsipmu adalah go bold or go home, bright pink bisa menjadi pilihan. Warna yang vibrant ini langsung memberikan statement, terlebih ketika dipadukan dengan gaya kepang.
Braids juga membuat warna terlihat lebih dimensional karena helaian rambut saling bertumpuk. Hasilnya, beberapa bagian bisa terlihat lebih gelap atau terang tergantung bagaimana rambut ditata.
Pada rambut yang telah dicerahkan, warna hot pink dapat memudar secara bertahap menjadi rona pink yang lebih lembut setelah beberapa kali keramas.
6. Peachy Pink
Peachy pink adalah rona yang berada di antara pastel pink, peach, dan soft orange, menghasilkan warna yang terasa lebih hangat dibandingkan pink dengan undertone cool. Dipadukan dengan potongan lob, hasilnya terlihat modern sekaligus tidak terlalu “girly”.
Undertone hangat pada shade ini juga dapat memberikan tampilan yang menarik pada kulit dengan warna yang lebih gelap.
Kamu juga bisa bermain dengan intensitas warnanya. Lebih banyak pink akan memberikan kesan pastel yang romantis, sedangkan tambahan peach atau copper akan membuatnya terasa lebih hangat dan natural.
Buat kamu yang merasa pink terlalu cool, shade ini bisa jadi jalan tengah yang menarik.
7. Mauve Mermaid Waves
Tidak semua rambut pink harus terlihat manis. Mauve membuktikannya. Dengan perpaduan dusty pink dan hint of lavender, warna ini memberikan kesan yang lebih muted, smoky, dan sedikit edgy. Dibandingkan pink pastel yang cerah, mauve terasa lebih dewasa tanpa kehilangan sisi playful-nya.
Warna ini juga terlihat cantik pada rambut panjang dengan loose waves. Pergerakan rambut membantu menonjolkan perpaduan rona pink dan ungu sehingga hasilnya tidak terlihat flat.
Kalau kamu ingin rambut berwarna tetapi bukan tipe yang suka shade terlalu terang, mauve layak masuk wishlist.
8. Soft Copper Pink
Pink bertemu copper? Hasilnya adalah warna yang warm, dimensional, dan sedikit berbeda dari pink pada umumnya.
Soft copper pink berada di antara rosy pink, copper, dan strawberry tones. Warna ini cocok untuk kamu yang ingin mencoba pink tetapi merasa shade yang terlalu cool kurang sesuai dengan selera.
Pada rambut curly atau textured, perpaduan warna ini juga dapat membuat setiap lekuk rambut terlihat semakin dimensional. Base yang lebih terang akan menghasilkan warna yang lebih vibrant, sedangkan dasar dark blonde atau cokelat dapat memberikan efek copper yang lebih halus.
Anggap saja ini sebagai versi pink dari copper hair yang sudah lebih dulu menjadi favorit banyak orang.
9. Powder Pink
Kalau kamu menyukai warna rambut yang barely there, powder pink bisa menjadi pilihan. Rona ini memberikan lapisan warna pink yang sangat tipis pada rambut blonde, menghasilkan efek seperti rosy veil daripada warna pink yang langsung mencuri perhatian.
Powder pink paling menarik pada rambut platinum atau blonde yang sangat terang. Penggunaan blush-toned hair gloss juga dapat memberikan rona pink sementara yang memudar secara bertahap setelah beberapa kali keramas, tergantung produknya.
Hasilnya bisa cukup unik, pada pencahayaan tertentu, rambut mungkin terlihat hampir blonde; di pencahayaan lain, rona pinknya bisa muncul lebih jelas. Namun, justru di situlah daya tariknya.
10. Silvery Pink Roots
Rambut perak tidak harus selalu tampil dalam satu warna. Sedikit sentuhan pink pada bagian akar bisa memberikan twist yang lebih fresh.
Perpaduan peark dan pink menciptakan efek yang cool dan ethereal, terutama jika rona pink dibuat sheer. Cool-toned gloss juga dapat memberikan efek rose yang halus sekaligus membantu menetralkan warna kekuningan yang tidak diinginkan.
Hasil akhirnya terasa seperti perpaduan antara icy blonde, perak, dan soft pink—cukup unik untuk menarik perhatian, tetapi tetap terlihat sophisticated.
11. Two-Toned Pink Hair
Kalau satu warna terasa kurang seru, kenapa tidak coba dua rona sekaligus?
Rambut dengan dua rona memungkinkan kamu memadukan pink dengan warna lain seperti ungu, biru atau merah. Kamu bisa membuat efek split dye dengan membagi rambut menjadi dua warna, menempatkan warna kedua di bagian bawah untuk efek peekaboo, atau memadukan keduanya secara lebih seamless.
Pastel pink dan lavender bisa menghasilkan kombinasi yang dreamy, sementara hot pink dan merah akan terasa jauh lebih bold. Kalau ingin sesuatu yang benar-benar eye-catching, pink dan biru bisa menciptakan kontras yang playful.
Pada akhirnya, rambut dengan dua rona memberikan ruang paling luas untuk bereksperimen. Kamu tidak hanya memilih satu shade dari color chart, tetapi juga bisa membuat kombinasi yang benar-benar terasa personal.